Profil Gukesh Dommaraju, Grandmaster Catur yang Raih Kemenangan di Norway Chess 2025
02 June 2025 |
17:36 WIB
Gukesh Dommaraju atau lebih dikenal Gukesh D adalah seorang grandmaster catur asal India yang saat ini menyandang gelar sebagai Juara Dunia Catur. Namanya menjadi sorotan setelah meraih kemenangan pertamanya dalam turnamen Norway Chess 2025 melawan mantan Juara Dunia Magnus Carlsen.
Mengutip Encyclopedia Britannica, Gukesh lahir pada 29 Mei 2006 di Chennai, India. Latar belakang etnis keluarganya adalah Telugu, yang berasal dari negara bagian Andhra Pradesh. Ayahnya, Dr. Rajinikanth, adalah seorang dokter spesialis THT, dan ibunya, Dr. Padmakumari adalah seorang ahli mikrobiologi.
Baca juga: Lifter Indonesia Rahmat Erwin Raih 3 Emas di Kejuaraan Asia 2025
Kedua orang tuanya memainkan peran penting dalam mendukung karier catur Gukesh. Pada 2017, ayahnya memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya agar dapat mendampingi putranya dalam berbagai turnamen, sementara ibunya menjadi pencari nafkah utama keluarga.
Gukesh memulai pendidikan formalnya di Velammal Vidyalaya School, Mel Ayanambakkam, Chennai. Namun, setelah menyelesaikan kelas IV, orang tuanya mengambil keputusan berani untuk menghentikan pendidikan formalnya untuk fokus penuh pada karier caturnya. Keputusan ini diambil karena mereka melihat potensi besar dalam diri putranya.
Gukesh menunjukkan bakat luar biasa dalam catur sejak usia muda. Dia meraih gelar Grandmaster pada usia 12 tahun 7 bulan 17 hari yang menjadikannya salah satu grandmaster termuda dalam sejarah. Prestasinya terus berlanjut dengan memenangkan Kejuaraan Dunia Catur Remaja U-12 pada 2018 dan meraih lima medali emas di Kejuaraan Catur Remaja Asia tahun yang sama.
Pada April 2024, Gukesh mencetak sejarah dengan menjadi pemenang termuda dalam Turnamen Kandidat FIDE, di mana dia mengumpulkan 9 poin dari 14 pertandingan. Kemenangan ini membuatnya berhadapan dengan juara bertahan Ding Liren dalam Kejuaraan Dunia Catur 2024.
Pertandingan Gukesh dan Ding Liren berlangsung di Singapura dari 25 November hingga 12 Desember 2024. Gukesh berhasil mengalahkan Ding dengan skor 7½–6½, menjadikannya juara dunia catur termuda dalam sejarah pada usia 18 tahun 195 hari. Pencapaian ini juga membuatnya melampaui rekor yang sebelumnya dipegang oleh Garry Kasparov.
Mengutip laman Chess, Gukesh dikenal dengan gaya bermainnya yang agresif, dinamis, dan penuh risiko. Dia sering menciptakan ketidakseimbangan di papan catur untuk mengambil inisiatif dan menekan lawan sejak awal permainan. Kemampuannya dalam kalkulasi yang cepat dan akurat juga membuatnya sangat berbahaya di mata lawan mainnya.
Selain itu, Gukesh juga dikenal karena kreativitasnya yang tinggi. Dia tak ragu untuk mengeksplorasi ide-ide non-konvensional yang dapat mengejutkan lawan dan membuka peluang baru dalam permainan. Meskipun gaya bermainnya cenderung agresif, Gukesh juga menunjukkan kemampuan bertahan yang kuat dan ketenangan di bawah tekanan, di mana dia berhasil membalikkan keadaan meskipun terancam menghadapi kekalahan.
Diberitakan The Guardian, pada putaran ke-6 Norway Chess 2025 yang berlangsung di Stavanger, Norwegia, Grandmaster India dan Juara Dunia saat ini, Dommaraju Gukesh, meraih kemenangan bersejarah atas mantan Juara Dunia Magnus Carlsen.
Pertandingan ini menjadi sorotan karena Gukesh berhasil membalikkan keadaan dari posisi yang hampir kalah menjadi kemenangan. Sepanjang jalannya permainan, Carlsen memegang kendali dan tampak berada di jalur kemenangan. Namun, dalam fase akhir permainan, dia melakukan kesalahan fatal.
Pada momen-momen krusial, saat waktu makin menipis dan tekanan mental memuncak, Magnus melakukan blunder yang mengejutkan dengan langkah kuda E2-nya. Ini adalah momen yang jarang terlihat dari pemain sekelas Carlsen.
Baca juga: Fitra Eri Sabet Juara Race 1 Subaru BRZ Super Series Mandalika
Gukesh yang sebelumnya mungkin merasa tertekan oleh keunggulan posisi Carlsen, lalu melihat peluang emas ini. Dengan pembawaan yang tenang dan anslisa yang tajam, dia memanfaatkan kesalahan lawan dan segera melancarkan serangan balik yang mematikan dan akhirnya memenangkan pertandingan.
Adapun Norway Chess 2025 menampilkan format double round-robin yang ketat, di mana setiap pertandingan memiliki bobot dan signifikansi tinggi. Turnamen ini berlangsung dari 26 Mei hingga 6 Juni 2025 di Stavanger, Norwegia, dan diikuti oleh 6 pemain top dunia seperti Magnus Carlsen (Norwegia), Fabiano Caruana (AS), Hikaru Nakamura (AS), Arjun Erigaisi (India), Gukesh D (India), dan Wei Yi (China).
Mengutip Encyclopedia Britannica, Gukesh lahir pada 29 Mei 2006 di Chennai, India. Latar belakang etnis keluarganya adalah Telugu, yang berasal dari negara bagian Andhra Pradesh. Ayahnya, Dr. Rajinikanth, adalah seorang dokter spesialis THT, dan ibunya, Dr. Padmakumari adalah seorang ahli mikrobiologi.
Baca juga: Lifter Indonesia Rahmat Erwin Raih 3 Emas di Kejuaraan Asia 2025
Kedua orang tuanya memainkan peran penting dalam mendukung karier catur Gukesh. Pada 2017, ayahnya memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya agar dapat mendampingi putranya dalam berbagai turnamen, sementara ibunya menjadi pencari nafkah utama keluarga.
Gukesh memulai pendidikan formalnya di Velammal Vidyalaya School, Mel Ayanambakkam, Chennai. Namun, setelah menyelesaikan kelas IV, orang tuanya mengambil keputusan berani untuk menghentikan pendidikan formalnya untuk fokus penuh pada karier caturnya. Keputusan ini diambil karena mereka melihat potensi besar dalam diri putranya.
Gukesh menunjukkan bakat luar biasa dalam catur sejak usia muda. Dia meraih gelar Grandmaster pada usia 12 tahun 7 bulan 17 hari yang menjadikannya salah satu grandmaster termuda dalam sejarah. Prestasinya terus berlanjut dengan memenangkan Kejuaraan Dunia Catur Remaja U-12 pada 2018 dan meraih lima medali emas di Kejuaraan Catur Remaja Asia tahun yang sama.
Pada April 2024, Gukesh mencetak sejarah dengan menjadi pemenang termuda dalam Turnamen Kandidat FIDE, di mana dia mengumpulkan 9 poin dari 14 pertandingan. Kemenangan ini membuatnya berhadapan dengan juara bertahan Ding Liren dalam Kejuaraan Dunia Catur 2024.
Pertandingan Gukesh dan Ding Liren berlangsung di Singapura dari 25 November hingga 12 Desember 2024. Gukesh berhasil mengalahkan Ding dengan skor 7½–6½, menjadikannya juara dunia catur termuda dalam sejarah pada usia 18 tahun 195 hari. Pencapaian ini juga membuatnya melampaui rekor yang sebelumnya dipegang oleh Garry Kasparov.
Mengutip laman Chess, Gukesh dikenal dengan gaya bermainnya yang agresif, dinamis, dan penuh risiko. Dia sering menciptakan ketidakseimbangan di papan catur untuk mengambil inisiatif dan menekan lawan sejak awal permainan. Kemampuannya dalam kalkulasi yang cepat dan akurat juga membuatnya sangat berbahaya di mata lawan mainnya.
Selain itu, Gukesh juga dikenal karena kreativitasnya yang tinggi. Dia tak ragu untuk mengeksplorasi ide-ide non-konvensional yang dapat mengejutkan lawan dan membuka peluang baru dalam permainan. Meskipun gaya bermainnya cenderung agresif, Gukesh juga menunjukkan kemampuan bertahan yang kuat dan ketenangan di bawah tekanan, di mana dia berhasil membalikkan keadaan meskipun terancam menghadapi kekalahan.
Kemenangan di Norway Chess 2025
Diberitakan The Guardian, pada putaran ke-6 Norway Chess 2025 yang berlangsung di Stavanger, Norwegia, Grandmaster India dan Juara Dunia saat ini, Dommaraju Gukesh, meraih kemenangan bersejarah atas mantan Juara Dunia Magnus Carlsen.Pertandingan ini menjadi sorotan karena Gukesh berhasil membalikkan keadaan dari posisi yang hampir kalah menjadi kemenangan. Sepanjang jalannya permainan, Carlsen memegang kendali dan tampak berada di jalur kemenangan. Namun, dalam fase akhir permainan, dia melakukan kesalahan fatal.
Pada momen-momen krusial, saat waktu makin menipis dan tekanan mental memuncak, Magnus melakukan blunder yang mengejutkan dengan langkah kuda E2-nya. Ini adalah momen yang jarang terlihat dari pemain sekelas Carlsen.
Baca juga: Fitra Eri Sabet Juara Race 1 Subaru BRZ Super Series Mandalika
Gukesh yang sebelumnya mungkin merasa tertekan oleh keunggulan posisi Carlsen, lalu melihat peluang emas ini. Dengan pembawaan yang tenang dan anslisa yang tajam, dia memanfaatkan kesalahan lawan dan segera melancarkan serangan balik yang mematikan dan akhirnya memenangkan pertandingan.
Adapun Norway Chess 2025 menampilkan format double round-robin yang ketat, di mana setiap pertandingan memiliki bobot dan signifikansi tinggi. Turnamen ini berlangsung dari 26 Mei hingga 6 Juni 2025 di Stavanger, Norwegia, dan diikuti oleh 6 pemain top dunia seperti Magnus Carlsen (Norwegia), Fabiano Caruana (AS), Hikaru Nakamura (AS), Arjun Erigaisi (India), Gukesh D (India), dan Wei Yi (China).
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.