Contoh Teks MC Perayaan Hari Santri Nasional 2025 yang Khidmat & Penuh Semangat
21 October 2025 |
11:09 WIB
Menjelang Hari Santri Nasional (HSN) yang diperingati setiap 22 Oktober, umat muslim di Indonesia merayakannya dengan berbagai kegiatan. Murid-murid pesantren dan sekolah islami, biasanya menggelar pawai santri, khataman Al-Qur’an, dan istigasah.
Peringatan Hari Santri Nasional ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo pada 22 Oktober 2015 di Masjid Istiqlal Jakarta. Penetapannya berawal dari kunjungan Presiden Joko Widodo ke Pondok Pesantren Babussalam di Desa Banjarejo Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang pada 2014. Bersama KH Thoriq Bin Ziyad yang merupakan Pengasuh Pondok Pesantren tersebut, keduanya pun sepakat menetapkan 1 Muharram sebagai Hari Santri Nasional.
Baca juga: Setahun Pemerintah Prabowo-Gibran, JPPI: Arah Pendidikan Nasional Jauh dari Amanat Konstitusi
Momen ini dimaksudkan untuk mengingat dan meneladani semangat jihad lara santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia yang digelorakan para ulama. 22 Oktober merujuk pada satu peristiwa bersejarah, yakni seruan yang dibacakan oleh Pahlawan Nasional Hasyim Asy'ari pada 22 Oktober 1945.
Seruan ini berisikan perintah kepada umat Islam untuk berperang (jihad) melawan tentara Sekutu yang ingin menjajah kembali wilayah Indonesia pasca-Proklamasi Kemerdekaan.
Aspek lain yang melatarbelakangi penetapan HSN adalah pengakuan resmi pemerintah Republik Indonesia atas peran besar umat Islam dalam berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan serta menjaga NKRI. Ini sekaligus merevisi beberapa catatan sejarah nasional, terutama yang ditulis pada masa Orde Baru, yang hampir tidak pernah menyebut peran ulama dan kaum santri
Sampai akhirnya, melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015, pemerintah Indonesi secara resmi menetapkan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional. Momen ini tidak hanya bertujuan untuk mengenang jasa para santri di masa lalu, tetapi juga meneguhkan peran mereka sebagai penjaga moral dan agen perubahan yang membawa nilai-nilai Islam dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Bagi Genhype yang sedang mempersiapkan perayaan Hari Santri Nasional, berikut contoh teks MC (Master of Ceremony) dan susunan acaranya yang bisa dijadikan panduan untuk menggelar perayaan yang khidmat sekaligus meriah.
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua.
Yang kami hormati, Bapak/Ibu [sebutkan pejabat/guru/ustaz/ustazah yang hadir],
Yang kami muliakan para kiai, ustaz, santriwan dan santriwati, serta seluruh tamu undangan yang berbahagia.
Puji syukur marilah kita panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala, karena atas rahmat dan karunia-Nya, kita semua dapat berkumpul dalam keadaan sehat pada hari ini, untuk bersama-sama memperingati Hari Santri Nasional 2025 dengan penuh semangat kebersamaan dan cinta tanah air.
Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW, suri teladan sepanjang zaman yang telah menuntun umat manusia menuju jalan kebenaran.
Sambutan Pembuka
Hadirin yang dirahmati Allah,
Hari Santri Nasional bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan momentum untuk mengenang perjuangan para santri dan ulama yang dengan penuh keikhlasan turut mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Tahun ini, mari kita jadikan semangat santri sebagai inspirasi dalam menjaga persatuan, menumbuhkan toleransi, dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan.
Susunan Acara
Adapun susunan acara pada pagi hari ini sebagai berikut:
Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an
Acara selanjutnya, marilah kita dengarkan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang akan dibacakan oleh saudara [nama].
Kepada beliau, kami persilakan.
(Setelah pembacaan selesai)
Terima kasih kami sampaikan. Semoga bacaan tadi menambah keberkahan dalam peringatan kita hari ini.
Menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Hari Santri
Hadirin dimohon berdiri.
Marilah kita nyanyikan bersama lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan Mars Hari Santri.
(Setelah lagu selesai)
Terima kasih, hadirin dipersilakan duduk kembali.
Sambutan-sambutan
Selanjutnya, mari kita dengarkan sambutan dari [pimpinan sekolah/kiai/pihak penyelenggara].
Kepada Bapak/Ibu [nama], kami persilakan.
(Setelah sambutan selesai)
Kami ucapkan terima kasih atas sambutannya yang sangat menginspirasi.
Pertunjukan Seni Santri
Hadirin yang berbahagia,
Mari kita nikmati penampilan seni dari para santri [nama lembaga], yang akan menampilkan [misalnya: drama perjuangan santri, hadrah, puisi, atau nasyid].
Tepuk tangan yang meriah untuk mereka!
Doa Penutup
Mengakhiri rangkaian acara hari ini, marilah kita menundukkan kepala dan memohon doa kepada Allah SWT.
Doa akan dipimpin oleh [nama ustaz/ustazah].
Kepada beliau, kami persilakan.
(Setelah doa)
Aamiin ya rabbal ‘alamin. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan berkah dan kekuatan kepada para santri Indonesia untuk terus berkontribusi bagi agama, bangsa, dan negara.
Penutup
Hadirin yang berbahagia,
Demikianlah rangkaian acara Peringatan Hari Santri Nasional 2025 pada hari ini.
Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan partisipasi seluruh pihak.
Mari kita tutup dengan ucapan hamdalah - Alhamdulillahirabbil ‘alamin.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Peringatan Hari Santri Nasional ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo pada 22 Oktober 2015 di Masjid Istiqlal Jakarta. Penetapannya berawal dari kunjungan Presiden Joko Widodo ke Pondok Pesantren Babussalam di Desa Banjarejo Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang pada 2014. Bersama KH Thoriq Bin Ziyad yang merupakan Pengasuh Pondok Pesantren tersebut, keduanya pun sepakat menetapkan 1 Muharram sebagai Hari Santri Nasional.
Baca juga: Setahun Pemerintah Prabowo-Gibran, JPPI: Arah Pendidikan Nasional Jauh dari Amanat Konstitusi
Momen ini dimaksudkan untuk mengingat dan meneladani semangat jihad lara santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia yang digelorakan para ulama. 22 Oktober merujuk pada satu peristiwa bersejarah, yakni seruan yang dibacakan oleh Pahlawan Nasional Hasyim Asy'ari pada 22 Oktober 1945.
Seruan ini berisikan perintah kepada umat Islam untuk berperang (jihad) melawan tentara Sekutu yang ingin menjajah kembali wilayah Indonesia pasca-Proklamasi Kemerdekaan.
Aspek lain yang melatarbelakangi penetapan HSN adalah pengakuan resmi pemerintah Republik Indonesia atas peran besar umat Islam dalam berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan serta menjaga NKRI. Ini sekaligus merevisi beberapa catatan sejarah nasional, terutama yang ditulis pada masa Orde Baru, yang hampir tidak pernah menyebut peran ulama dan kaum santri
Sampai akhirnya, melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015, pemerintah Indonesi secara resmi menetapkan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional. Momen ini tidak hanya bertujuan untuk mengenang jasa para santri di masa lalu, tetapi juga meneguhkan peran mereka sebagai penjaga moral dan agen perubahan yang membawa nilai-nilai Islam dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Bagi Genhype yang sedang mempersiapkan perayaan Hari Santri Nasional, berikut contoh teks MC (Master of Ceremony) dan susunan acaranya yang bisa dijadikan panduan untuk menggelar perayaan yang khidmat sekaligus meriah.
Contoh Teks MC Hari Santri Nasional 2025
PembukaanAssalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua.
Yang kami hormati, Bapak/Ibu [sebutkan pejabat/guru/ustaz/ustazah yang hadir],
Yang kami muliakan para kiai, ustaz, santriwan dan santriwati, serta seluruh tamu undangan yang berbahagia.
Puji syukur marilah kita panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala, karena atas rahmat dan karunia-Nya, kita semua dapat berkumpul dalam keadaan sehat pada hari ini, untuk bersama-sama memperingati Hari Santri Nasional 2025 dengan penuh semangat kebersamaan dan cinta tanah air.
Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW, suri teladan sepanjang zaman yang telah menuntun umat manusia menuju jalan kebenaran.
Sambutan Pembuka
Hadirin yang dirahmati Allah,
Hari Santri Nasional bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan momentum untuk mengenang perjuangan para santri dan ulama yang dengan penuh keikhlasan turut mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Tahun ini, mari kita jadikan semangat santri sebagai inspirasi dalam menjaga persatuan, menumbuhkan toleransi, dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan.
Susunan Acara
Adapun susunan acara pada pagi hari ini sebagai berikut:
- Pembukaan oleh MC
- Pembacaan ayat suci Al-Qur’an
- Menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Hari Santri
- Sambutan-sambutan
- Penampilan seni dari para santri
- Doa penutup
- Penutup acara
Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an
Acara selanjutnya, marilah kita dengarkan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang akan dibacakan oleh saudara [nama].
Kepada beliau, kami persilakan.
(Setelah pembacaan selesai)
Terima kasih kami sampaikan. Semoga bacaan tadi menambah keberkahan dalam peringatan kita hari ini.
Menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Hari Santri
Hadirin dimohon berdiri.
Marilah kita nyanyikan bersama lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan Mars Hari Santri.
(Setelah lagu selesai)
Terima kasih, hadirin dipersilakan duduk kembali.
Sambutan-sambutan
Selanjutnya, mari kita dengarkan sambutan dari [pimpinan sekolah/kiai/pihak penyelenggara].
Kepada Bapak/Ibu [nama], kami persilakan.
(Setelah sambutan selesai)
Kami ucapkan terima kasih atas sambutannya yang sangat menginspirasi.
Pertunjukan Seni Santri
Hadirin yang berbahagia,
Mari kita nikmati penampilan seni dari para santri [nama lembaga], yang akan menampilkan [misalnya: drama perjuangan santri, hadrah, puisi, atau nasyid].
Tepuk tangan yang meriah untuk mereka!
Doa Penutup
Mengakhiri rangkaian acara hari ini, marilah kita menundukkan kepala dan memohon doa kepada Allah SWT.
Doa akan dipimpin oleh [nama ustaz/ustazah].
Kepada beliau, kami persilakan.
(Setelah doa)
Aamiin ya rabbal ‘alamin. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan berkah dan kekuatan kepada para santri Indonesia untuk terus berkontribusi bagi agama, bangsa, dan negara.
Penutup
Hadirin yang berbahagia,
Demikianlah rangkaian acara Peringatan Hari Santri Nasional 2025 pada hari ini.
Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan partisipasi seluruh pihak.
Mari kita tutup dengan ucapan hamdalah - Alhamdulillahirabbil ‘alamin.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.