4 Fakta Menarik Film Jodoh 3 Bujang
29 May 2025 |
21:00 WIB
Rumah produksi Starvision bekerja sama dengan Rhaya Flicks akan menghadirkan film anyar berjudul Jodoh 3 Bujang di bioskop pada 26 Juni 2025. Karya yang mendapatkan arahan dari sutradara Arfan Sabran itu memiliki sejumlah fakta menarik. Salah satu di antaranya adalah menjadi debut sang pengarah.
Film ini bercerita tentang kisah tiga karakter bersaudara, yakni Fadly yang diperankan oleh Jourdy Pranata, Kifly Christoffer Nelwan), dan Ahmad (Rey Bong). Ketiganya diminta orang tua untuk menikah bersama-sama sekaligus karena keterbatasan biaya dalam memenuhi tradisi.
Baca juga: 15 Film Indonesia Siap Tayang Juni 2025 di Bioskop, Ada Gowok hingga Tenung
Secara tiba-tiba, orang tua pacar Fadly menjodohkan sang anak yang bernama Nisa dengan pria yang lebih mapan. Ketika Fadly datang ke rumah sang kekasih, dia mendapati terdapat acara lamaran yang ditujukan kepada pacaranya dari pria lain dengan uang panai yang tidak kecil, yakni Rp500 juta.
Fadly pun menyampaikan ke sang ayah tentang keadaannya. Sang ayah yang marah membuatnya harus mencari pengganti Nisa dan pernikahan bersama-sama harus tetap berlangsung. Tidak hanya itu, sang ayah juga melarang Fadly untuk tidak lagi menjalin komunikasi atau hubungan bersama dengan Nisa karena menyangkut harga diri keluarga.
Dia pun ikut lamaran salah satu saudaranya ke Jakarta. Di tempat lamaran itu, Fadly bertemu dengan sepupu dari calon istri saudaranya yang berasal dari Aceh. Fadly juga bertemu dengan beberapa wanita yang diperkenalkannya dalam rangka mencari pengantin wanita.
Lantas, bagaimana kelanjutannya? Film ini akan tayang di bioskop-bioskop Indonesia pada 26 Juni 2025. Sejumlah pemain senior dalam industri perfilman Indonesia akan menjadi bagian dalam karya ini, seperti Arswendy Bening Swara, Cut Mini, dan Nugie.
Genhype yang penasaran dengan Jodoh 3 Bujang, berikut fakta-fakta menarik tentangnya:
Jodoh 3 Bujang merupakan debut film panjang sutradara Arfan Sabran. Sebelumnya, sang pengarah merupakan sineas yang kerap menjadi sutradara film dokumenter. Dia juga tercatat pernah meraih Piala Citra FFI untuk kategori Film Dokumenter Panjang Terbaik 2022 melalui film berjudul Ininnawa: an Island Calling.
Jodoh 3 Bujang merupakan film dengan genre drama komedi. Jadi, selain cerita tentang drama, Genhype juga akan mendapatkan suguhan cerita-cerita yang dapat menghibur ketika menyaksikan Jodoh 3 Bujang.
Film ini akan mengajak penonton Indonesia untuk tertawa selain membawanya kepada kekayaan cerita yang memberikan rasa haru dan nilai yang akan memberikan refleksi tentang perjodohan, kisah cinta, dan arti suatu perjuangan.
Penonton juga akan melihat aksi lucu dari para komika yang ikut bermain di film ini. Salah satu komika yang akan turut serta dalam karya ini adalah Musdalifah Basri.
Jourdy mengungkapkan bahwa tantangan yang dihadapi dalam film ini adalah menyampaikan pesan dari cerita Jodoh 3 Bujang, serta memberikan dimensi karakter Fadly yang believable. Dia memang lahir dari keluarga Minang. Namun, Jourdy tinggal di Jakarta, sehingga penggunaan dialek Bugis-Makassar menjadi tantangan utama. Meskipun begitu, dia mengaku mendapatkan bantuan dari kru atau pemain yang berasal dari Makassar.
Fakta lain yang akan disajikan dalam film Jodoh 3 Bujang adalah adu peran antara aktor senior dan muda. Untuk diketahui, film ini juga dimainkan oleh aktor dan aktris senior, seperti Arswendy Bening Swara, Cut Mini, dan Nugie. Arswendy dan Cut Mini menjadi pasangan orang tua dari 3 pria yang akan menikah kembar.
Baca juga: Fakta Menarik Film Waktu Maghrib 2, Horor Mitologi Lokal yang Intens
Film ini bercerita tentang kisah tiga karakter bersaudara, yakni Fadly yang diperankan oleh Jourdy Pranata, Kifly Christoffer Nelwan), dan Ahmad (Rey Bong). Ketiganya diminta orang tua untuk menikah bersama-sama sekaligus karena keterbatasan biaya dalam memenuhi tradisi.
Baca juga: 15 Film Indonesia Siap Tayang Juni 2025 di Bioskop, Ada Gowok hingga Tenung
Secara tiba-tiba, orang tua pacar Fadly menjodohkan sang anak yang bernama Nisa dengan pria yang lebih mapan. Ketika Fadly datang ke rumah sang kekasih, dia mendapati terdapat acara lamaran yang ditujukan kepada pacaranya dari pria lain dengan uang panai yang tidak kecil, yakni Rp500 juta.
Fadly pun menyampaikan ke sang ayah tentang keadaannya. Sang ayah yang marah membuatnya harus mencari pengganti Nisa dan pernikahan bersama-sama harus tetap berlangsung. Tidak hanya itu, sang ayah juga melarang Fadly untuk tidak lagi menjalin komunikasi atau hubungan bersama dengan Nisa karena menyangkut harga diri keluarga.
Dia pun ikut lamaran salah satu saudaranya ke Jakarta. Di tempat lamaran itu, Fadly bertemu dengan sepupu dari calon istri saudaranya yang berasal dari Aceh. Fadly juga bertemu dengan beberapa wanita yang diperkenalkannya dalam rangka mencari pengantin wanita.
Lantas, bagaimana kelanjutannya? Film ini akan tayang di bioskop-bioskop Indonesia pada 26 Juni 2025. Sejumlah pemain senior dalam industri perfilman Indonesia akan menjadi bagian dalam karya ini, seperti Arswendy Bening Swara, Cut Mini, dan Nugie.
Genhype yang penasaran dengan Jodoh 3 Bujang, berikut fakta-fakta menarik tentangnya:
1. Debut film panjang sutradara Arfan Sabran
Jodoh 3 Bujang merupakan debut film panjang sutradara Arfan Sabran. Sebelumnya, sang pengarah merupakan sineas yang kerap menjadi sutradara film dokumenter. Dia juga tercatat pernah meraih Piala Citra FFI untuk kategori Film Dokumenter Panjang Terbaik 2022 melalui film berjudul Ininnawa: an Island Calling.
2. Menggabungkan Komedi Segar & Drama Keluarga
Jodoh 3 Bujang merupakan film dengan genre drama komedi. Jadi, selain cerita tentang drama, Genhype juga akan mendapatkan suguhan cerita-cerita yang dapat menghibur ketika menyaksikan Jodoh 3 Bujang.Film ini akan mengajak penonton Indonesia untuk tertawa selain membawanya kepada kekayaan cerita yang memberikan rasa haru dan nilai yang akan memberikan refleksi tentang perjodohan, kisah cinta, dan arti suatu perjuangan.
Penonton juga akan melihat aksi lucu dari para komika yang ikut bermain di film ini. Salah satu komika yang akan turut serta dalam karya ini adalah Musdalifah Basri.
3. Tantangan bahasa daerah
Jourdy mengungkapkan bahwa tantangan yang dihadapi dalam film ini adalah menyampaikan pesan dari cerita Jodoh 3 Bujang, serta memberikan dimensi karakter Fadly yang believable. Dia memang lahir dari keluarga Minang. Namun, Jourdy tinggal di Jakarta, sehingga penggunaan dialek Bugis-Makassar menjadi tantangan utama. Meskipun begitu, dia mengaku mendapatkan bantuan dari kru atau pemain yang berasal dari Makassar.
4. Adu peran aktor senior dan muda
Fakta lain yang akan disajikan dalam film Jodoh 3 Bujang adalah adu peran antara aktor senior dan muda. Untuk diketahui, film ini juga dimainkan oleh aktor dan aktris senior, seperti Arswendy Bening Swara, Cut Mini, dan Nugie. Arswendy dan Cut Mini menjadi pasangan orang tua dari 3 pria yang akan menikah kembar. Baca juga: Fakta Menarik Film Waktu Maghrib 2, Horor Mitologi Lokal yang Intens
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.