Cek Daftar Lengkap Nominasi Piala Citra Festival Film Indonesia 2025
20 October 2025 |
10:40 WIB
Komite Festival Film Indonesia (FFI) secara resmi mengumumkan daftar nominasi untuk kategori Piala Citra dan Karya Kritik Film dalam ajang FFI 2025. Deretan nominasi tersebut menampilkan beragam talenta dan karya terbaik dari dunia perfilman Tanah Air selama satu tahun terakhir.
Dalam pengumuman yang disiarkan dari Gedung Produksi Film Negara (PFN) tersebut, terdapat dua film yang menonjol, yakni The Shadow Strays dan Pengepungan di Bukit Duri, lantaran sama-sama meraih jumlah nominasi terbanyak tahun ini.
Film The Shadow Strays garapan sutradara Timo Tjahjanto berhasil menembus 12 nominasi. Film orisinal Netflix ini tidak hanya mendominasi kategori teknis, tetapi juga berhasil menembus kategori-kategori utama yang paling prestisius. Dua di antaranya adalah Penulis Skenario Asli Terbaik dan Sutradara Terbaik.
Dari segi kualitas peran, The Shadow Strays juga menghadirkan kejutan. Aurora Ribero berhasil masuk dalam nominasi Pemeran Utama Perempuan Terbaik berkat performanya yang kuat dan emosional. Sementara itu, Hana Malasan turut bersaing dalam kategori Pemeran Pendukung Perempuan Terbaik, melengkapi dominasi film ini di lini akting.Â
Baca juga:Â Daftar Lengkap Nominasi Festival Film Bandung 2025Â
Di sisi lain, Pengepungan di Bukit Duri karya Joko Anwar juga menjadi sorotan dengan raihan 12 nominasi. Film ini tak hanya tampil kuat secara visual, tetapi juga memiliki kekuatan naratif yang membuatnya bersaing di kategori Film Cerita Panjang Terbaik dan Sutradara Terbaik.
Pemeran utama Pengepungan di Bukit Duri, Morgan Oey, turut mendapat apresiasi lewat nominasi Pemeran Utama Pria Terbaik. Selain itu, Omara Esteghlal juga berhasil menembus kategori Pemeran Pendukung Pria Terbaik, memperlihatkan kekuatan ensemble cast yang solid di film tersebut.
Selain dua film unggulan itu, sejumlah karya lain juga memperoleh pengakuan luas. Perang Kota karya Mouly Surya meraih 10 nominasi, sementara Sore: Istri dari Masa Depan karya Yandy Laurens mendapatkan 8 nominasi.Â
Dua film debut sutradara muda, Jumbo karya Ryan Adriandhy dan Pangku karya Reza Rahadian, masing-masing mengantongi 7 nominasi. Tak ketinggalan, film Gowok: Kamasutra Jawa karya sutradara kawakan Hanung Bramantyo juga mencatat jumlah nominasi yang sama.
Tahun ini, FFI 2025 mencatat antusiasme tinggi dari pelaku industri film. Komite menerima sebanyak 794 karya dari berbagai kategori, mulai dari film cerita panjang, film pendek, animasi, hingga dokumenter dan kritik film. Dari total tersebut, terdapat 130 film cerita panjang dan 664 film noncerita panjang yang mencakup 272 film pendek, 4 animasi panjang, 72 animasi pendek, 13 dokumenter panjang, 102 dokumenter pendek, serta 201 kritik film.
Dengan banyaknya karya yang terdaftar, ajang FFI 2025 kembali menjadi barometer menarik untuk melihat kreativitas dan artistik perfilman Indonesia kiwari. Kini, publik menantikan siapa saja yang akan membawa pulang Piala Citra tahun ini, dan film mana yang akhirnya dinobatkan sebagai karya terbaik dalam perfilman nasional.
Namun, sebelum itu, yuk simak daftar lengkap dari nominasi ajang Festival Film Indonesia 2025 ini:
Film Cerita Panjang Terbaik
Sutradara TerbaikÂ
Pemeran Utama Pria Terbaik
Pemeran Utama Perempuan TerbaikÂ
Pemeran Pendukung Pria TerbaikÂ
Pemeran Pendukung Perempuan Terbaik
Penulis Skenario Asli TerbaikÂ
Penulis Skenario Adaptasi TerbaikÂ
Film Dokumenter Panjang Terbaik
Film Dokumenter Pendek TerbaikÂ
Film Animasi Panjang TerbaikÂ
Film Animasi Pendek TerbaikÂ
Film Cerita Pendek TerbaikÂ
Pengarah Sinematografi TerbaikÂ
Pengarah Artistik TerbaikÂ
Penata Efek Visual TerbaikÂ
Penyunting Gambar TerbaikÂ
Penata Suara TerbaikÂ
Penata Musik TerbaikÂ
Pencipta Lagu Tema TerbaikÂ
Penata Rias Terbaik
Penata Busana TerbaikÂ
Karya Kritik Film Terbaik
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Dalam pengumuman yang disiarkan dari Gedung Produksi Film Negara (PFN) tersebut, terdapat dua film yang menonjol, yakni The Shadow Strays dan Pengepungan di Bukit Duri, lantaran sama-sama meraih jumlah nominasi terbanyak tahun ini.
Film The Shadow Strays garapan sutradara Timo Tjahjanto berhasil menembus 12 nominasi. Film orisinal Netflix ini tidak hanya mendominasi kategori teknis, tetapi juga berhasil menembus kategori-kategori utama yang paling prestisius. Dua di antaranya adalah Penulis Skenario Asli Terbaik dan Sutradara Terbaik.
Dari segi kualitas peran, The Shadow Strays juga menghadirkan kejutan. Aurora Ribero berhasil masuk dalam nominasi Pemeran Utama Perempuan Terbaik berkat performanya yang kuat dan emosional. Sementara itu, Hana Malasan turut bersaing dalam kategori Pemeran Pendukung Perempuan Terbaik, melengkapi dominasi film ini di lini akting.Â
Baca juga:Â Daftar Lengkap Nominasi Festival Film Bandung 2025Â
Di sisi lain, Pengepungan di Bukit Duri karya Joko Anwar juga menjadi sorotan dengan raihan 12 nominasi. Film ini tak hanya tampil kuat secara visual, tetapi juga memiliki kekuatan naratif yang membuatnya bersaing di kategori Film Cerita Panjang Terbaik dan Sutradara Terbaik.
Pemeran utama Pengepungan di Bukit Duri, Morgan Oey, turut mendapat apresiasi lewat nominasi Pemeran Utama Pria Terbaik. Selain itu, Omara Esteghlal juga berhasil menembus kategori Pemeran Pendukung Pria Terbaik, memperlihatkan kekuatan ensemble cast yang solid di film tersebut.
Selain dua film unggulan itu, sejumlah karya lain juga memperoleh pengakuan luas. Perang Kota karya Mouly Surya meraih 10 nominasi, sementara Sore: Istri dari Masa Depan karya Yandy Laurens mendapatkan 8 nominasi.Â
Dua film debut sutradara muda, Jumbo karya Ryan Adriandhy dan Pangku karya Reza Rahadian, masing-masing mengantongi 7 nominasi. Tak ketinggalan, film Gowok: Kamasutra Jawa karya sutradara kawakan Hanung Bramantyo juga mencatat jumlah nominasi yang sama.
Tahun ini, FFI 2025 mencatat antusiasme tinggi dari pelaku industri film. Komite menerima sebanyak 794 karya dari berbagai kategori, mulai dari film cerita panjang, film pendek, animasi, hingga dokumenter dan kritik film. Dari total tersebut, terdapat 130 film cerita panjang dan 664 film noncerita panjang yang mencakup 272 film pendek, 4 animasi panjang, 72 animasi pendek, 13 dokumenter panjang, 102 dokumenter pendek, serta 201 kritik film.
Dengan banyaknya karya yang terdaftar, ajang FFI 2025 kembali menjadi barometer menarik untuk melihat kreativitas dan artistik perfilman Indonesia kiwari. Kini, publik menantikan siapa saja yang akan membawa pulang Piala Citra tahun ini, dan film mana yang akhirnya dinobatkan sebagai karya terbaik dalam perfilman nasional.
Namun, sebelum itu, yuk simak daftar lengkap dari nominasi ajang Festival Film Indonesia 2025 ini:
Film Cerita Panjang Terbaik
- Jumbo
- Pangku
- Pengepungan Di Bukit Duri
- Perang Kota
- Sore: Istri dari Masa Depan
Sutradara TerbaikÂ
- Joko Anwar - Pengepungan Di Bukit Duri
- Mouly Surya - Perang Kota
- Ryan Adriandhy - Jumbo
- Timo Tjahjanto - The Shadow Strays
- Yandy Laurens - Sore: Istri dari Masa Depan
Pemeran Utama Pria Terbaik
- Arswendy Bening Swara - Tale of The Land
- Dion Wiyoko - Sore: Istri dari Masa Depan
- Morgan Oey - Pengepungan Di Bukit Duri
- Nicholas Saputra - Siapa Dia
- Ringgo Agus Rahman - Panggil Aku Ayah
Pemeran Utama Perempuan TerbaikÂ
- Acha Septriasa - Qodrat 2
- Aurora Ribero - The Shadow Strays
- Claresta Taufan - Pangku
- Lola Amaria - Gowok
- Sheila Dara Aisha - Sore: Istri dari Masa Depan
Pemeran Pendukung Pria TerbaikÂ
- Boris Bokir - Panggil Aku Ayah
- Jerome Kurnia - Perang Kota
- Omara Esteghlal - Pengepungan Di Bukit Duri
- Reza Rahadian - Gowok
Pemeran Pendukung Perempuan Terbaik
- Artika Sari Devi - Dia Bukan Ibu
- Christine Hakim - Pangku
- Hana Malasan - The Shadow Strays
- Raihaanun - Gowok
Penulis Skenario Asli TerbaikÂ
- Hanung Bramantyo & ZZ Mulja Galih - Gowok
- Joko Anwar - Pengepungan Di Bukit Duri
- Kristo Immanuel & Jessica Tjiu - Tinggal Meninggal
- Reza Rahadian & Felix K Nesi - Pangku
- Ryan Adriandhy & Widya Arifianti - Jumbo
- Timo Tjahjanto - The Shadow Strays
Penulis Skenario Adaptasi TerbaikÂ
- Asaf Antariksa, Gea Rexy, & Charles Gozali - Qodrat 2
- Mouly Surya - Perang Kota
- Wodya Arifianti & Sabrina Rochelle Kalangie - Home Sweet Loan
- Yandy Laurens - 1 Kakak 7 Ponakan
- Yandy Laurens - Sore: Istri dari Masa Depan
Film Dokumenter Panjang Terbaik
- Goodbye Tarling, Forgive Me Darling
- Jagad'e Raminten: Kabaret Kehidupan
- Kidung Tani
- Swaradwipa: Di Antara Bunyi dan Sunyi di Jagat Sumba
- Tambang Emas Ra Ritek
Film Dokumenter Pendek TerbaikÂ
- Pendekar Daster Rombeng & Pendongeng Sakti
- Sadiang Harus Pulang
- Satu Langkah Lagi
- Sie
- The Other Daughter
Film Animasi Panjang TerbaikÂ
- Jumbo
- Panji Tengkorak
- Warkop DKI Kartun
Film Animasi Pendek TerbaikÂ
- Get Money
- Kwartet: Gupala Sang Jagawana
- Sanong Ingin ke Pesta
- So I Pray
- Wae
Film Cerita Pendek TerbaikÂ
- Anak Macan
- Dengarlah Nyanyian Ping Pong
- Little Rebels Cinema Club
- Pelabuhan Berkabut
- Sammi, Who Can Detach His Body Parts
Pengarah Sinematografi TerbaikÂ
- Batara Goempar, I.C.S. - The Shadow Strays
- Dimas Bagus Triatma - Sore: Istri dari Masa Depan
- Ical Tanjung, I.C.S. - Pengepungan Di Bukit Duri
- Muhammad Firdaus - Siapa Dia
- Roy Lolang, I.C.S. - Perang Kota
