Dokter spesialis gigi sedang memeriksa pasien (Sumber gambar/ilustrasi: Pexels/ Pixabay)

Mengenal Apa Itu PPDS & Dokter Residen

10 April 2025   |   18:00 WIB
Image
Yudi Supriyanto Jurnalis Hypeabis.id

Publik tanah air dihebohkan dengan kasus salah satu dokter residen di dalam negeri melakukan tindak rudapkasa terhadap anak pasien di salah satu rumah sakit. Kasus ini membuat banyak publik penasaran dengan istilah-istilah seperti PPDS dan dokter residen selain kronologi kejadiannya.

Tersangka pelaku rudapaksa yang saat ini sudah ditangkap oleh pihak kepolisian berstatus sebagai dokter residen dan sedang praktik di salah satu rumah sakit di Bandung. Sang dokter sedang belajar sambil praktik di rumah sakit tersebut lantaran tengah mengambil PPDS. 

Genhype penasaran dengan singkatan PPDS & nama dokter residen, berikut penjelasan tentang keduanya. Dikutip dari laman WebMD, dokter residen merupakan individu yang lulus sekolah kedokteran dan dokter yang sedang menjalani pelatihan dan mengikuti program pendidikan kedokteran pascasarjana.

Baca Juga: 30 Kampus dengan Jurusan Kedokteran Terbaik di Indonesia 2025 Versi EduRank

Dokter yang kerap disebut residen itu bekerja di rumah sakit atau kantor dokter untuk melanjutkan pendidikan dan pelatihan spesialisasi. Selama masa residensi atau menjadi dokter residen, individu biasanya memberikan perawatan langsung terhadap pasien.

Perawatan itu berupa diagnosa, mengelola, dan mengobati kondisi pasien. Dalam menjalankan praktik, dokter residen kerap mendapatkan pengawasan dari dokter dan residen senior di fasilitas medis.

Dokter residen junior biasanya memulai praktik di fasilitas Kesehatan dengan menjalani pengawasan yang lebih ketat dan tugas yang tidak terlalu rumit. Mereka akan mendapatkan tanggung jawab yang kian tinggi seiring dengan bertambahnya pendidikan dan pengalaman.  

Di rumah sakit, dokter residen juga kerap bertugas di berbagai departemen, seperti unit gawat darurat (UGD), unit perawatan intensif, ruang operasi, dan bangsal pasien umum. Tidak hanya itu, dokter residen juga kerap menjadi bagian dalam perawatan jalan.

Sementara itu, dalam berbagai sumebr, PPDS merupakan singkatan dari Program Pendidikan Dokter Spesialis. Program ini merupakan tahap lanjut pendidikan yang harus ditempuh oleh seorang dokter ketika hendak menjadi spesialis.

Pada saat ini, sejumlah universitas atau pendidikan tinggi di Indonesia memiliki program pendidikan dokter spesialis. Adapun, program pendidikan dokter spesialis yang ada juga beragam, seperti penyakit adalam, bedah, kesehatan anak, penyakit jantung dan pembuluh darah, dan sebagainya.

Individu yang menempuh program pendidikan dokter spesialis membutuhkan waktu yang beragam. Namun, biasanya tergantung kepada jenis spesialisasi yang diambil. Meskipun begitu, waktu minimal adalah 4 tahun atau 8 semester.

Baca Juga: GIPI Sayangkan Kebijakan Larangan Study Tour Sekolah Sejumlah Daerah
 

SEBELUMNYA

Cerita Jerome Kurnia Ditawari Main Film Perang Kota lewat DM Instagram

BERIKUTNYA

Anime Festival Asia 2025 Hadir di Jakarta, Catat Tanggal & Lokasinya

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: