Aturan di Festival Film Cannes 2025, Dilarang Pakai Naked Dress sampai Gaun Bervolume
14 May 2025 |
22:38 WIB
Festival Film Cannes edisi ke-78 yang dihelat di Cannes, Prancis mulai Selasa, 13 Mei 2025 sampai Sabtu, 24 Mei 2025, menjadi perhatian lantaran sejumlah aturan berbusana alias dress code untuk para tamu undangan yang menghadiri pemutaran perdana dan acara lain yang tersebar di seluruh area festival.
Dari tahun ke tahun, sesi karpet merah dari ajang festival film bergengsi tersebut selalu dinanti-nanti para penikmat mode. Lantaran pada momen itu, sejumlah aktor dan aktris papan atas akan tampil dengan busana ikonik layaknya melenggang di runway fashion show.
Baca juga: Berikut Daftar Film Paling Diantisipasi di Festival Film Cannes 2025
Namun, Festival Film Cannes tahun ini, melalui situs resminya telah merilis panduan dress code. Pihak penyelenggara akan melarang akses karpet merah bagi siapa pun yang tidak mematuhi aturan tersebut.
Salah satunya, dilarang mengenakan busana berunsur nudity atau ketelanjangan untuk alasan kesopanan. "Sesuatu yang berbau ketelanjangan dilarang di karpet merah, serta di area manapun dalam festival," demikian pernyataan tertulis di pengumuman tersebut.
Menengok penyelenggaraan Festival Film Cannes beberapa tahun ke belakang, banyak selebriti dan influencer yang mencuri perhatian lewat busana tipis yang mereka kenakan. Tak sedikit pula pengamat mode yang menyebut bahwa itu bagian dari panggung untuk mencari perhatian.
Tahun lalu, karpet merah Cannes dipenuhi dengan parade naked dress dari selebritas dunia. Sebut saja, model Bella Hadid yang muncul dengan gaun tipis dari Saint Laurent, dan aktris Vicky Krieps yang tampil dengan jumpsuit transparan dari Armani, di mana bagian dadanya tertutup dengan cardigan panjang.
Selain itu, busana bervolume besar dan yang memiliki train alias ekor panjang juga dilarang karena dinilai bisa mengganggu alur kedatangan tamu dan menyulitkan tamu saat duduk di dalam teater.
Bukan tanpa alasan, peraturan baru ini dibuat setelah petugas keamanan terlibat pertengkaran di depan kamera dengan aktris Dominika Massiel Taveras pada 2024. Saat itu, Massiel yang mengenakan gaun dengan ekor panjang dan lebar diminta untuk segera meninggalkan karpet merah supaya bisa bergantian dengan yang lain.
Sesuai panduan dress code, para tamu undangan yang menghadiri pemutaran film mulai pukul 7 malam hingga 10 malam di Grand Théâtre Lumière wajib mengenakan pakaian malam berupa gaun panjang, pantsuit, dan tuksedo.
Mereka juga menyertakan gaya alternatif yang dapat dipilih pria dan wanita untuk dikenakan. Misalnya gaun hitam pendek, gaun koktail, setelan celana berwarna gelap, atasan resmi dengan celana hitam, setelan hitam atau biru tua dengan dasi kupu-kupu atau dasi berwarna gelap.
Tak sampai di sana, alas kaki yang diizinkan hanya sepatu dan sandal bermodel elegan dengan atau tanpa hak tinggi. Sementara penggunaan sneakers dilarang. Pada 2015, para wanita yang menghadiri pemutaran perdana film Carol ditolak masuk karena mengenakan sepatu datar.
Bertahun-tahun kemudian, pada 2023, aktris Jennifer Lawrence menjadi berita utama karena mengenakan sandal jepit. Saat itu dia menyatakan bahwa dirinya mengganti sepatu hak tingginya demi kenyamanan, bukan untuk membuat pernyataan tertentu atau menentang aturan Festival Film Cannes.
Selain alas kaki, tamu undangan juga tidak diperbolehkan membawa tas jinjing, ransel, atau tas besar lainnya di area pemutaran film. Semua barang bawaan harus dititip di loker. Tamu juga tidak diperbolehkan membawa handphone, selfie di karpet merah atau di dalam teater, dan dilarang membawa fotografer pribadi.
