Greyson Chance (Sumber Foto: Dok. Tim Greyson Chance)

Greyson Chance Nostalgia Bareng Penggemar Indonesia di Konser The Gold Tour

18 November 2025   |   15:00 WIB
Image
Kintan Nabila Jurnalis Hypeabis.id

Penyanyi sekaligus penulis lagu Greyson Chance kembali menyapa penggemar di Indonesia melalui konser The Gold Tour yang digelar pada Jumat (14/11/2025) di KRAPELA Blok M, Jakarta.

The Gold Tour menjadi sebuah babak baru yang menandai transformasi besar dalam perjalanan artistiknya. Ini juga menjadi momentum bagi Greyson untuk menelusuri kembali perjalanan kariernya selama lebih dari satu dekade, sembari memperkenalkan karya terbaru yang lahir dari masa-masa penuh ujian dan proses bangkit dari keterpurukan.

Awal tahun ini, Greyson sempat menghadapi masa sulit akibat masalah kesehatan yang membuatnya mempertanyakan masa depannya di industri musik. Namun dari titik terendah itu, dia justru menemukan kembali arah dan tujuan yang lebih jelas, yakni menulis ulang kisahnya sendiri dan menjadikan setiap perjuangannya sebagai sumber kekuatan.

"Setelah keluar dari rumah sakit, saya banyak merenung dan mengingat kembali sakitnya perjuangan memulai karier di usia muda, masa-masa di mana saya kehilangan banyak hal dan berjuang untuk tetap eksis (di industri musik)," katanya.

Greyson mengungkap, seringkali dia merasa ingin menyerah. Namun, dia menyadari, untuk bisa bangkit kembali, dia harus melepaskan semua rasa sakit tersebut. Pengalamannya tersebut dituangkannya ke dalam karya musiknya.

Dalam The Gold Tour, Greyson membawakan lagu-lagu yang pernah dirilisnya sepanjang kariernya. Ada single terbarunya, “Flip The Record”, serta dua lagu rekaman ulang dari album debutnya pada 2011 lalu, yakni “Waiting Outside the Lines ‘25” dan “Summertrain ‘25.”

Kembali merekam lagu-lagu itu bukan sekadar nostalgia baginya, tetapi juga cara Greyson mengambil alih kendali atas narasi hidupnya. Dia mengubah karya musik yang dulu identik dengan tekanan sebagai musisi muda menjadi simbol keteguhan dan kematangan artistik.

Greyson mengungkapkan, terlepas dari apapun yang orang katakan tentang perjalanan kariernya. Dia akan terus bermusik dengan tulus. Prinsip itu juga dia terapkan dalam karya-karyanya seperti Flip the Record, proyek rekaman ulang, serta album terbarunya yang segera dirilis.

"Saya ingin menceritakan kisah seorang musisi yang pernah merasakan kejayaan sekaligus kegagalan, dan kini mencari cara untuk bangkit kembali," ungkapnya.

Lewat The Gold Tour, Greyson Chance tidak hanya memberikan penampilan terbaik untuk para penggemarnya, tetapi juga memperlihatkan evolusi personal dan musikalnya. Menghidupkan kembali masa lalu, menata ulang masa kini, serta menatap masa depan dengan keberanian baru.

Adapun Greyson Chance sendiri merupakan musisi asal Amerika Serikat yang pertama kali mencuri perhatian dunia pada usia 12 tahun lewat penampilan viralnya membawakan “Paparazzi” milik Lady Gaga. Video tersebut membawanya menandatangani kontrak rekaman bersama Ellen DeGeneres dan merilis album debut Hold On ‘til the Night pada 2011.

Setelah sempat vakum, dia kembali dengan warna musik yang lebih dewasa melalui album Portraits (2019), Trophies (2021), dan Palladium (2022), karya-karya yang mengeksplorasi identitas, pendewasaan, dan penerimaan diri. Kini, melalui The Gold Tour, Greyson menghadirkan fase baru yang lebih berani dan personal dalam perjalanan musiknya.

SEBELUMNYA

Hilmar Farid di JILF 2025: Sastra Indonesia Selalu Politikal, namun Tetap Seni

BERIKUTNYA

Rekomendasi 7 Film Perang Terbaik yang Paling Berkesan

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga