Ilustrasi buruh sedang bekerja (Sumber gambar: Freepik/Rawpixel)

Fakta-fakta Menarik Hari Buruh Internasional yang Diperingati Tiap 1 Mei

01 May 2024   |   08:52 WIB
Image
Luke Andaresta Jurnalis Hypeabis.id

International Labor Day atau Hari Buruh Internasional diperingati pada 1 Mei tiap tahunnya. Momen yang juga disebut sebagai May Day ini dilakukan untuk menyebarkan kesadaran masyarakat tentang perjuangan kelas pekerja di seluruh dunia. Peringatannya juga dibuat untuk mengakui kontribusi besar mereka bagi pembangunan suatu negara.

Hari Buruh Internasional dianggap sebagai salah satu peringatan global penting, yang didedikasikan untuk menghormati kontribusi dan hak-hak pekerja di seluruh dunia. Serta, mengakui peran penting mereka dalam membentuk masyarakat di seluruh penjuru dunia.

Di sebagian besar negara, Hari Buruh merupakan hari libur nasional. Peringatannya dilakukan dengan berbagai cara mulai dari melakukan demo untuk menyampaikan suara dan keresahan para pekerja saat ini, seminar untuk menyoroti pencapaian serta kontribusi pekerja, hingga menyebarkan kesadaran tentang pekerja dan hak-hak mereka melalui poster dan spanduk. 

Baca juga: Diperingati Setiap 1 Mei, Cek Sejarah dan Tema Hari Buruh Internasional

Tidak ada tema spesifik dalam peringatan Hari Buruh Internasional tiap tahunnya. Namun, Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) menyoroti tentang jaminan keselamatan dan kesehatan para pekerja di tengah perubahan iklim pada peringatan Hari Buruh Internasional tahun 2024.

Mereka menyebut kondisi perubahan iklim yang semakin parah, membuat para pekerja di seluruh dunia menghadapi peningkatan risiko paparan terhadap bahaya seperti panas berlebih, radiasi ultraviolet, peristiwa cuaca ekstrem, polusi udara, penyakit yang ditularkan melalui vektor, dan bahan kimia pertanian. Semua bahaya itu menjadi ancaman kesehatan pekerja mulai dari risiko penyakit kanker, jantung, pernapasan, disfungsi ginjal, dan kondisi kesehatan mental.

Mengutip dari situs resmi ILO, organisasi itu mencatat pada 2020, ada sebanyak 1,6 miliar pekerja terpapar radiasi UV, dengan lebih dari 18.960 kematian terkait pekerjaan setiap tahunnya akibat kanker kulit nonmelanoma. Selain itu, 1,6 miliar orang kemungkinan besar terpapar polusi udara di tempat kerja, yang mengakibatkan 860.000 kematian terkait pekerjaan di kalangan pekerja luar ruang setiap tahunnya.

Tak hanya itu, disebutkan lebih dari 870 juta pekerja di bidang pertanian, kemungkinan besar terpapar pestisida, dengan lebih dari 300.000 kematian disebabkan oleh keracunan pestisida setiap tahunnya. Serta, adanya 15.000 kematian terkait pekerjaan setiap tahun akibat paparan penyakit parasit dan penyakit yang ditularkan melalui vektor.

"Penting bagi kita untuk merespons peringatan ini. Pertimbangan keselamatan dan kesehatan kerja harus menjadi bagian dari respons kita terhadap perubahan iklim, baik dalam kebijakan maupun tindakan," kata Manal Azzi selaku Ketua Tim Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) ILO.

Untuk memperingati Hari Buruh Internasional, yuk simak sejumlah fakta menariknya seperti yang telah dihimpun oleh Hypeabis.id dari berbagai sumber berikut ini. 
 

1. Sejarah Hari Buruh Internasional

Hari Buruh Internasional berakar pada gerakan buruh abad ke-19 ketika pekerja memperjuangkan kondisi kerja yang lebih baik, jam kerja yang lebih pendek, dan hak untuk berorganisasi. Menukil dari situs History.com, pada abad ke-19, pada puncak Revolusi Industri, ribuan pria, wanita, dan anak-anak meninggal setiap tahunnya akibat kondisi kerja yang buruk dan jam kerja yang panjang.

Dalam upaya untuk mengakhiri kondisi yang tidak manusiawi ini, Federasi Serikat Buruh dan Perdagangan Terorganisir (yang kemudian menjadi Federasi Buruh Amerika atau AFL) mengadakan konvensi di Chicago pada tahun 1884. Organisasi itu pun menuntut durasi kerja menjadi delapan jam dalam satu hari.

Knights of Labour, yang saat itu merupakan organisasi buruh terbesar di Amerika, mendukung usulan tersebut sekaligus mendorong para pekerja untuk mogok dan berdemonstrasi demi tercapainya tuntutan. Pada 1 Mei 1886, lebih dari 300.000 pekerja dari 13.000 bisnis keluar dari pekerjaan mereka di seluruh negeri. Pada hari-hari berikutnya, semakin banyak pekerja yang bergabung dan jumlah pemogok bertambah hingga hampir 100.000 pekerja.

Pada hari ketiga protes, terjadi sebuah kerusuhan yang dikenal dengan Peristiwa Haymarket. Di tengah aksi mogok dan demonstrasi, sebuah bom dilemparkan ke barisan massa hingga menewaskan tujuh petugas polisi dan delapan warga sipil.

Peristiwa itupun memicu gerakan-gerakan protes lainnya di sejumlah negara. Akhirnya, May Day secara resmi diakui sebagai peringatan tahunan setiap awal Mei pada Kongres Buruh Sosialis Internasional kedua pada 1891. 
 

2. Hari Buruh dimulai dengan konvoi

Beberapa catatan menyebutkan bahwa sebelum adanya gerakan protes pada 1 Mei 1886 di Chicago, Hari Buruh dimulai dengan konvoi yang diadakan oleh para pemimpin serikat pekerja pada 5 September 1882 sebagaimana ditulis oleh Today.com. Lebih dari 10.000 pekerja di Kota New York dari berbagai industri, seperti pembuat pakaian dan pekerja kereta api (termasuk anak-anak), turun ke jalan untuk meningkatkan kesadaran akan kondisi kerja yang tidak aman. 
 

3. Penggagas Hari Buruh

Ada dua nama tokoh yang disebut sebagai penggagas Hari Buruh yakni Peter J. McGuire yang menjabat sebagai sekretaris jenderal Brotherhood of Carpenters and Joiners dan salah satu pendiri Federasi Buruh Amerika, dan masinis sekaligus sekretaris Serikat Buruh Pusat di New York Matthew Maguire. 

Beberapa catatan sejarah menuliskan Peter J. McGuire dan Matthew Maguire mengusulkan untuk menyisihkan satu hari sebagai hari libur umum bagi kelas pekerja guna menghormati mereka pada 1882. Maguire dan McGuire pun menghadiri konvoi Hari Buruh pertama di New York City pada tahun itu. 
 

4. Hari Buruh jadi hari libur nasional

Oregon adalah negara bagian pertama yang mengesahkan undang-undang yang mengakui Hari Buruh pada tanggal 21 Februari 1887, sebagaimana ditulis di laman resmi Departemen Tenaga Kerja AS. Selama 1887, empat negara bagian lagi yakni Colorado, Massachusetts, New Jersey dan New York  mengesahkan undang-undang yang menciptakan hari libur pada Hari Buruh.

Pada akhir dekade, Connecticut, Nebraska dan Pennsylvania pun menyusul. Pada 1894, 23 negara bagian lainnya telah mengadopsi hari libur tersebut, dan pada tanggal 28 Juni 1894, kongres mengesahkan undang-undang yang menjadikan hari Senin pertama di bulan September setiap tahun sebagai hari libur resmi. 

Namun, Hari Buruh sebagai hari libur nasional di banyak negara diperingati pada 1 Mei mengacu pada historinya seperti di Belanda, China, Vietnam, Kuba, Laos, Korea Utara, dan negara-negara bekas Uni Soviet. Meskipun tanggalnya mungkin berbeda, tema mendasar untuk menghormati pekerja dan kontribusi mereka tetap sama.

Di banyak negara, Hari Buruh diperingati sebagai hari libur nasional, sehingga para pekerja dapat mengambil istirahat yang layak dan menghabiskan waktu bersama keluarga mereka. Tradisi ini menyadari pentingnya keseimbangan kehidupan kerja dan perlunya istirahat dan relaksasi.

Baca juga: 10 Ucapan & Caption Selamat Hari Buruh 2023, Peringati Semangat Pekerja Nasional dan Internasional

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)

Editor: Syaiful Millah 

SEBELUMNYA

Hypeabis Raih Penghargaan di Ajang SPS Awards 2024 

BERIKUTNYA

Sinopsis Film Mobile Suit Gundam Seed Freedom, Tayang Hari Ini di Bioskop

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: