Logo Pohon Hayat (Sumber gambar: pilihlogoikn.telkomsel.com)

Yuk Simak Penjelasan Makna Filosofis Logo IKN Nusantara Bertema Pohon Hayat

31 May 2023   |   13:00 WIB
Image
Yudi Supriyanto Jurnalis Hypeabis.id

Logo bertajuk Pohon Hayat Nusantara karya desainer grafis Aulia Akbar terpilih menjadi logo yang akan digunakan oleh Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Karya yang dipilih oleh masyarakat melalui lelang terbuka itu akan menjadi identitas visual.

Presiden Joko Widodo mengungkapkan bahwa logo yang mendapatkan 26,6% suara dari lebih 500.000 voters ini memiliki makna pohon hayat, yang berarti pohon kehidupan. Dengan simbol ini, diharapkan akan menjadi inspirasi bagi semua pihak dalam menciptakan tempat kehidupan baru untuk semua orang.

Baca juga: Ini Proses Pemilihan Logo IKN, Proses Voting Dibuka hingga Mei 2023

"Yang menjadi sumber kehidupan bagi seluruh masyarakat Indonesia nantinya, " katanya dalam akun YouTube Sekretariat Kabinet, dikutip Rabu (31/5/2023).  

Pria yang akrab disapa Jokowi itu juga menuturkan bahwa filosofi yang terkandung di dalam logo Pohon Hayat sejalan dengan semangat pembangunan ibu kota negara dan menumbuhkan rasa bangga dengan jati diri bangsa yang besar dan majemuk. Tidak hanya itu, logo ini juga diharapkan dapat menggugah kesadaran masyarakat untuk menjaga alam, lingkungan, serta ekosistem yang ada di dalamnya.

"Juga memperkuat ikhtiar usaha kita bersama untuk berkontribusi bagi percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara kita, ibu kota masa depan Indonesia," katanya. 

Sementara itu, Kepala Otorita IKN Nusantara Bambang Susantono, dalam akun youtube Sekretariat Presiden, mengatakan bahwa proses pemilihan logo IKN dimulai pada September 2022 dengan pengumuman terbuka atau open call oleh Asosiasi Desain Grafis Indonesia (ADGI) sebagai mitraOtorita IKN.

Sebanyak 500 desainer tercatat ikut serta dalam proses itu. Kemudian, dari total itu, sebanyak 10 di antaranya terpilih setelah melalui proses kurasi. Para desainer terpilih ini mengikuti proses pendesainan pada tahapan selanjutnya.

Dia menuturkan, Presiden Joko Widodo memilih 5 dari 10 logo untuk diikutsertakan dalam voting terbuka yang dapat diikuti oleh seluruh masyarakat secara daring dari 4 April hingga 20 Mei 2023.
 

Penjelasan Makna Logo Pohon Hayat

Dikutip deskripsi Logo Pohon Hayat Nusantara yang diterima Hypeabis.id, sang desainer mendapatkan inspirasi dari penghayatan simbolisme pohon dari barat sampai timur Indonesia dalam membuat logo Pohon Hayat Nusantara. Pohon merupakan sumber kehidupan sekaligus kekayaan hayati yang melimpah dalam ekologi Indonesia.

Sang desainer menyematkan 5 akar dalam logo tersebut yang menyimbolkan ideologi bangsa, yakni Pancasila. Kemudian, tumbuh mengallir menjadi 7 batang gugus pulau besar di Indonesia.
 

(Sumber foto: Materi Presentasi Aulia Akbar)

(Sumber foto: Materi Presentasi Aulia Akbar)

Dalam deskripsi tersebut, Aulia juga menuliskan masyarakat Indonesia sebagai masyarakat maritim dengan wawasan nusantara yang dimiliki mellihat laut dan alur sungai sebagai penguhubung yang kemudian terhubung dalam satu lingkaran utuh, sehingga tumbuh 17 kembang mekar.

Kembang mekar dalam logo tersebut merupakan simbol kemerdekaan yang abadi. Logo Pohon Hayat Nusantara menggunakan fon IKN Sutasoma yang terinspirasi dari aksara Pallawa, yakni salah satu yang tertua di Asia Tenggara. Aksara ini ditemukan di Kutai, Kalimantan.
 

(Sumber foto: Materi presentasi Aulia Akbar)

(Sumber foto: Materi presentasi Aulia Akbar)

Sebelumnya, Ketua Umum ADGI Ritchie Ned Hansel mengatakan bahwa Desain grafis logo IKN yang dibuat oleh para desainer yang ikut dalam ajang ini harus memenuhi tiga kriteria yang diterjemahkan dalam karyanya, yakni semangat desentralisasi, kampung halaman bersama, dan kemaritiman.

Ritchie mengatakan, ketiga kriteria itu adalah yang paling bisa menjawab kebutuhan Indonesia pada saat ini. Menurutnya, identitas visual itu miliki seluruh masyarakat di dalam negeri yang akan direpresentasikan ke dunia internasional.

Dia menuturkan, ketiga poin itu merupakan hasil pendalaman dewan kuratorial dan tim ahli terhadap 8 prinsip IKN yang dimiliki oleh Otoritas Ibu Kota Negara (OIKN). Pendalalam perlu dilakukan dari prinsip-prinsip yang ada lantaran desainer akan sulit memvisualkannya jika terlalu banyak.

Dengan begitu, maka ketiga poin yang telah digunakan dalam pembuatan logo IKN oleh para desainer grafis merupakan hasil solusi yang diperoleh. Dia menuturkan, waktu proses kreatif pembuatan karya oleh para desainer sebanyak satu bulan. Namun, waktu efektifnya hanya dua minggu.
 

Visualisasi Logo IKN (Sumber foto: Materi presentasi Aulia Akbar)

Visualisasi Logo IKN (Sumber foto: Materi presentasi Aulia Akbar)


Profil Aulia Akbar

Dihimpun dari paparan presentasi Perancangan Identitas Visual Ibu Kota Negara Nusantara, Aulia Akbar merupakan desainer grafis dari Bandung, Jawa Barat. Dia menyelesaikan pendidikan di Jurusan Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Teknologi Nasional Bandung pada 2014. Dia juga merupakan Design & Research Partner POT Branding House, serta anggota aktif Asosisasi Desainer Grafis Indonesia (ADGI).

Selama berkarier sebgai desainer, Aulia telah bekerja untuk Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia (ESDM) dalam perancangan Museum Batur Bali dan Merangin Jambi. Selain itu, beberapa buku mengenai fenomena geologi di Indonesia sebelum bergabung di POT Branding House. Dengan pengalaman hampir 10 tahun, Aulia juga terlibat dalam beberapa proyek untuk brand seperti EIGER, AQUA, IKAT INDONESIA, MYCL, Lima Watch, GWK Nyoman Nuarta, dan AeroTerra Indonesia.

Baca juga: Nokia Ganti Logo Setelah 60 Tahun, Begini Filosofinya

Editor: Dika Irawan
 

SEBELUMNYA

ASUS Umumkan Tanggal Pre-Order ROG Ally, Segini Perkiraan Harganya

BERIKUTNYA

Hadirkan Ratusan Musisi, BNI Java Jazz 2023 Jadi Ajang Kolaborasi Musisi Lokal dan Internasional

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: