Sutradara Rafki Hidayat (kanan), sutradara Kevin Rahardjo (kiri), dan para pemain film Legenda Kelam Malin Kundang (Sumber gambar: Chelsea Venda/Hypeabis.id)

Sutradara Rafki Hidayat Reinterpretasi Malin Kundang dalam Balutan Misteri Thriller

20 May 2025   |   14:30 WIB
Image
Chelsea Venda Jurnalis Hypeabis.id

Sutradara muda Rafki Hidayat bersama Kevin Rahardjo bersiap merilis film debutnya bertajuk Legenda Kelam Malin Kundang. Film ini bukan sekadar adaptasi dari cerita rakyat tentang anak durhaka yang dikutuk jadi batu, melainkan sebuah reinterpretasi mendalam tentang mitos, memori, dan identitas dalam genre misteri thriller yang atmosferik.

Rafki ingin menelusuri dimensi-dimensi psikologis dan emosional yang selama ini tersembunyi di balik narasi klasik. Baginya, Malin bukan hanya simbol anak durhaka, tapi juga cerminan manusia yang kompleks, yang terbelah antara masa lalu dan masa kini, antara ingatan dan kenyataan.

Baca juga: Legenda Kelam Malin Kundang Jadi Film Pertama Rio Dewanto & Faradina Mufti Beradu Peran

“Kalau kita ngobrol soal Malin Kundang, yang ada dalam pikiran kita pasti adalah kata durhaka. Kayaknya itu sih yang pengin kita bongkar. Bahwa seperti kehidupan sehari-hari saja, orang itu kan kompleks. Maksudnya, apakah benar ini cuma karena durhaka? Atau ada hal lain? Atau apakah yang terjadi karena memori yang salah?” ungkap Rafki.

Dalam Legenda Kelam Malin Kundang, sejumlah eksplorasi baru juga akan dipertontonkannya. Dia akan memperkenalkan elemen baru yang belum pernah disentuh oleh versi-versi sebelumnya, yakni tentang memori yang hilang.

Melalui teknik flashback dan permainan naratif non-linier, film ini akan menyelami ingatan Malin yang kabur, dari apakah dia benar-benar pernah bersujud kepada ibunya atau justru ingatan itu hasil konstruksi sosial yang mengendap dan menjadi mitos kolektif.

“Literatur itu kan menyebutkan bahwa siapa kita atau siapa identitas kita itu terbentuk dari apa yang terjadi di masa lalu. Kita ingin pertanyakan itu. Apakah siapa kita sebenarnya juga bisa terbentuk dari apa yang kita mau terjadi pada masa lalu?” imbuhnya.

Film ini akan hadir dalam balutan misteri thriller, sebuah pendekatan yang tidak biasa untuk genre cerita rakyat. Dengan atmosfer yang gelap, penuh ketegangan, dan dominasi keraguan oleh karakter di dalamnya, penonton akan menelusuri kisah yang tak terduga sebelumnya.

Melalui film ini, Rafki mencoba mengajak penonton menengok kembali benang merah antara trauma masa kecil, ambisi, dan luka batin yang terpendam. Tentu saja, kata Rafki, berbagai permasalahan yang muncul nanti di filmnya juga akan disesuaikan dengan konteks zaman sekarang.

“Meski ada eksplorasi, kami tetap ingin menjaga marwah dan ruh Malin Kundang. Dalam artian, cerita soal anak durhaka dan bagaimana dia merasa bersalah. Namun, kami ingin menampilkan secara tidak klise,” tegasnya.
 

Menurutnya, tantangan utama Rafki adalah menempatkan legenda yang sangat dikenal publik ini ke dalam konteks modern tanpa menghilangkan akar budayanya.

Dia ingin membuat film yang tetap menghormati cerita rakyat sebagai warisan, tapi juga mampu mengajak penonton untuk mempertanyakan ulang narasi-narasi lama yang selama ini diterima begitu saja.

Film Legenda Kelam Malin Kundang diproduksi oleh Come and See Pictures bersama Rapi Films dan Legacy Pictures. Film ini diproduseri langsung oleh Joko Anwar dan Tia Hasibuan.

Dalam film ini, Joko Anwar juga sebagai salah satu penulis skenario, bersama Aline Djayasukmana dan Rafki Hidayat. Film ini akan mengikuti kisah seorang seniman lukisan mikro bernama Alif (diperankan Rio Dewanto) yang mengalami kecelakaan.

Setelah pulih dari kecelakaan, dokter mengingatkan bahwa ingatannya belum pulih sepenuhnya. Ketika dia pulang ke rumah dan dijemput oleh istrinya, Nadine (Faradina Mufti) serta anaknya, Emir (Jordan Omar), dia diberitahu bahwa ibunya akan datang berkunjung.

Masalahnya, Alif tidak ingat wajah ibunya, bahkan tidak ingat sama sekali tentang masa lalunya. Ketika perempuan itu tiba, dia curiga bahwa perempuan itu bukanlah ibunya.

Direncanakan tayang di bioskop seluruh Indonesia pada akhir 2025, Legenda Kelam Malin Kundang menjadi salah satu film yang paling dinantikan tahun ini.

Baca juga: 

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News

SEBELUMNYA

Rio Dewanto Dalami Peran Pelukis Micro Painting di Film Legenda Kelam Malin Kundang

BERIKUTNYA

3 Tokoh Penting di Balik Hari Kebangkitan Nasional

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga