Cedera Akibat Ditabrak, Marc Marquez Minta Pendukungnya Tak Menyalahkan Marco Bezzecchi
06 October 2025 |
09:36 WIB
Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Indonesia, menjadi tempat satu-satunya pembalap Marc Marquez gagal menyelesaikan balapan. Pemilik nomor motor 93 itu terjatuh, dan meminta para pendukungnya tidak menyalahkan Marco Bezzecchi. Dia akan menjalani perawatan di Madrid, Spanyol.
Lewat media sosial instagram, Marquez mengatakan bahwa jatuh dan cedera bukan merupakan cara terbaik untuk merayakan juara dunia MotoGP 2025 yang berhasil diraih. Akan tetapi, balapan membuat siapa saja tidak dapat terhindar dari kemungkinan cedera.
Dia mengungkapkan bahwa kejadian di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Indonesia bukan dikarenakan unsur kesengajaan. “Tolong jangan ada perasaan sakit hati terhadap Marco Bezzecchi, tidak ada yang sengaja melakukannya,” tulisnya dikutip Hypeabis.id, Selasa, (6/10/2025.
Baca juga: Juara Dunia ke-7, Marc Marquez Incar Rekor Valentino Rossi di Sirkuit Mandalika
Dia menuturkan, akan pergi ke Madrid, Spanyol, untuk menjalani pemeriksaan dan melakukan evaluasi terhadap cedera yang didapat saat memacu motornya di sirkuit Mandalika pada akhir pekan lalu.
Marquez yang berhasil menjadi Juara Dunia MotoGP 2025 setelah naik podium dengan posisi 2 di Seri Jepang tidak dapat menyelesaikan balapan di Indonesia. Dia terlihat ditabrak dari belakang oleh Marco Bezzecchi.
Bezzecchi yang memulai balapan dari posisi pole tidak dapat memperoleh momentum yang baik ketika mengawali balapan. Sementara itu, Marquez yang memulai balapan dari baris ketiga berhasil maju ke depan, sehingga keduanya berdekatan.
Saat mencoba masuk mendahului sang pembalap dari sisi dalam, Bezzecchi menabrak bagian belakang sepeda motor Marquez. Pemilik nomor motor 93 itu pun meluncur dengan cepat dan Bezzecchi langsung terperosok ke gravel, lalu kehilangan kendali dan ikut terjatuh.
Akibatnya, keduanya bangkit dan berjalan pergi dengan tidak melanjutkan balapan. Bezzecchi terlihat jelas meminta maaf di pinggir lintasan. Kemudian, menuju Pusat Medis untuk pemeriksaan.
Sementara itu, Bezzecchi mengungkapkan penyesalannya dalam insiden yang terjadi di Pertamina Mandalika International Circuit. Dia pun meminta maaf kepada sang pembalap dan seluruh staf akibat kejadian itu.
“Hari ini saya membuat kesalahan dan sayangnya saya juga melibatkan Marc [Marquez]. Aku sangat menyesal, aku minta maaf kepadanya dan stafnya,” tulisnya.
Untuk diketahui, dengan kecelakaan tersebut, kesempatan Marquez untuk menyamakan rekor Valentino Rossi juga tertunda. Namun, kesempatan untuk menyamai rekor pembalap Mick Doohan dipastikan tidak dapat terwujud pada tahun ini.
Marquez masih memiliki peluang menyamakan rekor Rossi di Autodromo Internacional do Algarve, Portugal. Sirkuit ini merupakan salah satu dari 2 trek yang belum pernah dimenangkan oleh sang pembalap.
Jika dapat tetap tampil setelah pemeriksaan, Marquez memiliki peluang memenangkan seri tersebut dan mencatatkan namanya sebagai pemenang di 23 lintasan yang berbeda – sama dengan Valentino Rossi.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Lewat media sosial instagram, Marquez mengatakan bahwa jatuh dan cedera bukan merupakan cara terbaik untuk merayakan juara dunia MotoGP 2025 yang berhasil diraih. Akan tetapi, balapan membuat siapa saja tidak dapat terhindar dari kemungkinan cedera.
Dia mengungkapkan bahwa kejadian di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Indonesia bukan dikarenakan unsur kesengajaan. “Tolong jangan ada perasaan sakit hati terhadap Marco Bezzecchi, tidak ada yang sengaja melakukannya,” tulisnya dikutip Hypeabis.id, Selasa, (6/10/2025.
Baca juga: Juara Dunia ke-7, Marc Marquez Incar Rekor Valentino Rossi di Sirkuit Mandalika
Dia menuturkan, akan pergi ke Madrid, Spanyol, untuk menjalani pemeriksaan dan melakukan evaluasi terhadap cedera yang didapat saat memacu motornya di sirkuit Mandalika pada akhir pekan lalu.
Marquez yang berhasil menjadi Juara Dunia MotoGP 2025 setelah naik podium dengan posisi 2 di Seri Jepang tidak dapat menyelesaikan balapan di Indonesia. Dia terlihat ditabrak dari belakang oleh Marco Bezzecchi.
Bezzecchi yang memulai balapan dari posisi pole tidak dapat memperoleh momentum yang baik ketika mengawali balapan. Sementara itu, Marquez yang memulai balapan dari baris ketiga berhasil maju ke depan, sehingga keduanya berdekatan.
Saat mencoba masuk mendahului sang pembalap dari sisi dalam, Bezzecchi menabrak bagian belakang sepeda motor Marquez. Pemilik nomor motor 93 itu pun meluncur dengan cepat dan Bezzecchi langsung terperosok ke gravel, lalu kehilangan kendali dan ikut terjatuh.
Akibatnya, keduanya bangkit dan berjalan pergi dengan tidak melanjutkan balapan. Bezzecchi terlihat jelas meminta maaf di pinggir lintasan. Kemudian, menuju Pusat Medis untuk pemeriksaan.
Sementara itu, Bezzecchi mengungkapkan penyesalannya dalam insiden yang terjadi di Pertamina Mandalika International Circuit. Dia pun meminta maaf kepada sang pembalap dan seluruh staf akibat kejadian itu.
“Hari ini saya membuat kesalahan dan sayangnya saya juga melibatkan Marc [Marquez]. Aku sangat menyesal, aku minta maaf kepadanya dan stafnya,” tulisnya.
Untuk diketahui, dengan kecelakaan tersebut, kesempatan Marquez untuk menyamakan rekor Valentino Rossi juga tertunda. Namun, kesempatan untuk menyamai rekor pembalap Mick Doohan dipastikan tidak dapat terwujud pada tahun ini.
Marquez masih memiliki peluang menyamakan rekor Rossi di Autodromo Internacional do Algarve, Portugal. Sirkuit ini merupakan salah satu dari 2 trek yang belum pernah dimenangkan oleh sang pembalap.
Jika dapat tetap tampil setelah pemeriksaan, Marquez memiliki peluang memenangkan seri tersebut dan mencatatkan namanya sebagai pemenang di 23 lintasan yang berbeda – sama dengan Valentino Rossi.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.