Pengarah Artistik TerbaikÂ
- Ahmad Zulkarnaen - Panggil Aku Ayah
- Antonius Boedy - The Shadow Strays
- Dennis Sutanto - Pengepungan Di Bukit Duri
- Dita Gambiro - 1 Kakak 7 Ponakan
- Eros Eflin - Pangku
- Frans Paat - Perang Kota
Penata Efek Visual TerbaikÂ
- Abby Eldipie, Kalvin Irawan, Qanary Studio, LMN Studio, GajaFX, & No3G Visual Effects - Pengepungan Di Bukit Duri
- Bintang Adi Pradana - Dia Bukan Ibu
- Gaga Nugraha Ramadhan - Qodrat 2
- Mattebox Visualworks (Riza Thohariansyah & Rifandy Rasyid) - The Shadow Strays
- Muhammad Nur Huda - Perang Kota
Penyunting Gambar TerbaikÂ
- Akhmad Fesdi Anggoro - Pangku
- Aline Jusria - Home Sweet Loan
- Dinda Amanda - The Shadow Strays
- Haris F Syah & Wawan I Wibowo - Gowok
- Hendra Adhi Susanto - Sore: Istri dari Masa Depan
- Joko Anwar, Erwin Prasetya Kurniawan, & Teguh Raharjo - Pengepungan Di Bukit Duri
Penata Suara TerbaikÂ
- Anhar Moha - Pengepungan Di Bukit Duri
- Arief Budi Santoso - The Shadow Strays
- Ridho Fachri & Indrasetno Vyatrantra - Home Sweet Loan
- Satrio Budiono & Ichsan Rachmaditta - Rangga & Cinta
- Syaifullah Praditya - Tinggal Meninggal
- Wahyu Tri Purnomo - Panggil Aku Ayah
Penata Musik TerbaikÂ
- Aghi Narotama - Pengepungan Di Bukit Duri
- Fajar Yuskemal - The Shadow Strays
- Ofel Obaja - Jumbo
- Ricky Lionardi - Pangku
- Zeke Khaseli & Yudhi Arfani - Perang Kota
Pencipta Lagu Tema TerbaikÂ
- Anindyo Baskoro, Arya Aditya Ramadhya, & Ilman Ibrahim Isa (Laleilmanino) - Selalu Ada Di Nadimu (Jumbo)
- Brigita Meliala - Berakhir di Aku (Home Sweet Loan)
- Gerald Situmorang, Iga Massardi, & Asteriska - Terbuang Dalam Waktu (Sore: Istri dari Masa Depan)
- Ifa Fachir & Simhala Avadana - Dengar Hatimu (Jumbo)
- Melly Goeslaw - Tegar (Panggil Aku Ayah)
Penata Rias Terbaik
- Aktris Handradjasa - Siapa Dia
- Eba Sheba - Perang Kota
- Ernaka - The Shadow Strays
- Faradila Evariani - Gowok
- Novie Ariyanti - Pengepungan Di Bukit Duri
Penata Busana TerbaikÂ
- Hagai Pakan - Panggil Aku Ayah
- Hagai Pakan - Gowok
- Meutia Pudjowarsito - Perang Kota
- Retno Ratih Damayanti - Siapa Dia
- Victoria Esti Wahyuni - The Shadow Strays
Karya Kritik Film Terbaik
- 20 Tahun 'Tentang Dia': Membingkai Keintiman Sapphic di Indonesia 2000an - Catra Wardhana
- Ilusi Kebebasan Perempuan dalam 'Gowok' - Aurelia Gracia Novena
- Rambut dalam 'Nana', Tempat Trauma dan Rahasia Digelung Bersama - Catra Wardhana
- Smong Aceh: Duka yang Tak Selesai dan Segala Ketangguhan Itu - Raisa Kamila
- Tendangan, Pengkhianatan, dan Mimpi di Tengah Mafia: Alegori 'Elang' (2025) dalam Psiko-Politik Sepak Bola Nusantara - Purwoko Ajie
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.