Rekomendasi AC yang Punya Fitur Kesehatan Hingga AI
15 March 2026 |
14:30 WIB
Air conditioner (AC) telah menjadi perangkat yang semakin penting dalam kehidupan masyarakat perkotaan, terutama di wilayah beriklim tropis seperti Indonesia. Produsen elektronik rumah tangga pun terus menghadirkan inovasi untuk meningkatkan kenyamanan sekaligus mendukung gaya hidup sehat di dalam hunian melalui perangkat ini.
Di Indonesia, ada beberapa produk AC yang menawarkan spesifikasi tersebut. Sebur saja Moderna melalui varian AC terbaru, antara lain RA 0511 AAWH (0,5 PK), RA 0911 AAWH (1 PK), dan RA 1211 AAWH (1,5 PK).
Baca juga: Kiat Merawat AC & Air Cooler, Bikin Udara Sejuk Maksimal
“Konsumen selalu menjadi prioritas utama dalam setiap inovasi yang kami hadirkan, termasuk menghadirkan produk yang memperhatikan aspek kenyamanan dan kesehatan penggunanya,” ujar Vice President Marketing Modena Teddy Wijaya, dikutip Hypeabis.id, Rabu (11/3/2026).
Salah satu fitur yang disematkan adalah sleep mode yang berfungsi menjaga suhu ruangan tetap optimal saat tidur. Fitur tersebut bekerja dengan menaikkan suhu secara bertahap selama delapan jam sebelum akhirnya mati otomatis.
Dengan mekanisme tersebut, suhu ruangan tidak menjadi terlalu dingin saat tubuh beristirahat sehingga dapat membantu mengurangi risiko masuk angin maupun reaksi alergi akibat paparan udara dingin berlebih.
Selain itu, AC Modena juga dilengkapi dry mode yang berfungsi menyerap kelembapan berlebih di dalam ruangan, sehingga membantu menciptakan udara yang lebih nyaman terutama saat kondisi cuaca lembap seperti pada musim hujan.
Untuk menjaga kualitas udara, perangkat ini dibekali filter permukaan ganda di bagian depan dan atas. Menurut Teddy, ukuran filter yang lebih besar membuat proses penyaringan udara lebih optimal dan tidak mudah dipenuhi debu.
Perangkat ini juga diklaim memiliki sistem stable cooling output yang menjaga kinerja pendinginan tetap stabil meski terjadi perubahan cuaca. Teknologi DualShield Coating turut disematkan untuk meningkatkan ketahanan terhadap kelembapan, karat, dan potensi kebocoran.
Dalam pengoperasiannya, AC dirancang dengan low noise fan sehingga suara mesin relatif lebih senyap. Selain itu, teknologi low voltage operation memungkinkan perangkat tetap berfungsi meskipun terjadi penurunan tegangan listrik.
AC Modena dipasarkan dengan harga mulai dari Rp3,58 juta untuk kapasitas 0,5 PK hingga Rp5,58 juta untuk ukuran 1,5 PK.
Sementara itu, Samsung memperkenalkan pendingin ruangan terbaru WindFree Pro pada ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026. Produk ini dilengkapi sejumlah fitur berbasis kecerdasan buatan untuk meningkatkan kenyamanan sekaligus efisiensi energi.
Executive Vice President dan Head of the R&D Team Digital Appliances Business Samsung Electronics Jeong Seung Moon mengatakan pengembangan produk tersebut memanfaatkan masukan konsumen serta kemampuan riset dan pengembangan perusahaan.
“Tahun ini kami menghadirkan versi terbaru dari WindFree Air Conditioner yang dikembangkan dengan mengintegrasikan masukan konsumen serta keahlian R&D yang telah kami bangun selama bertahun-tahun,” sebutnya.
AC WindFree Pro dilengkapi teknologi AI dan Motion Wind yang memungkinkan pengaturan arah hembusan udara secara lebih fleksibel. Jumlah bilah angin pada perangkat ini ditingkatkan dari satu menjadi tiga sehingga arah aliran udara dapat disesuaikan dengan preferensi pengguna.
Teknologi Triple Motion Wings menghadirkan tujuh mode aliran angin, termasuk Max Wind yang diklaim mampu memberikan pendinginan instan hingga 15% lebih cepat. Berdasarkan pengujian internal, pendinginan instan tersebut berlaku pada area pemasangan hingga 68 meter persegi pada suhu 35 derajat Celsius.
Selain itu, teknologi Surround Wind membantu mendistribusikan udara secara merata ke seluruh ruangan, sementara Long Reach Wind memungkinkan hembusan udara sejuk menjangkau jarak hingga dua kali lebih jauh. Perangkat ini juga dilengkapi Down Wind yang mendorong udara hangat ke bawah sehingga distribusi udara dingin berlangsung lebih cepat.
Dengan dukungan AI Direct dan Indirect Wind berbasis radar, sistem dapat mendeteksi keberadaan pengguna dan secara otomatis menyesuaikan arah aliran udara guna meningkatkan kenyamanan.
Fitur lain yang disematkan adalah AI Fast & Comfort Cooling yang menganalisis suhu, tingkat kelembapan, serta ukuran ruangan untuk menentukan mode pendinginan yang paling optimal secara otomatis.
Sistem tersebut juga terintegrasi dengan AI Energy Mode yang memantau pola penggunaan dan kondisi eksternal guna mengoptimalkan kerja kompresor. Teknologi ini diklaim mampu mengurangi konsumsi energi hingga 30%.
Perangkat ini dapat terhubung dengan ekosistem SmartThings sehingga pengguna dapat mengontrol AC dari jarak jauh melalui aplikasi di ponsel pintar, termasuk mengatur suhu, mode pendinginan, hingga aliran udara di berbagai ruangan dalam rumah.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Di Indonesia, ada beberapa produk AC yang menawarkan spesifikasi tersebut. Sebur saja Moderna melalui varian AC terbaru, antara lain RA 0511 AAWH (0,5 PK), RA 0911 AAWH (1 PK), dan RA 1211 AAWH (1,5 PK).
Baca juga: Kiat Merawat AC & Air Cooler, Bikin Udara Sejuk Maksimal
“Konsumen selalu menjadi prioritas utama dalam setiap inovasi yang kami hadirkan, termasuk menghadirkan produk yang memperhatikan aspek kenyamanan dan kesehatan penggunanya,” ujar Vice President Marketing Modena Teddy Wijaya, dikutip Hypeabis.id, Rabu (11/3/2026).
Salah satu fitur yang disematkan adalah sleep mode yang berfungsi menjaga suhu ruangan tetap optimal saat tidur. Fitur tersebut bekerja dengan menaikkan suhu secara bertahap selama delapan jam sebelum akhirnya mati otomatis.
Dengan mekanisme tersebut, suhu ruangan tidak menjadi terlalu dingin saat tubuh beristirahat sehingga dapat membantu mengurangi risiko masuk angin maupun reaksi alergi akibat paparan udara dingin berlebih.
Selain itu, AC Modena juga dilengkapi dry mode yang berfungsi menyerap kelembapan berlebih di dalam ruangan, sehingga membantu menciptakan udara yang lebih nyaman terutama saat kondisi cuaca lembap seperti pada musim hujan.
Untuk menjaga kualitas udara, perangkat ini dibekali filter permukaan ganda di bagian depan dan atas. Menurut Teddy, ukuran filter yang lebih besar membuat proses penyaringan udara lebih optimal dan tidak mudah dipenuhi debu.
Perangkat ini juga diklaim memiliki sistem stable cooling output yang menjaga kinerja pendinginan tetap stabil meski terjadi perubahan cuaca. Teknologi DualShield Coating turut disematkan untuk meningkatkan ketahanan terhadap kelembapan, karat, dan potensi kebocoran.
Dalam pengoperasiannya, AC dirancang dengan low noise fan sehingga suara mesin relatif lebih senyap. Selain itu, teknologi low voltage operation memungkinkan perangkat tetap berfungsi meskipun terjadi penurunan tegangan listrik.
AC Modena dipasarkan dengan harga mulai dari Rp3,58 juta untuk kapasitas 0,5 PK hingga Rp5,58 juta untuk ukuran 1,5 PK.
Samsung Sematkan Teknologi AI
Sementara itu, Samsung memperkenalkan pendingin ruangan terbaru WindFree Pro pada ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026. Produk ini dilengkapi sejumlah fitur berbasis kecerdasan buatan untuk meningkatkan kenyamanan sekaligus efisiensi energi.Executive Vice President dan Head of the R&D Team Digital Appliances Business Samsung Electronics Jeong Seung Moon mengatakan pengembangan produk tersebut memanfaatkan masukan konsumen serta kemampuan riset dan pengembangan perusahaan.
“Tahun ini kami menghadirkan versi terbaru dari WindFree Air Conditioner yang dikembangkan dengan mengintegrasikan masukan konsumen serta keahlian R&D yang telah kami bangun selama bertahun-tahun,” sebutnya.
AC WindFree Pro dilengkapi teknologi AI dan Motion Wind yang memungkinkan pengaturan arah hembusan udara secara lebih fleksibel. Jumlah bilah angin pada perangkat ini ditingkatkan dari satu menjadi tiga sehingga arah aliran udara dapat disesuaikan dengan preferensi pengguna.
Teknologi Triple Motion Wings menghadirkan tujuh mode aliran angin, termasuk Max Wind yang diklaim mampu memberikan pendinginan instan hingga 15% lebih cepat. Berdasarkan pengujian internal, pendinginan instan tersebut berlaku pada area pemasangan hingga 68 meter persegi pada suhu 35 derajat Celsius.
Selain itu, teknologi Surround Wind membantu mendistribusikan udara secara merata ke seluruh ruangan, sementara Long Reach Wind memungkinkan hembusan udara sejuk menjangkau jarak hingga dua kali lebih jauh. Perangkat ini juga dilengkapi Down Wind yang mendorong udara hangat ke bawah sehingga distribusi udara dingin berlangsung lebih cepat.
Dengan dukungan AI Direct dan Indirect Wind berbasis radar, sistem dapat mendeteksi keberadaan pengguna dan secara otomatis menyesuaikan arah aliran udara guna meningkatkan kenyamanan.
Fitur lain yang disematkan adalah AI Fast & Comfort Cooling yang menganalisis suhu, tingkat kelembapan, serta ukuran ruangan untuk menentukan mode pendinginan yang paling optimal secara otomatis.
Sistem tersebut juga terintegrasi dengan AI Energy Mode yang memantau pola penggunaan dan kondisi eksternal guna mengoptimalkan kerja kompresor. Teknologi ini diklaim mampu mengurangi konsumsi energi hingga 30%.
Perangkat ini dapat terhubung dengan ekosistem SmartThings sehingga pengguna dapat mengontrol AC dari jarak jauh melalui aplikasi di ponsel pintar, termasuk mengatur suhu, mode pendinginan, hingga aliran udara di berbagai ruangan dalam rumah.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.