Tidur Pakai Kaus Kaki Ternyata Punya Banyak Manfaat, Ini Penjelasannya
20 February 2026 |
21:19 WIB
Kebiasaan tidur menggunakan kaus kaki mungkin terdengar sepele atau bahkan terasa tidak nyaman bagi sebagian orang. Namun, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa menghangatkan kaki sebelum dan selama tidur justru dapat membantu meningkatkan kualitas istirahat malam.
Baca juga: Cara Menghilangkan Anxiety yang Mengganggu Kualitas Tidur
Menurut laporan dari National Sleep Foundation yang dikutip Healthline, menghangatkan kaki sebelum tidur membantu tubuh mengirimkan sinyal alami ke otak bahwa sudah waktunya beristirahat. Ketika kaki terasa dingin, pembuluh darah akan menyempit sehingga aliran darah berkurang.
Sebaliknya, saat kaki hangat, pembuluh darah melebar (vasodilatasi), membantu mendistribusikan panas ke seluruh tubuh dan mempercepat proses tertidur.
Dengan kata lain, memakai kaus kaki saat tidur dapat memperpendek waktu yang dibutuhkan untuk terlelap sekaligus meningkatkan kualitas tidur secara keseluruhan.
Tak hanya itu, manfaat tidur dengan kaus kaki juga dirasakan oleh perempuan yang mengalami hot flashes, terutama saat memasuki masa menopause. Menghangatkan kaki dipercaya membantu menstabilkan suhu inti tubuh sehingga sensasi panas mendadak di malam hari dapat berkurang.
Manfaat lain yang tak kalah menarik adalah kaitannya dengan kehidupan intim. Dalam sebuah laporan yang dikutip oleh BBC, peneliti menemukan bahwa partisipan yang mengenakan kaus kaki memiliki peluang mencapai orgasme lebih tinggi dibanding yang tidak memakainya. Meski terdengar unik, kondisi tubuh yang hangat dan rileks memang berpengaruh pada respons fisiologis seseorang.
Bagi penderita fenomena Raynaud atau kondisi ketika jari tangan dan kaki kehilangan aliran darah akibat suhu dingin, memakai kaus kaki saat tidur juga dapat membantu mencegah serangan. Dengan menjaga kaki tetap hangat, sirkulasi darah tetap lancar dan risiko kesemutan atau nyeri berkurang.
Dari sisi perawatan kulit, kebiasaan ini juga bermanfaat. Menggunakan kaus kaki berbahan katun setelah mengoleskan pelembap sebelum tidur dapat membantu menjaga kelembapan tumit dan mencegah pecah-pecah.
Meski demikian, pemilihan bahan kaus kaki perlu diperhatikan. Kaus kaki berbahan serat alami seperti wol merino atau katun lembut lebih disarankan karena mampu menjaga suhu tanpa membuat kaki lembap. Hindari kaus kaki yang terlalu ketat karena dapat menghambat sirkulasi darah. Selain itu, jika merasa terlalu panas di tengah malam, sebaiknya lepaskan kaus kaki agar tubuh tetap nyaman.
Para ahli juga mengingatkan untuk tidak menggunakan kaus kaki kompresi saat tidur kecuali atas anjuran dokter. Jenis kaus kaki ini dirancang untuk aktivitas tertentu dan bukan untuk digunakan saat berbaring dalam waktu lama.
Secara keseluruhan, tidur menggunakan kaus kaki merupakan cara sederhana, aman, dan minim biaya untuk membantu tubuh lebih cepat rileks. Jika Anda sering mengalami kaki dingin atau sulit tidur, mungkin sudah saatnya mencoba kebiasaan kecil ini demi kualitas istirahat yang lebih baik.
Baca juga: Bahaya Siklus Tidur Buruk yang Tak Pernah Putus, Ini Penjelasan Ilmiahnya
Baca juga: Cara Menghilangkan Anxiety yang Mengganggu Kualitas Tidur
Menurut laporan dari National Sleep Foundation yang dikutip Healthline, menghangatkan kaki sebelum tidur membantu tubuh mengirimkan sinyal alami ke otak bahwa sudah waktunya beristirahat. Ketika kaki terasa dingin, pembuluh darah akan menyempit sehingga aliran darah berkurang.
Sebaliknya, saat kaki hangat, pembuluh darah melebar (vasodilatasi), membantu mendistribusikan panas ke seluruh tubuh dan mempercepat proses tertidur.
Dengan kata lain, memakai kaus kaki saat tidur dapat memperpendek waktu yang dibutuhkan untuk terlelap sekaligus meningkatkan kualitas tidur secara keseluruhan.
Tak hanya itu, manfaat tidur dengan kaus kaki juga dirasakan oleh perempuan yang mengalami hot flashes, terutama saat memasuki masa menopause. Menghangatkan kaki dipercaya membantu menstabilkan suhu inti tubuh sehingga sensasi panas mendadak di malam hari dapat berkurang.
Manfaat lain yang tak kalah menarik adalah kaitannya dengan kehidupan intim. Dalam sebuah laporan yang dikutip oleh BBC, peneliti menemukan bahwa partisipan yang mengenakan kaus kaki memiliki peluang mencapai orgasme lebih tinggi dibanding yang tidak memakainya. Meski terdengar unik, kondisi tubuh yang hangat dan rileks memang berpengaruh pada respons fisiologis seseorang.
Bagi penderita fenomena Raynaud atau kondisi ketika jari tangan dan kaki kehilangan aliran darah akibat suhu dingin, memakai kaus kaki saat tidur juga dapat membantu mencegah serangan. Dengan menjaga kaki tetap hangat, sirkulasi darah tetap lancar dan risiko kesemutan atau nyeri berkurang.
Dari sisi perawatan kulit, kebiasaan ini juga bermanfaat. Menggunakan kaus kaki berbahan katun setelah mengoleskan pelembap sebelum tidur dapat membantu menjaga kelembapan tumit dan mencegah pecah-pecah.
Meski demikian, pemilihan bahan kaus kaki perlu diperhatikan. Kaus kaki berbahan serat alami seperti wol merino atau katun lembut lebih disarankan karena mampu menjaga suhu tanpa membuat kaki lembap. Hindari kaus kaki yang terlalu ketat karena dapat menghambat sirkulasi darah. Selain itu, jika merasa terlalu panas di tengah malam, sebaiknya lepaskan kaus kaki agar tubuh tetap nyaman.
Para ahli juga mengingatkan untuk tidak menggunakan kaus kaki kompresi saat tidur kecuali atas anjuran dokter. Jenis kaus kaki ini dirancang untuk aktivitas tertentu dan bukan untuk digunakan saat berbaring dalam waktu lama.
Secara keseluruhan, tidur menggunakan kaus kaki merupakan cara sederhana, aman, dan minim biaya untuk membantu tubuh lebih cepat rileks. Jika Anda sering mengalami kaki dingin atau sulit tidur, mungkin sudah saatnya mencoba kebiasaan kecil ini demi kualitas istirahat yang lebih baik.
Baca juga: Bahaya Siklus Tidur Buruk yang Tak Pernah Putus, Ini Penjelasan Ilmiahnya
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.