Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono (kiri) menyambut kedatangan Kaisar Jepang Hironomiya Naruhito (tengah) bersama Permaisuri Masako (kanan) di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (17/6/2023) sore. (Sumber gambar: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Profil Naruhito Kaisar Jepang yang Mengunjungi Indonesia

19 June 2023   |   17:36 WIB
Image
Yudi Supriyanto Jurnalis Hypeabis.id

Like
Kaisar Jepang Hironomiya Naruhito dan permaisuri Masako melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia. Keduanya akan bertemu dengan Presiden Joko Widodo pada hari ini, Senin, 19 Juni 2023. Kunjungan ini dalam rangka mempererat hubungan persahabatan antara kedua negara.

Dikutip dari laman Presidenri.go.id, keduanya datang ke Indonesia pada Sabtu, 17 Juni 2023 melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Selain bertemu dengan Presiden Joko Widodo, Naruhito juga dijadwalkan melakukan sejumlah kegiatan. Keduanya mengunjungi beberapa tempat seperti Depo MRT Lebak Bulus, Stasiun Pompa Waduk Pluit, dan Candi Borobudur di Jawa Tengah.

Sejak dinobatkan sebagai kaisar ke-126 pada 2019 silam, kedatangannya ke Indonesia merupakan yang pertama kali. Kaisar dan permaisuri asal Negeri Sakura itu akan berada di Indonesia selama tujuh hari dan akan kembali ke Tokyo, Jepang, pada Jumat, 23 Juni 2023.

Kedatangan keduanya merupakan bentuk tanggapan atas undangan yang diberikan oleh pemerintah Indonesia. Salah satunya adalah ketika Presiden Joko Widodo datang ke Jepang pada Juli 2022 silam.

Dikutip dari laman Kementerian Luar Negeri, Kaisar Hironomiya Naruhito lahir pada 23 Februari 1960. Dia naik takhta pada 1 Mei 2019 guna melanjutkan kepemimpinan sang ayah, yakni Kaisar Akihito yang turun takhta pada 30 April 2019.

Dalam laman Britannica, Naruhito menjadi pewaris takhta kekaisaran Jepang setelah kematian sang kakek dan sang ayah naik menjadi kaisar.

Naruhito dibesarkan di istana kekaisaran dan menempuh pendidikan di Universitas Gakushin. Dia lulus sebagai sarjana pada 1982 silam dengan disiplin limu sejarah. Anak dari permaisuri Emerita Michiko ini melanjutkan pendidikannya di Merton College, Oxford, dan membuatnya menjadi pewaris takhta pertama yang belajar di luar negeri.

Setelah lulus, dia kembali menempuh pendidikan program doktoral dalam bidang sejarah di Gakushuin ada 1988. Kemudian, sang kaisar juga disebut kerap menjadi peneliti tamu pada 1992 dan sesekali mengisi kelas.

Naruhito menikahi sang permaisuri, yakni Owada Masako pada Juni 1993. Keduanya pertama kali bertemu pada 1986. Masako adalah orang biasa yang berprofesi sebagai diplomat di Kementerian Luar Negeri pemerintah Jepang sebelum dilamar oleh putra mahkota. 

Setelah enam tahun menjalin hubungan, akhirnya pada 1992 Masako menerima lamaran sang putra mahkota dan menikah pada Juni 1993. Pernikahan keduanya disiarkan secara luas ke seluruh dunia.

 Dari pernikahan itu, keduanya dikaruniai seorang putri bernama Putri Aiko yang lahir pada 2001, dan putra yang disebut sebagai pewaris takhta kekaisaran Negeri Sakura, Pangeran Hisahito.

Kenaikan takhta Kaisar Naruhito tidak terlepas dari peran sang ayah yang menyatakan keinginannya untuk mundur pada 2016 lantaran usianya yang sudah tidak lagi muda. Niat mundur itu membuat Diet (parlemen nasional Jepang) mengubah Imperial Household Law 1947 yang baru mengizinkan suksesi kekaisaran setelah kaisar meninggal.

Pernyataan resmi turun takhta Akihito terjadi pada 2017 dan baru benar-benar turun pada akhir April 2019. Pemerintahan Naruhito disebut dengan periode Reiwa atau Harmoni Indah.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)

Editor: Gita Carla

SEBELUMNYA

Dikontrak Label Sony Music, Amora Lemos Ikuti Jejak Sang Ibu Krisdayanti di Dunia Tarik Suara

BERIKUTNYA

Serunya Berkuda Seperti Koboi dan Memberi Makan Hewan Ternak di The Ranch Cisarua

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: