Pengunjung tengah memilih milih produk kerajinan di INACRAFT 2024 (Sumber gambar: JIBI/Bisnis/Eusebio Chrysnamurti)

Biar Berburu Kerajinan Makin Seru, Ketahui Dulu 10 Zona di INACRAFT 2025

05 February 2025   |   15:25 WIB
Image
Dewi Andriani Jurnalis Hypeabis.id

INACRAFT 2025 resmi dibuka. Berlangsung mulai 5 Februari hingga 9 Februari 2025. Tahun ini, pameran kerajinan tangan terbesar se-Asia Tenggara ini menghadirkan lebih dari 1.000 peserta dan menempati seluruh hall di Jakarta International Convention Center (JICC). 

Bagi Genhype yang ingin berburu produk kerajinan, yuk pahami dulu zonasinya biar enggak bingung. Untuk meningkatkan kenyamanan dan pengalaman berbelanja pengunjung, Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) melakukan kurasi peserta pameran melalui pembagian zona berdasarkan jenis produk (zoning product).

Dengan adanya sistem zonasi, pengunjung dapat lebih mudah menemukan produk kerajinan yang mereka inginkan di berbagai area yang telah disiapkan. Berikut adalah panduan lengkap 10 zona utama INACRAFT 2025 yang perlu Genhype ketahui. 

Baca juga: INACRAFT 2025 Hadirkan Ratusan Pelaku Kerajinan Nusantara, Ada Stand dari Luar Negeri


1. Main Lobby: Ikon Provinsi DIY & produk pilihan

Zona utama yang menyambut pengunjung ini akan menampilkan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebagai ikon utama INACRAFT 2025. Selain itu, area ini juga menjadi tempat bagi INACRAFT Winning Products, yang menampilkan produk-produk kerajinan unggulan dari berbagai daerah.

Di sini, pengunjung juga dapat menemukan household & housewares, gift & decorative items, footwear, bags, travel goods, serta toy & games. 
 

2. Cendrawasih Hall & Hall A: Surga wastra & aksesori

Bagi pencinta wastra Nusantara, zona ini menghadirkan berbagai koleksi batik, tenun, songket, serta perhiasan dan aksesori khas Indonesia. Pengunjung dapat melihat langsung keindahan kain tradisional dan membeli aksesori jewelry handmade dari pengrajin lokal maupun brand ternama. 
 

3. Assembly Hall, Plenary Hall, & Lobby Hall B: Kerajinan multi produk & BUMN

Zona ini menjadi pusat berbagai produk kerajinan dari sektor multi produk, termasuk hasil karya dari Kementerian, Dinas, serta Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Di sini, pengunjung dapat melihat beragam inovasi kerajinan yang dikembangkan oleh pemerintah dan pelaku usaha lokal. 
 

4. Hall B: fashion, muslim fashion, & bordir 

Bagi pengunjung yang mencari busana tradisional maupun modern, Hall B menawarkan berbagai koleksi fashion, muslim fashion, dan bordir dengan desain eksklusif. Dari baju berbahan tenun hingga busana muslim dengan sentuhan etnik, zona ini menjadi destinasi utama bagi pecinta mode. 
 

5. Promenade: batik, tenun, songket, & ecoprint 

Zona ini menampilkan berbagai koleksi batik, tenun, songket, serta produk ecoprint yang semakin diminati pasar. Ecoprint adalah teknik pewarnaan kain dengan bahan alami yang menghasilkan motif unik, menjadikannya pilihan menarik bagi pengunjung yang mengutamakan produk ramah lingkungan. 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by INACRAFT (@weareinacraft)

 

6. Lobby Hall A: produk premium & fasilitas sponsor

Zona ini diisi oleh berbagai produk premium dari peserta individu, menampilkan koleksi eksklusif yang berbeda dari zona lainnya. Selain itu, berbagai fasilitas dari sponsor dan official partner INACRAFT 2025 juga tersedia di area ini. 
 

7. Mezzanine & Hall B: Talam (Kuliner Nusantara) 

INACRAFT tidak hanya menghadirkan kerajinan, tetapi juga pengalaman kuliner khas Indonesia. Zona Talam (Kuliner Nusantara) yang terletak di Mezzanine dan Hall B menyajikan berbagai hidangan autentik dari berbagai daerah, mulai dari makanan tradisional hingga minuman khas Nusantara. 
 

8. International Pavilion: dukungan dari WCC & AHPADA 

Sebagai bentuk dukungan terhadap kerajinan internasional, INACRAFT menghadirkan International Pavilion di Assembly Hall. Zona ini menampilkan peran serta dari World Craft Council (WCC) dan ASEAN Handicraft Promotion & Development Association (AHPADA), menampilkan produk-produk unggulan dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik. 
 

9. ASEPHI & WCC APR 

Sebagai bagian dari kontribusi ASEPHI di tingkat global, INACRAFT 2025 juga menjadi momen penting bagi organisasi ini sebagai Executive Board (Vice President) World Craft Council Asia Pacific Regions (WCC APR) periode 2025-2028. ASEPHI akan menjadi tuan rumah board meeting WCC APR, yang dihadiri oleh perwakilan dari 12 negara untuk membahas program kerja keberlanjutan industri kerajinan dunia. 
 

10. Area business matching & fasilitas pendukung 

Untuk mendukung transaksi bisnis dan kerja sama antara pengrajin dan pembeli, INACRAFT juga menyediakan area business matching bagi pelaku usaha yang ingin menjalin kemitraan strategis. Fasilitas pendukung lainnya seperti titik informasi, musala, area istirahat, dan layanan pembayaran cashless (QRIS, kartu debit/kredit) juga tersedia untuk kenyamanan pengunjung.

Dengan sistem zonasi yang lebih terstruktur, INACRAFT 2025 menghadirkan pengalaman berbelanja yang lebih nyaman dan efisien. Pengunjung dapat dengan mudah menemukan produk favorit mereka sesuai dengan kategori yang diinginkan, dari kerajinan tradisional hingga fesyen modern, bahkan menikmati kuliner khas Nusantara.

Jadi, pastikan Genhype sudah tahu ingin berburu produk di zona yang mana biar lebih efisien dan nyaman. INACRAFT terbuka mulai pukul 10.00 hingga 21.00 WIB. Tiket masuk dibanderol seharga Rp35.000 per orang. 

Baca juga: Inacraft on October Hadirkan Kerajinan dengan Sentuhan Kreativitas Muda

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)

Editor: Syaiful Millah 
Editor:

SEBELUMNYA

INACRAFT 2025 Hadirkan Ratusan Pelaku Kerajinan Nusantara, Ada Stand dari Luar Negeri

BERIKUTNYA

Fakta-fakta yang Terungkap di Teaser The Fantastic Four: First Steps

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: