Bone Marrow di Animale Restaurant (Sumber gambar: Indah Permata Hati/Hypeabis.id)

Mencicipi Menu Mediterania Progresif Berkonsep Casual Dining di Animale Restaurant

20 November 2023   |   21:40 WIB
Image
Indah Permata Hati Jurnalis Hypeabis.id

Sejak 1960, pola makan ala mediterania telah dijalani oleh sebagian Bangsa Italia dan Yunani. Mediterania memang lebih dikenal dengan ragam menu berbasis buah, sayur, biji-bijian, dan lemak sehat. Untuk membuat menu mediterania makin menarik, kini banyak restoran yang mulai melakukan fusion atau kombinasi dalam mencampurkan dua atau lebih basis menu atau gaya makan dari berbagai negara.
 
Salah satu restoran berkonsep fusion, Animale Restaurant mencoba menggabungkan masakan ala mediterania progresif dengan gaya Amerika modern. Restoran ini juga membawa konsep casual dining bagi tamu yang ingin mencicipi menu mediterania sembari bersantai atau bercengkrama bersama rekan atau pasangan.
 
Baca juga: Mengintip Rahasia di Balik Bisnis Kuliner Legendaris yang Masih Eksis di Jakarta

Terletak di MD Place Lantai 11, Kuningan, Jakarta, pelanggan dapat merasakan atmosfer habitat yang kental ketika memasuki area restoran. Marketing Manager Animale Restaurant Anne Diana Putri mengatakan, keberadaan ornamen bilah kayu dengan suasana cahaya kekuningan hangat sengaja dihadirkan untuk memberikan suasana yang intim, termasuk dengan para staf yang memasak dan menyajikan menu.
 
Selain menampilkan ambience hangat dan dekat, pelanggan dapat menikmati berbagai menu signature lezat sembari memandangi gedung pencakar langit di sekeliling kawasan Setiabudi, Jakarta. Jangan heran jika Animale menggunakan piring yang unik dan tidak biasa. Anne mengatakan jika Animale memang sengaja membuat gagasan makanan lezat yang disajikan dalam piring kecil agar bisa membangkitkan energi pengalaman makan bersama-sama.
 
Untuk menu makanan, Animale memiliki berbagai menu unik yang menjadi signature andalan yakni Dry Aged Steaks, House Made Pastas, Wood Fire Burning Pizza, dan Charcuterie. Pasta merupakan salah satu sajian yang ditonjolkan di Animale. Sebab, restoran ini membuat pasta homemade dengan sentuhan pengalaman semi live cooking.

Chef akan membuat adonan pasta dan mengerjakan potongan pasta di depan para pelanggan yang datang. “Pastanya semua freshly homemade, di mana pelanggan bisa melihat langsung proses pembuatannya karena kami mau seinteraktif mungkin dari memasak sampai menyajikannya,” kata Anne.
 
Animale menyajikan empat tahapan makan yang layak untuk dicoba. Sebagai menu starters atau yang biasa disebut dengan appetizer, pelanggan bisa mencoba menu Romaine yang menyajikan potongan ayam parm spring dengan bawang putih mentah dan saus teri asap yang ditaburi parutan keju parmesan crouton. Rasanya sedikit asam dan cocok untuk menggugah selera makan sebelum memasuki bagian sajian utama.

Wagyu & Foie Gras di Animale Restaurant (Sumber gambar: Indah Permata Hati/Hypeabis.id)

Wagyu & Foie Gras di Animale Restaurant (Sumber gambar: Indah Permata Hati/Hypeabis.id)

Jika ingin makanan pembuka yang lebih kaya rasa, Wagyu & Foie Gras bisa menjadi pilihan yang sempurna. Menu ini menjadikan kobe carpaccio disajikan dengan kacang pinus, arugula, parmesan dan saus truffle di atasnya. Tekstur dalam menu starters ini lebih kaya dan berlapis.
 
Memasuki menu kedua, Animal menyajikan berbagai jenis pasta yang dimasak dengan cara autentik. Bone Marrow dengan jenis pasta malloreddus yang mirip dengan gnocchi. Kemudian di dalamnya terdapat black truffle burro foso dengan sumsum tulang dengan taburan parmesan di atasnya.

Snow Crab dapat menjadi opsi bagi yang ingin makan sekali kenyang. Menu ini menawarkan pasta berwarna hitam dari tinta cumi dengan spicy alla vodka dan daging kepiting Alaska yang gurih.

Short Rib Tomahawk di Animale Restaurant (Sumber gambar: Indah Permata Hati/Hypeabis.id)

Short Rib Tomahawk di Animale Restaurant (Sumber gambar: Indah Permata Hati/Hypeabis.id)

Untuk tahap selanjutnya, pengunjung bisa menjajal aneka pilihan daging yang lezat dan gurih. Short Rib Tomahawk yang dimarinasi dengan seasoning rempah pastrami rub dengan apel dan kol merah parut, dimasak hingga 48 jam dengan minyak zaitun hijau dan paprika aioli. Dagingnya dimasak hingga medium rare sehingga teksturnya empuk dan bumbunya meresap hingga bagian dalam daging.

Sajian daging lain yang dapat dicoba adalah Lamb Neck, bagian leher domba yang dipanggang dengan metode slow roasted disajikan dengan acar wortel dan bawang merah, tahini, dan dimakan dengan roti kering.
 
Untuk menutup sajian yang mengenyangkan, Oops Cheese Tart dan Truffle direkomendasikan sebagai dessert yang manis dan legit. Chef Andri menjelaskan, Oops Cheese Tart disajikan dengan keju cambozola dengan tekstur yang melt dan kental. “Kami gunakan keju kombinasi triple cream camembert dan gorgonzola atau cambozola,” katanya.

Kemudian bagian atas kue padat keju ini dibakar dengan gaya basque cheesecake. Bagi penyuka cokelat, Animale Restaurant merekomendasikan dessert truffle yang berisi kondimen valrhona caramelia ganache dengan caramel sea salt dan truffle yang beraroma.
 
Baca juga: Gastrodiplomasi Ala William Wongso, Kenalkan Kuliner Indonesia Untuk Dunia Lewat Nasi Bungkus

Untuk menikmati beragam menu di Animale Restaurant, pengunjung bisa membawa uang sekitar Rp2 juta untuk dua orang. Menu starters dimulai dari harga Rp45.000 hingga sekitar Rp200.000. Sementara aneka pasta dihargai Rp185.000 - Rp255.000. Ragam menu daging dihargai mulai Rp300.000 - Rp1 juta, serta menu dessert berkisar Rp85.000 hingga Rp110.000.
 

Editor: Fajar Sidik 

SEBELUMNYA

Musisi Jeff Satur Gelar Tur Asia, Catat Tanggal Konsernya di Jakarta

BERIKUTNYA

Pemeran Ratu Sihir Kasih Bocoran Film Horor Anyar Garapan Fajar Nugros

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: