Profil Diana Ross, Tampil Kembali di Met Gala 2025 setelah 22 Tahun
06 May 2025 |
12:55 WIB
Diva legendaris Diana Ross sukses mencuri perhatian di ajang Met Gala 2025 yang berlangsung di Metropolitan Museum of Art di New York, AS, pada Senin (5/5/2025) waktu setempat. Momen ini menandai pertama kalinya sang diva tampil di karpet merah Met Gala setelah lebih dari 20 tahun.
Diana Ross terakhir kali menghadiri ajang mode paling prestisius itu pada 2003. Putra Diana, Evan Ross, menjadi sosok yang membujuk sang diva untuk hadir ke Met Gala tahun ini. Evan Ross juga hadir ke acara tahunan tersebut bersama saudaranya, Tracee Ellis Ross.
Lama absen dari Met Gala, Diana Ross pun tampil spektakuler di momen karpet merah acara amal tersebut. Penyanyi berusia 81 tahun itu hadir dengan balutan gaun putih berbulu yang besar, dengan ekor gaunnya sepanjang 18 kaki. Tampak enam orang bahkan harus membantunya memegangi ekor gaun tersebut saat sang diva berjalan di sepanjang karpet merah.
Baca juga: Mengenal The Metropolitan Museum of Art, Tempat Digelarnya Met Gala
Menurut laporan Vogue, gaun yang dikenakan oleh Diana Ross merupakan rancangan desainer asal Nigeria, Ugo Mozie. Ekor gaun tersebut disulam dengan detail manik-manik, yang memuat nama dari anak-anak sang diva, yakni Rhonda, Tracee, Chudney, Ross, dan Evan, serta delapan cucunya yaitu Raif, Callaway, Everlee, Leif, Indigo, Jagger, Bronx, dan Ziggy.
Ketika ditanya oleh La La Anthony selaku pembawa acara di momen karpet merah apakah sang diva telah berencana untuk membuat kehebohan tersebut di Met Gala, dia mengungkapkan bahwa sebenarnya dia hampir tidak ingin menghadiri ajang mode itu.
"Ya, tidak ada rencana. Semuanya benar-benar di saat-saat terakhir. Anak saya yang membujuk, karena saya sedang tur," ungkap Diana Ross dikutip dari People.
Momen tahun ini menandai kelima kalinya Diana Ross menghadiri Met Gala. Dia pertama kali hadir ke acara tersebut tahun 1978 dengan balutan gaun rancangan desainer legendaris Halston. Sejak saat itu, penyanyi tersebut terus membawa kemewahan khasnya ke panggung Met, terutama pada 2003 ketika dia mengenakan gaun merah berkibar rancangan Gucci.
Diana Ross adalah penyanyi sekaligus aktris legendaris Amerika. Penyanyi yang lahir pada 26 Maret 1944 itu telah memulai kariernya sejak akhir 1950-an dan masih aktif sampai saat ini. Sepanjang kariernya, Diana Ross telah merilis puluhan album dan ratusan single hit yang terkenal di seluruh dunia.
Diana Ross mengawali perjalanan bermusiknya dalam usia masih belia yakni 15 tahun, dengan menjadi anggota dari grup vokal The Supremes pada 1959. The Supremes adalah artis dari label rekaman Motown Records paling sukses secara komersial selama 1960-an, bahkan disebut sebagai grup vokal paling sukses di dunia sepanjang masa. Sebanyak 12 single yang telah mereka luncurkan sukses merajai Billboard Hot 100.
Pada 1970, Diana Ross hengkang dari The Supremes dan memulai karier musik solonya dengan merilis debut album dengan judul namanya sendiri. Album itu menghasilkan beberapa single hit seperti "Reach Out and Touch (Somebody's Hand) dan "Ain't No Mountain High Enough". Setelah itu, dia produktif merilis album seperti Everything Is Everything (1970) dan Surrender (1971).
Tahun 70-an hingga awal 1980, bisa dibilang menjadi masa keemasan dari karier musik Diana Ross. Banyak album dan single miliknya yang sukses menjadi hit dan meledak di pasaran di bawah label Motown, seperti "I'm Still Waiting", "Touch Me in the Morning", "Love Hangover", "The Boss", "I'm Coming Out" dan "Upside Down".
Pada dekade itu juga, Diana Ross mulai menjajaki dunia akting dengan membintangi beberapa acara televisi dan film. Salah satu proyek yang paling monumental ialah keterlibatannya membintangi karakter Lady Day dalam film biopik penyanyi Billie holiday, Lady Sings the Blues (1972).
Peran Ross dalam film tersebut berhasil membawanya meraih Golden Globe Award dan nominasi Academy Award untuk Aktris Terbaik. Ross juga pernah membintangi film Mahogany (1975) dan film drama Broadway, The Wiz (1978).
Pada 1980, Ross meninggalkan Motown dan bergabung dengan label RCA Records. Sang diva dikontrak selama 7 tahun dengan nilai investasi sebesar US$20 juta, yang memberinya kendali penuh atas produksi album-albumnya. Selama dekade itu, Ross pun sukses mencetak sejumlah hit dari beberapa album seperti Why Do Fools Fall in Love (1981), Swept Away (1984), dan Eaten Alive (1985).
Salah satu lagunya yang paling hit pada dekade 80-an ialah "Endless Love", yang dirilis tahun 1981 sebagai soundtrack dari film berjudul sama. Lagu yang dibawakan oleh Ross dan Lionel Richie itu menjadi hit nomor 1 di Billboard Hot 100, dan merupakan singel terlaris sepanjang karier Ross hingga tahun 2024.
Namun, pada 1988, Ross memutuskan untuk tidak melanjutkan kontraknya dengan RCA Records dan kembali bergabung dengan Motown setelah resmi menjadi salah satu pemilik saham label tersebut. Setelah itu, karier sang diva terus melejit hingga menjadi salah satu dari sedikit artis Amerika yang menjadi bintang utama Royal Variety Performance.
Di acara tahunan Kerajaan Inggris yang berlangsung pada 1991 itu, Ross membawakan lagu-lagu hit miliknya di hadapan Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip, Duke of Edinburgh di Victoria Palace Theatre, London. Ini menandai penampilan keduanya di Royal Variety Performance, setelah pertama kali tampil pada 1968 bersama The Supremes.
Sepanjang 1990-an, Ross masih terus produktif dalam merilis album termasuk menggelar sejumlah tur di berbagai negara di seluruh dunia. Berkat konsistensi dan dedikasinya dalam bermusik, Ross dinobatkan sebagai penyanyi wanita tersukses dalam sejarah tangga lagu Inggris Raya, berdasarkan penghitungan hit kariernya pada 1999.
Baca juga: Rihanna Ungkap Kehamilan di Met Gala 2025
Dia juga telah menerima sejumlah penghargaan kehormatan atas kontribusinya pada dunia musik, seperti Heroes Award dari National Academy of Recording Arts & Sciences (NARAS) pada 2000. Heroes Award adalah penghargaan tertinggi yang diberikan oleh New York Chapter. Termasuk, menerima Lifetime Achivement di ajang Grammy Award 2012.
Kini, di usianya yang telah menginjak 81 tahun, Diana Ross masih aktif bernyanyi bahkan menggelar tur konser. Diketahui, sang diva tengah menggelar tur Inggris Uni Eropa bertajuk Diana Ross Live-2025 UK & EU Tour, yang akan berlangsung pada 22 Juni-16 Juli 2025. Termasuk, tur di Amerika yang dijadwalkan berlangsung pada 25 Juli-17 Agustus 2025.
Diana Ross terakhir kali menghadiri ajang mode paling prestisius itu pada 2003. Putra Diana, Evan Ross, menjadi sosok yang membujuk sang diva untuk hadir ke Met Gala tahun ini. Evan Ross juga hadir ke acara tahunan tersebut bersama saudaranya, Tracee Ellis Ross.
Lama absen dari Met Gala, Diana Ross pun tampil spektakuler di momen karpet merah acara amal tersebut. Penyanyi berusia 81 tahun itu hadir dengan balutan gaun putih berbulu yang besar, dengan ekor gaunnya sepanjang 18 kaki. Tampak enam orang bahkan harus membantunya memegangi ekor gaun tersebut saat sang diva berjalan di sepanjang karpet merah.
Baca juga: Mengenal The Metropolitan Museum of Art, Tempat Digelarnya Met Gala
Menurut laporan Vogue, gaun yang dikenakan oleh Diana Ross merupakan rancangan desainer asal Nigeria, Ugo Mozie. Ekor gaun tersebut disulam dengan detail manik-manik, yang memuat nama dari anak-anak sang diva, yakni Rhonda, Tracee, Chudney, Ross, dan Evan, serta delapan cucunya yaitu Raif, Callaway, Everlee, Leif, Indigo, Jagger, Bronx, dan Ziggy.
Ketika ditanya oleh La La Anthony selaku pembawa acara di momen karpet merah apakah sang diva telah berencana untuk membuat kehebohan tersebut di Met Gala, dia mengungkapkan bahwa sebenarnya dia hampir tidak ingin menghadiri ajang mode itu.
"Ya, tidak ada rencana. Semuanya benar-benar di saat-saat terakhir. Anak saya yang membujuk, karena saya sedang tur," ungkap Diana Ross dikutip dari People.
Momen tahun ini menandai kelima kalinya Diana Ross menghadiri Met Gala. Dia pertama kali hadir ke acara tersebut tahun 1978 dengan balutan gaun rancangan desainer legendaris Halston. Sejak saat itu, penyanyi tersebut terus membawa kemewahan khasnya ke panggung Met, terutama pada 2003 ketika dia mengenakan gaun merah berkibar rancangan Gucci.
Profil Diana Ross
Diana Ross adalah penyanyi sekaligus aktris legendaris Amerika. Penyanyi yang lahir pada 26 Maret 1944 itu telah memulai kariernya sejak akhir 1950-an dan masih aktif sampai saat ini. Sepanjang kariernya, Diana Ross telah merilis puluhan album dan ratusan single hit yang terkenal di seluruh dunia.Diana Ross mengawali perjalanan bermusiknya dalam usia masih belia yakni 15 tahun, dengan menjadi anggota dari grup vokal The Supremes pada 1959. The Supremes adalah artis dari label rekaman Motown Records paling sukses secara komersial selama 1960-an, bahkan disebut sebagai grup vokal paling sukses di dunia sepanjang masa. Sebanyak 12 single yang telah mereka luncurkan sukses merajai Billboard Hot 100.
Pada 1970, Diana Ross hengkang dari The Supremes dan memulai karier musik solonya dengan merilis debut album dengan judul namanya sendiri. Album itu menghasilkan beberapa single hit seperti "Reach Out and Touch (Somebody's Hand) dan "Ain't No Mountain High Enough". Setelah itu, dia produktif merilis album seperti Everything Is Everything (1970) dan Surrender (1971).
Tahun 70-an hingga awal 1980, bisa dibilang menjadi masa keemasan dari karier musik Diana Ross. Banyak album dan single miliknya yang sukses menjadi hit dan meledak di pasaran di bawah label Motown, seperti "I'm Still Waiting", "Touch Me in the Morning", "Love Hangover", "The Boss", "I'm Coming Out" dan "Upside Down".
Pada dekade itu juga, Diana Ross mulai menjajaki dunia akting dengan membintangi beberapa acara televisi dan film. Salah satu proyek yang paling monumental ialah keterlibatannya membintangi karakter Lady Day dalam film biopik penyanyi Billie holiday, Lady Sings the Blues (1972).
Peran Ross dalam film tersebut berhasil membawanya meraih Golden Globe Award dan nominasi Academy Award untuk Aktris Terbaik. Ross juga pernah membintangi film Mahogany (1975) dan film drama Broadway, The Wiz (1978).
Pada 1980, Ross meninggalkan Motown dan bergabung dengan label RCA Records. Sang diva dikontrak selama 7 tahun dengan nilai investasi sebesar US$20 juta, yang memberinya kendali penuh atas produksi album-albumnya. Selama dekade itu, Ross pun sukses mencetak sejumlah hit dari beberapa album seperti Why Do Fools Fall in Love (1981), Swept Away (1984), dan Eaten Alive (1985).
Salah satu lagunya yang paling hit pada dekade 80-an ialah "Endless Love", yang dirilis tahun 1981 sebagai soundtrack dari film berjudul sama. Lagu yang dibawakan oleh Ross dan Lionel Richie itu menjadi hit nomor 1 di Billboard Hot 100, dan merupakan singel terlaris sepanjang karier Ross hingga tahun 2024.
Namun, pada 1988, Ross memutuskan untuk tidak melanjutkan kontraknya dengan RCA Records dan kembali bergabung dengan Motown setelah resmi menjadi salah satu pemilik saham label tersebut. Setelah itu, karier sang diva terus melejit hingga menjadi salah satu dari sedikit artis Amerika yang menjadi bintang utama Royal Variety Performance.
Di acara tahunan Kerajaan Inggris yang berlangsung pada 1991 itu, Ross membawakan lagu-lagu hit miliknya di hadapan Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip, Duke of Edinburgh di Victoria Palace Theatre, London. Ini menandai penampilan keduanya di Royal Variety Performance, setelah pertama kali tampil pada 1968 bersama The Supremes.
Sepanjang 1990-an, Ross masih terus produktif dalam merilis album termasuk menggelar sejumlah tur di berbagai negara di seluruh dunia. Berkat konsistensi dan dedikasinya dalam bermusik, Ross dinobatkan sebagai penyanyi wanita tersukses dalam sejarah tangga lagu Inggris Raya, berdasarkan penghitungan hit kariernya pada 1999.
Baca juga: Rihanna Ungkap Kehamilan di Met Gala 2025
Dia juga telah menerima sejumlah penghargaan kehormatan atas kontribusinya pada dunia musik, seperti Heroes Award dari National Academy of Recording Arts & Sciences (NARAS) pada 2000. Heroes Award adalah penghargaan tertinggi yang diberikan oleh New York Chapter. Termasuk, menerima Lifetime Achivement di ajang Grammy Award 2012.
Kini, di usianya yang telah menginjak 81 tahun, Diana Ross masih aktif bernyanyi bahkan menggelar tur konser. Diketahui, sang diva tengah menggelar tur Inggris Uni Eropa bertajuk Diana Ross Live-2025 UK & EU Tour, yang akan berlangsung pada 22 Juni-16 Juli 2025. Termasuk, tur di Amerika yang dijadwalkan berlangsung pada 25 Juli-17 Agustus 2025.
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.