Ilustrasi karyawan kantoran (dok. Pexels)

Karyawan Kantoran Rentan Terkena Batu Ginjal, Kok Bisa?

11 August 2021   |   20:50 WIB
Image
Desyinta Nuraini Jurnalis Hypeabis.id

Bagi yang bekerja sebagai karyawan di suatu kantor, harus jaga kesehatan, salah satunya menghindari kemungkinan terkena batu ginjal. Usia produktif sebagai karyawan kantoran ternyata sangat rentan terkena masalah tersebut.. Aktivitas yang padat hingga membuat konsumsi minum air putih berkurang menjadi faktor utamanya. 

Spesialis Urologi Eka Hospital Bekasi Dr. Andry Giovanny menerangkan batu ginjal atau nefrolitiasis merupakan kondisi saat material keras menyerupai batu terbentuk di dalam ginjal. Batu ini terbentuk karena pemadatan kristal-kristal di dalam urin. "Kristalnya berkumpul terjadi supersaturasi sehingga jadi bentuk padat," ujarnya.

Dia menjelaskan produksi ginjal bukan cuma air tapi mineral seperti natrium, kalsium, oksalat, dan asam urat. Kalau komposisinya seimbang, kondisi di dalam ginjal osmolalitasnya normal. Osmolalitas adalah pengukuran suatu zat yang terlarut dalam zat lain. 

Kondisi osmolalitas yang tidak normal terjadi apabila cairan menjadi berkurang namun komposisi kristal sama atau jumlah cairan sama tapi komposisi kristal bertambah. "Jadinya pekat. Krsital bertambah bisa terjadi dari pola makan," imbuhnya.

Menurut Andry, secara epidemiologi batu ginjal sering terjadi di usia 30-50 tahun dan paling banyak dialami laki-laki. Penyakit ini juga menyerang para pekerja usia muda. "Pasien dengan sengaja batasi asupan cairan supaya tidak kencing karena takut ganggu produktivitas," tuturnya. 

Pada penelitian yang dilakukan pada 1980 di Israel, ternyata pekerja outdoor punya risiko 8 kali lebih besar terkena batu ginjal dari pekerja ruangan. Ini karena mereka harus menghadapi suhu panas penyebab dehidrasi, akses toilet yang terbatas, begitu pula dengan akses minuman.
 
Ginjal/medicinet.com
Penelitian lain pada 2005, menyebut bahwa karyawan yang bekerja di temperatur ruangan dengan suhu tinggi, 10 kali lebih tinggi risikonya terkena batu ginjal dari mereka yang bekerja di suhu ruangan normal. 

"Masalah utama akses air minum, akses ke toilet, (jika mau minum) menganggu produktivitas apa enggak," tambah Andry. 

Sementara itu, batu ginjal 90 persen tidak bergejala kecuali batu sudah besar dan menjadi infeksi. Pada kondisi ini, keluhan yang biasanya muncul adalah infeksi saluran kencing.

Selain keluhan infeksi saluran kencing, tanda-tanda batu ginjal yang sudah membesar yakni sakit pinggang dan kencing merah. 

Ya, cara mudah untuk mengetahui apakah ginjal kita dalam kondisi bagus atau tidak yakni melihat warna urin. "Warna urin biasanya bening, ini jadi keruh dan kemerahan. Itu karena gesekan di saluran kencing sehingga luka dan berdarah," ungkapnya. 

Dalam penanganannya, batu ginjal yang berukuran masih kecil dan tidak lebih besar dari saluran kencing biasanya akan keluar sendiri apabila kita mengonsumsi air putih yang cukup. Untuk itu, penting bagi kita agar mengonsumsi minimal 8 gelas sehari dan menerapkan pola hidup sehat agar terhindar dari batu ginjal.

Editor: M R Purboyo

SEBELUMNYA

Begini Lho 5 Cara Orang Tua Meminta Maaf Kepada Anak

BERIKUTNYA

Love (Ft. Marriage and Divorce) Musim 3 Segera Hadir, Ini Tanggapan Sutradara

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: