Hayley Williams Perkenalkan Grup Musik Power Snatch, Rilis Tiga Single Sekaligus
02 February 2026 |
20:00 WIB
Penyanyi sekaligus vokalis Paramore, Hayley Williams, resmi memperkenalkan proyek musik terbarunya bertajuk Power Snatch. Bersamaan dengan pengumuman tersebut, grup musik baru ini langsung merilis tiga single sekaligus ke publik.
Mengutip NME, Power Snatch merupakan kolaborasi antara Williams dan Daniel James, kolaborator lamanya yang sebelumnya terlibat dalam penulisan dan produksi album solo Williams, Ego Death At A Bachelorette Party, yang dirilis tahun lalu.
Proyek ini diumumkan saat keduanya tampil bersama di Apple Music 1, sekaligus memperkenalkan single terbaru mereka berjudul “Assignment.”
Baca juga: Harry Styles Rilis Aperture, Single Pembuka Album Kiss All The Time. Disco, Occasionally
Meskipun kemunculan Power Snatch seolah tiba-tiba, para penggemar ternyata sudah menemukan bukti bahwa proyek ini telah aktif sejak musim panas tahun lalu. Akun Instagram band tersebut telah mengunggah klip lagu lain yang belum diberi judul sejak Juli 2025, menunjukkan bahwa rencana ini telah dipupuk jauh sebelum rilis resminya.
Selain Assignment, dua lagu lain dari Power Snatch juga telah muncul. Satu di antaranya berjudul DMs, yang tersedia di Bandcamp dan menampilkan nuansa lebih melankolis dengan sentuhan shoegaze. Lagu ini diiringi dengan gitar distorsi yang berat dan vokal Williams yang merenung tentang hubungan masa lalu.
Lagu ketiga, yang masih belum memiliki judul resmi, menunjukkan sisi musikal yang berbeda. Dalam cuplikan di Instagram, Williams terdengar membawakan lirik dengan gaya tenang namun penuh sindiran, melodi dan instrumentalnya terasa lebih eksperimental dan abstrak dibanding dua single lainnya.
Sementara Assignment dikenal sebagai yang paling agresif dari ketiganya, dengan instrumental yang intens dan energi tinggi. Beberapa penggemar bahkan menyebutnya mengingatkan pada karya eksperimental seperti Buckethead dalam beberapa aspek.
Proyek Power Snatch hadir di tengah momentum yang kuat untuk Williams. Album solonya pada 2025 dipuji secara kritis oleh NME sebagai “babak baru yang brilian dan penuh gaya” dan menduduki peringkat sembilan dalam daftar 50 Best Albums of 2025. Selain itu, album tersebut kini menerima empat nominasi Grammy, termasuk dalam kategori Best Alternative Music Album.
Meskipun Williams tengah membagikan musik dari Power Snatch, untuk saat ini belum jelas kapan band ini akan tampil live. Hal ini karena fokus utama Williams masih pada tur dunia besar untuk mendukung album solo barunya. Tur tersebut telah diperpanjang karena permintaan yang meningkat dari fans di berbagai negara.
Dengan tiga single yang menunjukkan spektrum musikal yang beragam dan keinginan Williams untuk mengeksplorasi jalur kreatif baru, Power Snatch diperkirakan akan menjadi proyek yang menarik, memperluas jalur karier sang musisi di luar perannya di Paramore dan karya solonya.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Mengutip NME, Power Snatch merupakan kolaborasi antara Williams dan Daniel James, kolaborator lamanya yang sebelumnya terlibat dalam penulisan dan produksi album solo Williams, Ego Death At A Bachelorette Party, yang dirilis tahun lalu.
Proyek ini diumumkan saat keduanya tampil bersama di Apple Music 1, sekaligus memperkenalkan single terbaru mereka berjudul “Assignment.”
Baca juga: Harry Styles Rilis Aperture, Single Pembuka Album Kiss All The Time. Disco, Occasionally
Meskipun kemunculan Power Snatch seolah tiba-tiba, para penggemar ternyata sudah menemukan bukti bahwa proyek ini telah aktif sejak musim panas tahun lalu. Akun Instagram band tersebut telah mengunggah klip lagu lain yang belum diberi judul sejak Juli 2025, menunjukkan bahwa rencana ini telah dipupuk jauh sebelum rilis resminya.
Selain Assignment, dua lagu lain dari Power Snatch juga telah muncul. Satu di antaranya berjudul DMs, yang tersedia di Bandcamp dan menampilkan nuansa lebih melankolis dengan sentuhan shoegaze. Lagu ini diiringi dengan gitar distorsi yang berat dan vokal Williams yang merenung tentang hubungan masa lalu.
Lagu ketiga, yang masih belum memiliki judul resmi, menunjukkan sisi musikal yang berbeda. Dalam cuplikan di Instagram, Williams terdengar membawakan lirik dengan gaya tenang namun penuh sindiran, melodi dan instrumentalnya terasa lebih eksperimental dan abstrak dibanding dua single lainnya.
Sementara Assignment dikenal sebagai yang paling agresif dari ketiganya, dengan instrumental yang intens dan energi tinggi. Beberapa penggemar bahkan menyebutnya mengingatkan pada karya eksperimental seperti Buckethead dalam beberapa aspek.
Proyek Power Snatch hadir di tengah momentum yang kuat untuk Williams. Album solonya pada 2025 dipuji secara kritis oleh NME sebagai “babak baru yang brilian dan penuh gaya” dan menduduki peringkat sembilan dalam daftar 50 Best Albums of 2025. Selain itu, album tersebut kini menerima empat nominasi Grammy, termasuk dalam kategori Best Alternative Music Album.
Meskipun Williams tengah membagikan musik dari Power Snatch, untuk saat ini belum jelas kapan band ini akan tampil live. Hal ini karena fokus utama Williams masih pada tur dunia besar untuk mendukung album solo barunya. Tur tersebut telah diperpanjang karena permintaan yang meningkat dari fans di berbagai negara.
Dengan tiga single yang menunjukkan spektrum musikal yang beragam dan keinginan Williams untuk mengeksplorasi jalur kreatif baru, Power Snatch diperkirakan akan menjadi proyek yang menarik, memperluas jalur karier sang musisi di luar perannya di Paramore dan karya solonya.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.