Aktor Nasional Korea Ahn Sung-ki Tutup Usia, Tinggalkan Jejak Panjang dalam Sejarah Perfilman
05 January 2026 |
20:22 WIB
Dunia perfilman Korea Selatan berduka atas kepergian salah satu pilar terbesar industri sinema mereka. Aktor legendaris Ahn Sung-ki, yang dijuluki "The Nation's Actor" (Aktor Nasional), meninggal dunia pada Senin pagi, 5 Januari 2026, di usia 74 tahun di Rumah Sakit Universitas Soonchunhyang, Seoul.
Melansir dari beberapa sumber media, Ahn Sung-ki dirawat di unit perawatan intensif dalam keadaan tidak sadar selama enam hari setelah pingsan di rumahnya pada 30 Desember 2025 akibat tersedak makanan saat makan. Putra sulungnya, Ahn Da Bin, yang saat itu berada di luar negeri, segera kembali ke Korea dan tiba pada 2 Januari untuk mendampingi ayahnya hingga akhir hayat.
Baca juga: Aktor Veteran Korea Selatan, Ahn Sung-ki Tutup Usia di 74 Tahun
Agensinya, Artist Company, sebelumnya menyampaikan, "Setelah kondisi kesehatannya tiba-tiba memburuk, aktor tersebut telah dirawat di rumah sakit dan berada di bawah perawatan staf medis. Kami berharap stabilitas aktor dan keluarganya akan menjadi prioritas utama saat ini."
Ahn Sung-ki telah berjuang melawan kanker darah sejak 2019 dan dinyatakan sembuh pada 2020, tapi kanker tersebut kembali selama pemeriksaan lanjutan.
Ahn Sung-ki memulai kariernya sebagai aktor cilik dalam film The Twilight Train (1957) karya sutradara Kim Ki-young dan tampil dalam lebih dari 170 film selama hampir tujuh dekade, membantu membentuk sejarah perfilman Korea modern.
Sepanjang kariernya, Ahn Sung-ki meraih puluhan penghargaan bergengsi dan mencatatkan rekor dengan memenangkan lima gelar Aktor Terbaik di Grand Bell Awards, pencapaian yang hingga kini sulit ditandingi aktor lain. Ia juga meninggalkan jejak tangan dan kakinya di Grauman's Chinese Theatre, Hollywood, pada Juni 2012, bersama Lee Byung-hun.
Film ini menjadi tonggak sejarah sebagai film Korea pertama dengan lebih dari 10 juta penonton. Dalam film semi-biografi ini, Ahn memerankan instruktur pasukan khusus dengan penuh kharisma. Pada usia 51 tahun, ia membawakan karakter seorang prajurit berprinsip, dan dialognya yang ikonik, "Shoot me and go," menjadi kutipan yang banyak digunakan.
Film ini mengisahkan kisah tragis Unit 684, pasukan khusus rahasia yang dilatih untuk membunuh pemimpin Korea Utara Kim Il-sung pada awal 1970-an. Ketika misi dibatalkan dan keberadaan mereka menjadi rahasia yang memalukan, para prajurit ini terlibat dalam pemberontakan tragis yang berakhir dengan kematian mereka.
Ahn kembali berkolaborasi dengan Park Joong-hoon, mengharukan penonton dengan perannya sebagai manajer setia yang diam-diam mendampingi penyanyi terkenal yang jatuh dari puncak kejayaan. Peran ini membuatnya meraih penghargaan Aktor Terbaik di Blue Dragon Film Awards dan Grand Bell Awards.
Film ini menceritakan tentang Choi Gon, seorang bintang rock era 1990-an yang kariernya merosot, dan Park Min-soo, manajernya yang setia. Ketika Gon mencoba comeback, hubungan kompleks antara bintang yang angkuh dan manajer yang penuh dedikasi terungkap dengan sentuhan komedi dan drama yang mengharukan.
Selain tiga karya yang sudah dipaparkan di atas, masih banyak karya-karya Actor Ahn Sung-ki lainnya. Ahn Sung-ki debut pada usia 5 tahun di tahun 1957 dan telah menjadi salah satu aktor paling dapat diandalkan dalam industri hiburan Korea selama lebih dari 70 tahun.
Ia tidak hanya dikenal melalui filmnya yang ikonik, tetapi juga aktif dalam berbagai acara budaya sebagai profesional film senior, seperti menjadi direktur festival Asiana International Short Film Festival, dan kepala komite Shin Young Kyun Arts & Culture Foundation.
Ahn Sung-ki bukan sekadar aktor, melainkan adalah simbol dedikasi, kerendahan hati, dan keunggulan artistik. Kepergiannya meninggalkan kekosongan yang tak tergantikan dalam dunia perfilman Korea Selatan.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Melansir dari beberapa sumber media, Ahn Sung-ki dirawat di unit perawatan intensif dalam keadaan tidak sadar selama enam hari setelah pingsan di rumahnya pada 30 Desember 2025 akibat tersedak makanan saat makan. Putra sulungnya, Ahn Da Bin, yang saat itu berada di luar negeri, segera kembali ke Korea dan tiba pada 2 Januari untuk mendampingi ayahnya hingga akhir hayat.
Baca juga: Aktor Veteran Korea Selatan, Ahn Sung-ki Tutup Usia di 74 Tahun
Agensinya, Artist Company, sebelumnya menyampaikan, "Setelah kondisi kesehatannya tiba-tiba memburuk, aktor tersebut telah dirawat di rumah sakit dan berada di bawah perawatan staf medis. Kami berharap stabilitas aktor dan keluarganya akan menjadi prioritas utama saat ini."
Ahn Sung-ki telah berjuang melawan kanker darah sejak 2019 dan dinyatakan sembuh pada 2020, tapi kanker tersebut kembali selama pemeriksaan lanjutan.
Perjalanan Karier Ahn Sung Ki
Ahn Sung-ki memulai kariernya sebagai aktor cilik dalam film The Twilight Train (1957) karya sutradara Kim Ki-young dan tampil dalam lebih dari 170 film selama hampir tujuh dekade, membantu membentuk sejarah perfilman Korea modern.Sepanjang kariernya, Ahn Sung-ki meraih puluhan penghargaan bergengsi dan mencatatkan rekor dengan memenangkan lima gelar Aktor Terbaik di Grand Bell Awards, pencapaian yang hingga kini sulit ditandingi aktor lain. Ia juga meninggalkan jejak tangan dan kakinya di Grauman's Chinese Theatre, Hollywood, pada Juni 2012, bersama Lee Byung-hun.
Silmido (2003)

Silmido (2003). (Sumber foto: Cinema Service)
Film ini mengisahkan kisah tragis Unit 684, pasukan khusus rahasia yang dilatih untuk membunuh pemimpin Korea Utara Kim Il-sung pada awal 1970-an. Ketika misi dibatalkan dan keberadaan mereka menjadi rahasia yang memalukan, para prajurit ini terlibat dalam pemberontakan tragis yang berakhir dengan kematian mereka.
Radio Star (2006)
Ahn kembali berkolaborasi dengan Park Joong-hoon, mengharukan penonton dengan perannya sebagai manajer setia yang diam-diam mendampingi penyanyi terkenal yang jatuh dari puncak kejayaan. Peran ini membuatnya meraih penghargaan Aktor Terbaik di Blue Dragon Film Awards dan Grand Bell Awards.Film ini menceritakan tentang Choi Gon, seorang bintang rock era 1990-an yang kariernya merosot, dan Park Min-soo, manajernya yang setia. Ketika Gon mencoba comeback, hubungan kompleks antara bintang yang angkuh dan manajer yang penuh dedikasi terungkap dengan sentuhan komedi dan drama yang mengharukan.
Selain tiga karya yang sudah dipaparkan di atas, masih banyak karya-karya Actor Ahn Sung-ki lainnya. Ahn Sung-ki debut pada usia 5 tahun di tahun 1957 dan telah menjadi salah satu aktor paling dapat diandalkan dalam industri hiburan Korea selama lebih dari 70 tahun.
Ia tidak hanya dikenal melalui filmnya yang ikonik, tetapi juga aktif dalam berbagai acara budaya sebagai profesional film senior, seperti menjadi direktur festival Asiana International Short Film Festival, dan kepala komite Shin Young Kyun Arts & Culture Foundation.
Ahn Sung-ki bukan sekadar aktor, melainkan adalah simbol dedikasi, kerendahan hati, dan keunggulan artistik. Kepergiannya meninggalkan kekosongan yang tak tergantikan dalam dunia perfilman Korea Selatan.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.