Ini Cara Kemenekraf Kembangkan Industri Gim Nasional
06 March 2025 |
14:30 WIB
Industri gim di dalam negeri masih menghadapi berbagai macam tantangan yang berpengaruh terhadap perkembangannya. Untuk mengatasi kondisi tersebut, Kementerian Ekonomi Kreatif Indonesia akan melakukan berbagai upaya. Salah satu di antaranya adalah melalui aturan yang dapat membuat gim di dalam negeri berkembang pesat.
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan bahwa industri gim menjadi salah satu prioritas utama bagi kementerian dalam mengelola 17 subsektor ekonomi kreatif di dalam negeri.
Kementerian pun memiliki komitmen untuk menyiapkan regulasi yang lebih jelas. “Termasuk terkait aspek finansial dan ekosistem industri gim di Indonesia, " katanya dalam siaran pers yang dikutip Hypeabis.id pada Kamis (6/3/2025).
Baca Juga: Daftar Gim Baru yang Akan Dirilis Sepanjang Maret 2025
Tidak hanya itu, pemerintah juga akan mendorong revisi peraturan presiden yang ada pada saat ini guna mendukung perkembangan gim di dalam negeri. Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengungkapkan bahwa langkah lainnya dalam pengembangan industri gim di dalam negeri adalah dengan mengumpulkan berbagai data dari beragam sumber.
Data terkait dengan industri gim di tanah air sangat penting guna menyusun kebijakan yang lebih efektif. Dia menilai bahwa pemetaan industri gim nasional – termasuk klasifikasi usaha dalam Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia penting dilakukan guna meningkatkan pengakuan sektor ini sebagai bagian penting dalam ekonomi Indonesia.
Pemerintah juga akan mendorong penyusunan white paper guna mendukung industri gim nasional. Pada saat ini, para pengembang gim di Tanah Air masih menghadapi tantangan besar. Salah satunya adalah jumlah tenaga ahli yang masih minim. Tidak hanya itu, kesadaran masyarakat terhadap keberadaan gim lokal juga masih rendah.
Sementara itu, Co-founder & CEO Agate Internasional Shieny Aprilia berharap bahwa pemerintah dapat terus menghadirkan kebijakan yang bisa membantu industri gim berkembang lebih pesat.
Perusahaan gim lokal masih sulit berkembang karena minim pendanaan pada saat ini. dengan begitu, dia berharap pemerintah dapat menyediakan lebih banyak opsi pendanaan dan insentif bagi industri gim nasional.
“Selain itu, investasi asing di industri gim lokal juga masih sangat kecil, meskipun pasar di Indonesia cukup besar,” ujarnya.
Dia pun ingin mendorong ada berbagai inisiatif untuk menarik lebih banyak investasi langsung dari luar negeri sehingga industri gim di Tanah Air dapat bersaing di kancah global.
Baca Juga: Fakta Menarik Pokémon Day 2025, Peluncuran Gim sampai Episode Baru Serial Animasi
Editor: M. Taufikul Basari
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan bahwa industri gim menjadi salah satu prioritas utama bagi kementerian dalam mengelola 17 subsektor ekonomi kreatif di dalam negeri.
Kementerian pun memiliki komitmen untuk menyiapkan regulasi yang lebih jelas. “Termasuk terkait aspek finansial dan ekosistem industri gim di Indonesia, " katanya dalam siaran pers yang dikutip Hypeabis.id pada Kamis (6/3/2025).
Baca Juga: Daftar Gim Baru yang Akan Dirilis Sepanjang Maret 2025
Tidak hanya itu, pemerintah juga akan mendorong revisi peraturan presiden yang ada pada saat ini guna mendukung perkembangan gim di dalam negeri. Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengungkapkan bahwa langkah lainnya dalam pengembangan industri gim di dalam negeri adalah dengan mengumpulkan berbagai data dari beragam sumber.
Data terkait dengan industri gim di tanah air sangat penting guna menyusun kebijakan yang lebih efektif. Dia menilai bahwa pemetaan industri gim nasional – termasuk klasifikasi usaha dalam Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia penting dilakukan guna meningkatkan pengakuan sektor ini sebagai bagian penting dalam ekonomi Indonesia.
Pemerintah juga akan mendorong penyusunan white paper guna mendukung industri gim nasional. Pada saat ini, para pengembang gim di Tanah Air masih menghadapi tantangan besar. Salah satunya adalah jumlah tenaga ahli yang masih minim. Tidak hanya itu, kesadaran masyarakat terhadap keberadaan gim lokal juga masih rendah.
Sementara itu, Co-founder & CEO Agate Internasional Shieny Aprilia berharap bahwa pemerintah dapat terus menghadirkan kebijakan yang bisa membantu industri gim berkembang lebih pesat.
Perusahaan gim lokal masih sulit berkembang karena minim pendanaan pada saat ini. dengan begitu, dia berharap pemerintah dapat menyediakan lebih banyak opsi pendanaan dan insentif bagi industri gim nasional.
“Selain itu, investasi asing di industri gim lokal juga masih sangat kecil, meskipun pasar di Indonesia cukup besar,” ujarnya.
Dia pun ingin mendorong ada berbagai inisiatif untuk menarik lebih banyak investasi langsung dari luar negeri sehingga industri gim di Tanah Air dapat bersaing di kancah global.
Baca Juga: Fakta Menarik Pokémon Day 2025, Peluncuran Gim sampai Episode Baru Serial Animasi
Editor: M. Taufikul Basari
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.