Baca juga: 6 Karya Film Indonesia Bakal Hadir di Marche du Film Cannes 2025, Pangku hingga Jumbo
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Dari tahun ke tahun, sesi karpet merah dari ajang festival film bergengsi tersebut selalu dinanti-nanti para penikmat mode. Lantaran pada momen itu, sejumlah aktor dan aktris papan atas akan tampil dengan busana ikonik layaknya melenggang di runway fashion show.
Baca juga: Berikut Daftar Film Paling Diantisipasi di Festival Film Cannes 2025
Namun, Festival Film Cannes tahun ini, melalui situs resminya telah merilis panduan dress code. Pihak penyelenggara akan melarang akses karpet merah bagi siapa pun yang tidak mematuhi aturan tersebut.
Salah satunya, dilarang mengenakan busana berunsur nudity atau ketelanjangan untuk alasan kesopanan. "Sesuatu yang berbau ketelanjangan dilarang di karpet merah, serta di area manapun dalam festival," demikian pernyataan tertulis di pengumuman tersebut.
Menengok penyelenggaraan Festival Film Cannes beberapa tahun ke belakang, banyak selebriti dan influencer yang mencuri perhatian lewat busana tipis yang mereka kenakan. Tak sedikit pula pengamat mode yang menyebut bahwa itu bagian dari panggung untuk mencari perhatian.
Tahun lalu, karpet merah Cannes dipenuhi dengan parade naked dress dari selebritas dunia. Sebut saja, model Bella Hadid yang muncul dengan gaun tipis dari Saint Laurent, dan aktris Vicky Krieps yang tampil dengan jumpsuit transparan dari Armani, di mana bagian dadanya tertutup dengan cardigan panjang.
Selain itu, busana bervolume besar dan yang memiliki train alias ekor panjang juga dilarang karena dinilai bisa mengganggu alur kedatangan tamu dan menyulitkan tamu saat duduk di dalam teater.
Bukan tanpa alasan, peraturan baru ini dibuat setelah petugas keamanan terlibat pertengkaran di depan kamera dengan aktris Dominika Massiel Taveras pada 2024. Saat itu, Massiel yang mengenakan gaun dengan ekor panjang dan lebar diminta untuk segera meninggalkan karpet merah supaya bisa bergantian dengan yang lain.
Sesuai panduan dress code, para tamu undangan yang menghadiri pemutaran film mulai pukul 7 malam hingga 10 malam di Grand Théâtre Lumière wajib mengenakan pakaian malam berupa gaun panjang, pantsuit, dan tuksedo.
Mereka juga menyertakan gaya alternatif yang dapat dipilih pria dan wanita untuk dikenakan. Misalnya gaun hitam pendek, gaun koktail, setelan celana berwarna gelap, atasan resmi dengan celana hitam, setelan hitam atau biru tua dengan dasi kupu-kupu atau dasi berwarna gelap.
Tak sampai di sana, alas kaki yang diizinkan hanya sepatu dan sandal bermodel elegan dengan atau tanpa hak tinggi. Sementara penggunaan sneakers dilarang. Pada 2015, para wanita yang menghadiri pemutaran perdana film Carol ditolak masuk karena mengenakan sepatu datar.
Bertahun-tahun kemudian, pada 2023, aktris Jennifer Lawrence menjadi berita utama karena mengenakan sandal jepit. Saat itu dia menyatakan bahwa dirinya mengganti sepatu hak tingginya demi kenyamanan, bukan untuk membuat pernyataan tertentu atau menentang aturan Festival Film Cannes.
Selain alas kaki, tamu undangan juga tidak diperbolehkan membawa tas jinjing, ransel, atau tas besar lainnya di area pemutaran film. Semua barang bawaan harus dititip di loker. Tamu juga tidak diperbolehkan membawa handphone, selfie di karpet merah atau di dalam teater, dan dilarang membawa fotografer pribadi.
Baca juga: 6 Karya Film Indonesia Bakal Hadir di Marche du Film Cannes 2025, Pangku hingga Jumbo
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.