Ilustrasi kamar mandi. (Sumber gambar: Lotus Design & Print/Unsplash)

Simak Kelebihan & Kekurangan Penggunaan Kamar Mandi Kering

05 October 2025   |   16:00 WIB
Image
Luke Andaresta Jurnalis Hypeabis.id

Hunian di Indonesia umumnya menggunakan kamar mandi basah berupa area shower untuk mandi dan toilet yang digabung dalam satu ruangan. Kondisi ini membuat kamar mandi nyaris selalu dalam kondisi basah atau lembab karena penggunaan air untuk berbagai kebutuhan mandi dan sanitasi.

Namun, kini banyak rumah dan hunian modern yang mengusung kamar mandi kering atau dry bathroom. Kamar mandi kering dianggap lebih mudah untuk dibersihkan dan lebih aman karena area kamar mandi tidak selalu dalam keadaan basah, yang bisa berbahaya karena licin. Hal ini lantaran kamar mandi kering mengusung konsep memisahkan area kering dan basah.

Baca juga: 8 Kiat Sulap Kamar Mandi Sempit Jadi Tampak Luas

Secara umum, kamar mandi kering adalah jenis kamar mandi yang area shower dan toiletnya terpisah, dikutip dari Saima Salam Design Interior. Hal ini dilakukan agar air dari shower atau bak mandi tidak membasahi seluruh lantai maupun dinding di kamar mandi.

Pemisahan tersebut biasanya dilakukan dengan menempatkan sebuah sekat kaca atau tirai shower. Dengan begitu, kamar mandi jadi memiliki dua bagian terpisah yakni area kering dan basah. Selain menempatkan sekat, ada pula yang memisahkan shower dan toilet menjadi dua ruangan tersendiri.

Pada area basah di kamar mandi kering biasanya terdiri dari shower, bak mandi, atau area lain di mana air digunakan secara langsung. Sementara area kering kebalikannya yakni terdiri dari berbagai perlengkapan yang tidak bersentuhan dengan air secara langsung, seperti wastafel, toilet, meja rias, dan area lain yang bebas air.
 

Ilustrasi kamar mandi. (Sumber gambar: Lotus Design & Print/Unsplash)

Ilustrasi kamar mandi. (Sumber gambar: Lotus Design & Print/Unsplash)

Meski sekilas menawarkan berbagai keunggulan, penggunaan kamar mandi kering tetap memiliki sisi kelebihan dan kekurangannya. Apa sajakah itu? Berikut adalah ulasannya.

Kelebihan Kamar Mandi Kering
Kamar mandi kering bisa menjadi pilihan khususnya bagi pemilik rumah yang sangat menaruh perhatian terhadap kebersihan. Selain itu, konsep ini juga kerap dipilih lantaran alasan estetika untuk ruang kamar mandi yang ideal. Berikut adalah beberapa kelebihan kamar mandi kering dilansir dari Germany Brilliant.


1. Lebih Nyaman & Bersih

Seperti diketahui, kamar mandi basah cenderung lembap dan menjadi lahan subur bertumbuhnya bakteri, jamur dan virus penyakit. Kondisi ini akan semakin parah jika drainase dan ventilasi udara buruk sehingga udara menjadi tidak sehat. Kamar mandi kering tentunya tidak memiliki masalah ini karena area basah terbatas sehingga kuman dan bakteri tidak berkembang dengan cepat. Dengan begitu, kamar mandi pun menjadi lebih nyaman dan sehat.


2. Meningkatkan Keamanan

Terpisahnya area basah dan kering dalam konsep kamar mandi kering juga dapat meningkatkan keamanan bagi para penghuni rumah, khususnya lansia dan anak-anak. Lantaran tidak selalu basah, risiko untuk terjatuh dan terpleset di kamar mandi pun bisa diminimalisir.

Sebaliknya, pada desain kamar mandi basah, area bak mandi, shower, wastafel, dan toilet ada di tempat yang sama. Hal ini membuat air hampir selalu terciprat ke mana-mana baik selama atau setelah mandi. Akibatnya, seluruh lantai akan basah oleh air yang pada akhirnya menyebabkan lantai licin dan berbahaya.


3. Memudahkan Perawatan

Salah satu keunggulan dari kamar mandi kering adalah perawatannya yang mudah dan menyesuaikan tipe ruangan. Untuk area basah misalnya bisa dibersihkan dengan menyikatnya dengan sabun pembersih, sementara area kering cukup dibersihkan dengan menyapu, mengepel dan mengelapnya agar tetap kering. Selain itu, kamar mandi kering jarang mengalami kendala seperti bocor atau tersumbat karena jarang ada genangan air yang bertahan lama di ruangan tersebut.


4. Perlengkapan Saniter Lebih Awet

Kamar mandi kering juga dapat membantu memperpanjang umur perlengkapan saniter. Percikan air pada perlengkapan dengan material mahal rentan merusak penampilan dan keawetannya.

Memisahkan area basah dan kering pun membantu mempertahankan kualitas perlengkapan saniter dengan finishing mewah seperti marmer, kayu keras, dan lemari khusus. Biasanya juga ada peralatan listrik di kamar mandi yang akan rusak jika terkena kelembapan dan air yang tinggi dalam jangka waktu yang lama.


5. Ruangan yang Lebih Fleksibel

Kamar mandi kering juga cenderung lebih fleksibel untuk ditata dan dihias agar tampil lebih elegan dan menarik lantaran adanya sekat pembatas yang memisahkan dua area. Misalnya di area kering, dapat diberi sentuhan dan pemanis seperti karpet, keset lebar yang empuk, gantungan berisi tanaman hias hingga rak buku minimalis.
 

Ilustrasi kamar mandi. (Sumber gambar: Lotus Design & Print/Unsplash)

Ilustrasi kamar mandi. (Sumber gambar: Terry Magallanes/Pexels)

Kekurangan Kamar Mandi Kering
Di samping sejumlah kelebihan, penggunaan kamar mandi kering juga ada kekurangannya yang bisa menjadi pertimbangan untuk menghadirkannya di rumah. Berikut adalah ulasannya dilansir dari Axsiom Living.


1. Biaya Pembuatan Mahal

Pembuatan kamar mandi kering memerlukan bahan dan pemasangan khusus sehingga biayanya terbilang mahal. Salah satunya untuk memisahkan area kering dan basah pada kamar mandi. Perlu untuk membeli sekat serta pembuatan drainase khusus untuk area basah dan kering. Selain itu, pemasangan sekat kaca dan instalasi drainase juga memerlukan tenaga profesional.


2. Perawatan Ekstra pada Sekat & Drainase

Sekat kaca yang biasa menjadi pembatas pada area kamar mandi kering harus rutin dibersihkan agar tidak berjamur atau berkerak. Jika tidak dirawat dengan baik, kaca bisa menjadi buram dan membuat kamar mandi terlihat kusam. Oleh karena itu, penggunaan sekat pada kamar mandi kering bisa menambah beban pekerjaan rumah tangga harian.

Selain itu, kamar mandi kering juga memerlukan perawatan drainase yang tepat. Pemasangan atau pemeliharaan yang tidak tepat dapat menyebabkan masalah drainase yang menyebabkan air menjadi menggenang.


3. Kamar Mandi Terasa Lebih Sempit

Tidak bisa dipungkiri, model kamar mandi kering lebih cocok untuk area yang luas. Jika dibuat di kamar mandi dengan luas terbatas lantaran harus menambah sekat, tentunya akan memberi kesan sempit pada ruangan. Oleh karena itu, perlu pertimbangan yang matang sebelum mengaplikasikannya di rumah.

Baca juga: Tren Desain Kamar Mandi 2025: Aksen Unik hingga Fitur Sensorik

SEBELUMNYA

10 Prompt Gemini AI di Tempat Wisata Populer Dunia, Disneyland sampai Menara Eiffel

BERIKUTNYA

Melihat Dunia Seni Indonesia Lewat Lensa Melani Setiawan

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga