Hindari Kantuk Setelah Sahur, Kenali Makanan yang Bikin Lemas Seharian
05 March 2025 |
11:30 WIB
Nasi dapat menyebabkan rasa kantuk ketika dikonsumsi (Sumber gambar: Pexels/ Trista Chen)
Sahur adalah momen penting bagi umat Islam untuk mengisi energi sebelum menjalani puasa dari Subuh hingga Magrib. Namun, lebih dari sekadar kenyang, pemilihan menu sahur juga berperan besar dalam menjaga tubuh tetap segar dan bertenaga sepanjang hari.
Apakah Genhype sering merasa mengantuk atau lemas setelah sahur? Bisa jadi penyebabnya bukan hanya kurang tidur, tetapi juga makanan yang dikonsumsi. Asupan yang tidak tepat dapat membuat tubuh terasa berat, sulit fokus, bahkan mengganggu ibadah dan aktivitas harian.
Agar tetap bugar setelah sahur, penting untuk menghindari makanan yang bisa memicu rasa kantuk dan kelelahan. Dikutip dari Sleep Foundation dan berbagai sumber, berikut adalah daftar makanan yang sebaiknya dihindari agar tetap segar sepanjang hari!
Baca juga: Ini Kiat Menjaga Tubuh Tetap Fit dan Anti Ngantuk Saat Berpuasa
Makanan dengan kandungan tinggi lemak dapat menyebabkan rasa lelah atau kantuk bagi individu yang mengonsumsinya. Makanan dengan tinggi lemak yang masuk dalam tubuh akan menghasilkan asam amino triptofan.
Triptofan itu akan membuat tubuh memproduksi melatonin dan serotonin yang merupakan hormon yang meningkatkan rasa kantuk ketika berada dalam tubuh. Jadi, pastikan Genhype tidak mengonsumsi makanan tinggi lemak saat sahur karena dapat membuat kantuk.
Jenis makanan lain yang juga berpotensi membuat Genhype merasa kantuk atau lelah setelah mengonsumsinya adalah yang memiliki kandungan tinggi karbohidrat sederhana. Tidak jauh berbeda dengan makanan tinggi lemak, makanan tinggi karbohidrat sederhana juga memicu asam amino triptofan.
Selain itu, karbohidrat sederhana yang dikonsumsi juga akan membuat kadar gula dalam darah meningkat. Pada akhirnya, tubuh akan melepaskan insulin untuk menurunkannya. Perubahan signifikan itu membuat tubuh merasa kantuk atau lelah.
Makanan tinggi karbohidrat sederhana adalah jenis makanan yang cepat dicerna oleh tubuh, sehingga dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat diikuti oleh rasa lemas atau mengantuk. Beberapa contohnya termasuk roti putih, nasi putih, mi instan, kue dan pastry seperti donat serta croissant, sereal manis, minuman bersoda, jus kemasan, biskuit manis, serta makanan olahan berbahan tepung seperti gorengan, nugget, dan pasta dari tepung terigu biasa.
Makanan atau minuman manis juga perlu dihindari oleh Genhype agar tubuh tidak merasa kantuk atau lelah setelah sahur. Manis yang datang dari gula dapat membuat kadar gula mengalami peningkatan. Dengan begitu, tubuh akan merespons untuk menurunkannya dengan mengeluarkan insulin. Perubahan kadar gula secara drastis akan membuat rasa kantuk.
Triptofan adalah merupakan asam amino yang ada dalam berbagai makanan dan memiliki banyak fungsi seperti pembentukan protein. Namun, senyawa ini juga membuat tubuh memproduksi melatonin dan serotonin yang merupakan hormon yang meningkatkan rasa kantuk ketika berada dalam tubuh.
Makanan tinggi triptofan, asam amino yang berperan dalam produksi serotonin dan melatonin, dapat membantu meningkatkan kualitas tidur dan menenangkan tubuh. Beberapa contohnya adalah susu, keju, yogurt, telur, ayam, kalkun, ikan salmon, kacang-kacangan seperti almond dan kenari, serta biji-bijian seperti biji labu dan chia.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Editor: Nirmala Aninda
Apakah Genhype sering merasa mengantuk atau lemas setelah sahur? Bisa jadi penyebabnya bukan hanya kurang tidur, tetapi juga makanan yang dikonsumsi. Asupan yang tidak tepat dapat membuat tubuh terasa berat, sulit fokus, bahkan mengganggu ibadah dan aktivitas harian.
Agar tetap bugar setelah sahur, penting untuk menghindari makanan yang bisa memicu rasa kantuk dan kelelahan. Dikutip dari Sleep Foundation dan berbagai sumber, berikut adalah daftar makanan yang sebaiknya dihindari agar tetap segar sepanjang hari!
Baca juga: Ini Kiat Menjaga Tubuh Tetap Fit dan Anti Ngantuk Saat Berpuasa
1. Makanan tinggi lemak
Makanan dengan kandungan tinggi lemak dapat menyebabkan rasa lelah atau kantuk bagi individu yang mengonsumsinya. Makanan dengan tinggi lemak yang masuk dalam tubuh akan menghasilkan asam amino triptofan.Triptofan itu akan membuat tubuh memproduksi melatonin dan serotonin yang merupakan hormon yang meningkatkan rasa kantuk ketika berada dalam tubuh. Jadi, pastikan Genhype tidak mengonsumsi makanan tinggi lemak saat sahur karena dapat membuat kantuk.
2. Makanan tinggi karbohidrat sederhana
Jenis makanan lain yang juga berpotensi membuat Genhype merasa kantuk atau lelah setelah mengonsumsinya adalah yang memiliki kandungan tinggi karbohidrat sederhana. Tidak jauh berbeda dengan makanan tinggi lemak, makanan tinggi karbohidrat sederhana juga memicu asam amino triptofan.Selain itu, karbohidrat sederhana yang dikonsumsi juga akan membuat kadar gula dalam darah meningkat. Pada akhirnya, tubuh akan melepaskan insulin untuk menurunkannya. Perubahan signifikan itu membuat tubuh merasa kantuk atau lelah.
Makanan tinggi karbohidrat sederhana adalah jenis makanan yang cepat dicerna oleh tubuh, sehingga dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat diikuti oleh rasa lemas atau mengantuk. Beberapa contohnya termasuk roti putih, nasi putih, mi instan, kue dan pastry seperti donat serta croissant, sereal manis, minuman bersoda, jus kemasan, biskuit manis, serta makanan olahan berbahan tepung seperti gorengan, nugget, dan pasta dari tepung terigu biasa.
3. Makan atau minuman manis
Makanan atau minuman manis juga perlu dihindari oleh Genhype agar tubuh tidak merasa kantuk atau lelah setelah sahur. Manis yang datang dari gula dapat membuat kadar gula mengalami peningkatan. Dengan begitu, tubuh akan merespons untuk menurunkannya dengan mengeluarkan insulin. Perubahan kadar gula secara drastis akan membuat rasa kantuk.
4. Makanan tinggi triptofan
Triptofan adalah merupakan asam amino yang ada dalam berbagai makanan dan memiliki banyak fungsi seperti pembentukan protein. Namun, senyawa ini juga membuat tubuh memproduksi melatonin dan serotonin yang merupakan hormon yang meningkatkan rasa kantuk ketika berada dalam tubuh.Makanan tinggi triptofan, asam amino yang berperan dalam produksi serotonin dan melatonin, dapat membantu meningkatkan kualitas tidur dan menenangkan tubuh. Beberapa contohnya adalah susu, keju, yogurt, telur, ayam, kalkun, ikan salmon, kacang-kacangan seperti almond dan kenari, serta biji-bijian seperti biji labu dan chia.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Editor: Nirmala Aninda

Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.
KUMPULAN ARTIKEL LAINNYA
Menikmati House of Tugu, Destinasi Kuliner Berbalut Sejarah di Kota Tua Jakarta
26 Maret 2026
Rekomendasi Kuliner Khas di Jawa Tengah yang Wajib Dicoba Saat Mudik
17 Maret 2026
The Good Bagel: Kafe Bagel Artisan di Gading Serpong yang Viral
16 Maret 2026
Menikmati Kuliner Indonesia dalam Balutan Modern di Menteng
13 Maret 2026