Label halal Indonesia (dok. Kemenag)

Simak Logo Halal di 3 Negara Ini

12 March 2022   |   20:17 WIB
Image
Desyinta Nuraini Jurnalis Hypeabis.id


Label halal Indonesia yang baru ditetapkan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama menuai beragam reaksi di media sosial. Logo yang didoinasi warna ungu itu dinilai terlalu Jawasentris karena berbentuk gunungan dalam wayang kulit. 

Bentuk gunungan di dalam logo tersebut berupa kaligrafi huruf arab yang terdiri atas huruf Ha, Lam Alif, dan Lam dalam satu rangkaian, sehingga membentuk kata Halal. 

Warga net menilai logo terdahulu lebih mudah dibaca dan lebih universal. "Nuwun sewu gus, menurut dalem fungsi logo halal itu untuk identifikasi produk. Jadi harus universal dan mudah dibaca. Apalagi kalau nanti diekspor ke luar negeri. Khat kaligrafi akan lebih sulit diidentifikasi ketimbang tulisan arab biasa," tulis pengguna Twitter Ahmad Jilul Q. Farid, Sabtu (12/3/2022).

Adapun label halal terdahulu mengandung tulisan Arab sederhana dengan kaligrafi yang melingkarinya. Logo yang didominasi hijau dan putih itu juga mencantumkan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Penggantian label halal ini disinyalir karena MUI bukan lagi sebagai tunggal pemberi sertifikasi halal. Selain MUI, BPJPH dan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) juga memiliki kewenangan tersebut. 

Lantas bagaimana label hal di beberapa negara? Tidak jauh berbeda dengan label halal Indonesia terdahulu, sejumlah negara juga menerapkan tulisan Arab sederhana, yang menampilkan kata halal atau memiliki arti diperbolehkan. 

Berikut beberapa contoh label/logo halal di sejumlah negara:
 

Logo halal Malaysia (dok. Twitter)

Logo halal Malaysia (dok. Twitter)


1. Malaysia

Logo halal Malaysia mengacu pada logo yang dikeluarkan oleh Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (Jakim). Logo ini memiliki bintang berujung delapan di tengah lingkaran. Sementara kata Halal dari tulisan Arab berada di tengah bintang.

Kata halal dalam huruf Romawi terletak di bawahnya. Ada pula kata Malaysia ditulis dengan huruf Romawi dan bahasa Arab tertera dalam lingkaran logo. Dua bintang kecil berujung lima ditempatkan untuk memisahkan huruf Romawi dari kata-kata Arab yang diucapkan.
 

Logo halal Singapura (Twitter)

Logo halal Singapura (Twitter)


2. Singapura

Logo halal Singapura dikeluarkan Majelis Ugama Islam Singapore (MUIS). Sama seperti yang lain, terdapat kata halal dalam bahasa arab sederhana yang dituliskan cukup besar di bagian bawah logo, diikuti tulisan romawi halal dan Singapore. Logo ini didominasi warna hijau toska dan hitam berbentuk seperti bola dunia. Sementara tulisan arab dan lembaga yang mengeluarkan sertifikasi halal terlihat melingkari logo tersebut.
 

Logo halal Korea (dok. Twitter)

Logo halal Korea (dok. Twitter)

 


3. Korea Selatan

Diterbitkan Korea Muslim Federation (KMF), logo halal di Korea mengandung tulisan halal dalam bahasa Arab. Tulisan tersebut berada di dalam bintang berujung delapan di tengah lingkaran. Uniknya "h" dalam kata halal romawi berbentuk seperti tower masjid. 

Logo juga dilengkapi dengan tulisan korea dan kata bertuliskan "Halal Korea co., Ltd, di dalam lingkaran.

Editor: Dika Irawan

SEBELUMNYA

Ini Alasan Desain Logo Label Halal Indonesia Adopsi Gunungan Wayang

BERIKUTNYA

Tren Konsumsi Multigrain, Ahli Gizi Ingatkan Efek Samping Ini

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: