John Ternus disebut-sebut pengganti Tim Cook (Sumber gambar: Laman Apple)

Profil Singkat John Ternus yang Digadang-gadang Menggantikan CEO Apple Tim Cook

07 October 2025   |   11:29 WIB
Image
Yudi Supriyanto Jurnalis Hypeabis.id

John Ternus merupakan nama yang mencuat beberapa waktu belakangan lantaran digadang-gadang menjadi kandidat CEO Apple, dan menggantikan Tim Cook. Sang pria bukan orang baru dalam perusahaan berlogo buah apel coak itu.

Dikutip dari laman Apple, Ternus yang disebut sebagai kandidat kuat pengganti Tim Cook bukan sesuatu yang heran mengingat posisinya pada saat ini di Apple, yakni wakil presiden senior bidang Rekayasa Perangkat Keras Apple.

Posisinya itu membuatnya kerap selalu berhubungan dengan Cook karena dia harus melapor ke sang CEO terkait dengan pekerjaannya. Tidak hanya itu, dia juga tercatat menjadi pemimpin semua rekayasa perangkat keras, termasuk tim di balik iPhone, iPad, Mac, AirPods, dan sebagainya.

Baca Juga: Apple Rilis iPhone 17 Series, Cek Harga iPhone 13–16 yang Kini Lebih Terjangkau

Dia bergabung dengan tim Desain Produk Apple pada 2001. 12 tahun berselang atau tepat pada 2013, kepercayaan sebagai Wakil Presiden Rekayasa Perangkat Keras datang menghampiri.

Dia telah melakukan pengawasan terhadap pekerjaan rekayasa perangkat keras berbagai produk inovatif Apple sepanjang masa jabatannya itu – termasuk setiap generasi dan model iPad, jajaran iPhone terbaru, dan AirPods.

Ternus yang digadang-gadang menjadi pengganti Tim Cook juga merupakan pemimpin kunci dalam transisi Mac ke Apple Silicon yang sedang berlangsung. Apple Silicon adalah sebutan untuk keluarga chip prosesor (SoC – System on a Chip) yang dirancang oleh Apple sendiri.

Sebelum 2020, komputer Mac dari Apple menggunakan prosesor Intel. Namun, Apple memutuskan untuk menggantinya dengan chip buatan sendiri yang dinamakan Apple Silicon.

“Dimulai dengan model tertentu yang diperkenalkan pada akhir tahun 2020, Apple memulai transisi dari prosesor Intel ke Apple Silicon di komputer Mac,” demikian tertulis dalam laman support Apple.

Perangkat yang mendukung teknologi terbaru Apple Silicon mencakup berbagai lini komputer Mac. Device yang menggunakannya meliputi MacBook Pro keluaran 2021 ke atas, termasuk model 13 inci (M1, 2020), serta MacBook Air keluaran 2022 dan M1 (2020). Selain itu, iMac (2021), Mac mini (2020), Mac Studio (2022), dan Mac Pro (2023) juga telah dibekali chip buatan Apple tersebut.

Sebelum bergabung dengan Apple, Ternus bekerja sebagai insinyur mesin di Virtual Research Systems, Inc., yakni perusahaan yang mengembangkan dan memproduksi head-mounted display (HMD) untuk pasar realitas virtual serta simulasi & pelatihan.

Sementara itu, Ternus adalah individu yang pernah belajar teknik mesin di University of Pennsylvania, Amerika Serikat. Dia berhasil lulus dan memperoleh gelar sebagai seorang sarjana Teknik Mesin.

Jika benar akan menggantikan Tim Cook, Ternus akan membawa latar belakang teknis dan pengalaman rekayasa perangkat keras yang mendalam, berbeda dengan sang CEO yang fokus terhadap operasional dan manajemen rantai pasok.

Untuk diketahui, Tim Cook adalah CEO Apple dan juga menjabat sebagai anggota dewan direksi perusahaan. Sebelum diangkat menjadi orang nomor satu di perusahaan pada Agustus 2011, Tim menjabat sebagai Chief Operating Officer (COO) Apple dan bertanggung jawab atas seluruh penjualan dan operasi Apple di seluruh dunia, termasuk pengelolaan rantai pasok, aktivitas penjualan, serta layanan dan dukungan di semua pasar dan negara.

Dia juga memimpin divisi Macintosh Apple dan memainkan peran kunci dalam pengembangan hubungan strategis dengan reseller dan pemasok, memastikan fleksibilitas dalam merespons pasar yang semakin kompetitif.

Sebelum bergabung dengan Apple, Tim menjabat sebagai Wakil Presiden Corporate Materials di Compaq, bertanggung jawab atas pengadaan dan pengelolaan seluruh inventaris produk Compaq.

Dia juga pernah menjadi Chief Operating Officer Divisi Reseller di Intelligent Electronics. Tim menghabiskan 12 tahun bekerja di IBM, dan terakhir menjabat sebagai Direktur North American Fulfillment, memimpin fungsi manufaktur dan distribusi untuk IBM Personal Computer Company di Amerika Utara dan Amerika Latin.

Tim meraih gelar MBA dari Duke University, di mana dia menjadi Fuqua Scholar, dan gelar Sarjana Sains di bidang Teknik Industri dari Auburn University.

Baca Juga: Apple Rilis iPhone Air, iPhone Paling Tipis dengan Desain Super Ramping

SEBELUMNYA

Cek Syarat, Cara Daftar, dan Fasilitas Peserta Program Magang Nasional Kemnaker

BERIKUTNYA

Menghadapi Ketidakpastian, Stagility Jadi Strategi Pemimpin Masa Depan

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga