Honda HRC Resmi Perkenalkan Livery MotoGP 2026 Berbalut Castrol
02 February 2026 |
20:30 WIB
Tim pabrikan Honda HRC menjadi kontestan terakhir yang memperkenalkan livery MotoGP 2026. Peluncuran ini sampaikan langsung oleh akun resmi Honda HRC MotoGP pada Senin (2/2/2026), sekaligus menutup rangkaian presentasi livery yang telah berlangsung sejak pertengahan Januari.
Berdasarkan informasi resmi terkait, Joan Mir dan Luca Marini memamerkan evolusi terbaru RC213V yang tetap mengusung warna merah, putih, dan biru khas Honda Racing Corporation, dengan identitas Castrol tampil dominan sebagai sponsor utama.
Baca juga: BMW Motorrad Hadirkan Livery Tricolor M1000 RR untuk WorldSBK 2026
Musim 2026 menandai tahun kedua kerja sama Honda dengan Castrol, perusahaan oli asal Inggris setelah mengakhiri kemitraan panjang selama tiga dekade dengan Repsol pada akhir 2024.
Desain livery terbaru ini tidak mengalami perubahan besar dibanding musim sebelumnya, namun tetap mempertahankan karakter visual Castrol melalui kombinasi warna merah dan hijau yang mencolok.
Motor RC213V yang diperkenalkan juga memiliki makna tersendiri. Versi ini menjadi iterasi terakhir mesin berkapasitas 1000cc sebelum MotoGP menerapkan regulasi baru pada 2027 yang menurunkan kapasitas mesin menjadi 850cc. Dengan demikian, musim 2026 menjadi fase transisi penting bagi pengembangan teknis Honda.
Mengutip laporan Motorsport.com, pabrikan Jepang tersebut berhasil mengakhiri puasa kemenangan selama dua tahun lewat kemenangan Johann Zarco di Grand Prix Prancis yang berlangsung dalam kondisi hujan.
HRC juga mencatatkan sejumlah hasil podium pada paruh kedua musim 2025. Salah satu sorotan datang dari Joan Mir, juara dunia MotoGP 2020, yang berhasil naik podium dalam balapan kondisi kering di Grand Prix Jepang dan Malaysia.
Pencapaian tersebut menjadi indikasi peningkatan performa RC213V, khususnya dalam kondisi lintasan normal tanpa pengaruh cuaca ekstrem. Hasil positif tersebut berdampak langsung pada posisi Honda dalam sistem konsesi MotoGP. Tim pabrikan HRC naik dari peringkat D ke peringkat C, sejajar dengan Aprilia dan KTM, menandai peningkatan daya saing yang signifikan.
Menurut data dari Crash.net, peningkatan performa Honda tidak lepas dari pembaruan aerodinamika dan mesin yang diperkenalkan di tengah musim 2025. Serangkaian pengembangan tersebut mengubah karakter RC213V dan mendorong progres yang lebih konsisten.
Performa ini sempat mengaitkan Honda dengan sejumlah nama besar seperti Pedro Acosta dan Jorge Martin untuk musim 2026, meski pada akhirnya kedua pebalap memilih bertahan bersama tim masing-masing.
Kepercayaan diri Honda juga tercermin dari keputusan mempertahankan duet Joan Mir dan Luca Marini. Marini bahkan mendapatkan perpanjangan kontrak, berkat pendekatannya yang dinilai analitis dan berkontribusi dalam pengembangan motor.
Sehari sebelum peluncuran tim pabrikan, tim satelit LCR Honda lebih dulu memperkenalkan livery untuk dua motornya. Johann Zarco tetap menggunakan skema warna merah, putih, dan hijau Castrol pada motor bernomor 5.
Sementara itu, juara dunia Moto2 2025 Diogo Moreira akan tampil dengan livery Pro Honda, menyusul berakhirnya kemitraan jangka panjang LCR dengan Idemitsu.
Kehadiran Moreira sebagai rookie menggantikan Somkiat Chantra, yang performanya dinilai belum memenuhi ekspektasi, dipandang sebagai sinyal keseriusan Honda untuk kembali bersaing di papan atas MotoGP.
Dengan rampungnya peluncuran Honda HRC, seluruh 11 tim MotoGP kini telah memperkenalkan livery mereka menjelang tes pramusim di Sirkuit Internasional Sepang yang dimulai Selasa, 3 Februari 2026.
Musim 2026 menjadi periode krusial bagi Honda untuk membuktikan bahwa kebangkitan di akhir 2025 bukan sekadar anomali, sekaligus sebagai persiapan menghadapi perubahan regulasi besar pada 2027. Balapan pembuka musim akan digelar di Thailand pada 27 Februari-1 Maret 2026.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Berdasarkan informasi resmi terkait, Joan Mir dan Luca Marini memamerkan evolusi terbaru RC213V yang tetap mengusung warna merah, putih, dan biru khas Honda Racing Corporation, dengan identitas Castrol tampil dominan sebagai sponsor utama.
Baca juga: BMW Motorrad Hadirkan Livery Tricolor M1000 RR untuk WorldSBK 2026
Musim 2026 menandai tahun kedua kerja sama Honda dengan Castrol, perusahaan oli asal Inggris setelah mengakhiri kemitraan panjang selama tiga dekade dengan Repsol pada akhir 2024.
Desain livery terbaru ini tidak mengalami perubahan besar dibanding musim sebelumnya, namun tetap mempertahankan karakter visual Castrol melalui kombinasi warna merah dan hijau yang mencolok.
Motor RC213V yang diperkenalkan juga memiliki makna tersendiri. Versi ini menjadi iterasi terakhir mesin berkapasitas 1000cc sebelum MotoGP menerapkan regulasi baru pada 2027 yang menurunkan kapasitas mesin menjadi 850cc. Dengan demikian, musim 2026 menjadi fase transisi penting bagi pengembangan teknis Honda.
Mengutip laporan Motorsport.com, pabrikan Jepang tersebut berhasil mengakhiri puasa kemenangan selama dua tahun lewat kemenangan Johann Zarco di Grand Prix Prancis yang berlangsung dalam kondisi hujan.
The 2026 @MotoGP season is officially here! Clear plans, clear targets and clear motivation.
— Honda HRC Castrol - MotoGP (@HRC_MotoGP) February 2, 2026
@Luca_Marini_97 "The progress we showed in 2025 was incredibly rewarding"
@JoanMirOfficial "Being part of Honda HRC Castrol is something very special"
https://t.co/KD25CTwemj pic.twitter.com/ZcLDU4aLrS
HRC juga mencatatkan sejumlah hasil podium pada paruh kedua musim 2025. Salah satu sorotan datang dari Joan Mir, juara dunia MotoGP 2020, yang berhasil naik podium dalam balapan kondisi kering di Grand Prix Jepang dan Malaysia.
Pencapaian tersebut menjadi indikasi peningkatan performa RC213V, khususnya dalam kondisi lintasan normal tanpa pengaruh cuaca ekstrem. Hasil positif tersebut berdampak langsung pada posisi Honda dalam sistem konsesi MotoGP. Tim pabrikan HRC naik dari peringkat D ke peringkat C, sejajar dengan Aprilia dan KTM, menandai peningkatan daya saing yang signifikan.
Menurut data dari Crash.net, peningkatan performa Honda tidak lepas dari pembaruan aerodinamika dan mesin yang diperkenalkan di tengah musim 2025. Serangkaian pengembangan tersebut mengubah karakter RC213V dan mendorong progres yang lebih konsisten.
Performa ini sempat mengaitkan Honda dengan sejumlah nama besar seperti Pedro Acosta dan Jorge Martin untuk musim 2026, meski pada akhirnya kedua pebalap memilih bertahan bersama tim masing-masing.
Kepercayaan diri Honda juga tercermin dari keputusan mempertahankan duet Joan Mir dan Luca Marini. Marini bahkan mendapatkan perpanjangan kontrak, berkat pendekatannya yang dinilai analitis dan berkontribusi dalam pengembangan motor.
Sehari sebelum peluncuran tim pabrikan, tim satelit LCR Honda lebih dulu memperkenalkan livery untuk dua motornya. Johann Zarco tetap menggunakan skema warna merah, putih, dan hijau Castrol pada motor bernomor 5.
Sementara itu, juara dunia Moto2 2025 Diogo Moreira akan tampil dengan livery Pro Honda, menyusul berakhirnya kemitraan jangka panjang LCR dengan Idemitsu.
Kehadiran Moreira sebagai rookie menggantikan Somkiat Chantra, yang performanya dinilai belum memenuhi ekspektasi, dipandang sebagai sinyal keseriusan Honda untuk kembali bersaing di papan atas MotoGP.
Dengan rampungnya peluncuran Honda HRC, seluruh 11 tim MotoGP kini telah memperkenalkan livery mereka menjelang tes pramusim di Sirkuit Internasional Sepang yang dimulai Selasa, 3 Februari 2026.
Musim 2026 menjadi periode krusial bagi Honda untuk membuktikan bahwa kebangkitan di akhir 2025 bukan sekadar anomali, sekaligus sebagai persiapan menghadapi perubahan regulasi besar pada 2027. Balapan pembuka musim akan digelar di Thailand pada 27 Februari-1 Maret 2026.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.