Sutradara Charles Gozali Hadirkan Film Horor-Aksi Tumbal Darah, Mengisahkan Drama Keluarga
25 September 2025 |
22:30 WIB
Film horor-thriller aksi Tumbal Darah siap menghantui layar bioskop Indonesia mulai 23 Oktober 2025 mendatang. Sebelum rilis resminya, tim produksi bersama jajaran pemain menggelar acara press conference official poster dan trailer dari film tersebut pada Selasa (24/9/2025) di Epicentrum XXI Jakarta selatan.
Film ini digarap oleh sutradara Charles Gozali dan diproduksi oleh tiga rumah produksi film, yaitu MAGMA Entertainment, Wahana Kreator, serta Sinemaku Pictures. Naskahnya ditulis untuk menghadirkan pengalaman sinematik yang memadukan horor, thriller, serta aksi brutal dengan sentuhan drama keluarga yang emosional.
Baca juga: Film Tumbal Darah Angkat Cinta, Pengorbanan, dan Teror Kehidupan Nyata
Jajaran pemain utama dalam film ini antara lain Marthino Lio, Sallum Ratu Ke, Donny Alamsyah, Agla Artalidia, hingga Epy Kusnandar.
Kisah dari film Tumbal Darah mengikuti perjalanan Jefri (Marthino Lio), seorang penagih utang yang rela melakukan apa saja demi menyelamatkan istrinya, Ella (Sallum Ratu Ke), yang tengah hamil. Namun perjuangan itu justru menyeret mereka ke sebuah rumah bersalin terkutuk, tempat di mana tangisan bayi digantikan jeritan maut, dan darah menjadi harga yang harus dibayar untuk keselamatan.
Konflik semakin menegangkan ketika Jefri dihadapkan pada dilema, sejauh mana seorang suami bersedia mengorbankan orang lain demi menyelamatkan keluarga kecilnya?
Menurut produser, Tumbal Darah dikerjakan dengan riset yang matang dan visi yang jelas. Rumah bersalin dipilih sebagai latar karena simbol dari kehidupan dan kematian. Charles Gozali sendiri menegaskan bahwa film ini bukan hanya horor-aksi penuh darah, tetapi juga sebuah refleksi tentang cinta, pengorbanan, dan pertarungan batin manusia.
“Bagi saya, Tumbal Darah bukan sekadar film horror, tapi film ini menceritakan tentang rasa takut kehilangan orang yang kita cintai,” ujar sang sutradara tersebut.
“Pertanyaannya sampai sejauh mana kita rela mengorbankan sesuatu untuk menyelamatkan mereka?” ungkap Charles saat konferensi pers.
Mengusung konsep aksi-horor dengan intensitas tinggi, proses syuting Tumbal Darah tidaklah mudah. Adegan laga brutal, penggunaan efek praktikal darah, hingga pencahayaan yang bergantung pada atmosfer ruangan menjadi tantangan tersendiri bagi kru.
Marthino Lio mengaku harus menguras energi fisik dan mental untuk perannya sebagai Jefri. “Saya harus menyelami mimpi buruk seorang suami yang terpojok. Charles mendorong saya sampai batas, dan itu yang membuat intensitasnya terasa nyata di layar,” ujarnya.
Sementara itu, Sallum Ratu Ke menambahkan bahwa peran Ella adalah pengalaman yang penting baginya.
"Ella membawa beban emosional yang berat. Saya ingin penonton merasakan betapa besar ketakutan seorang ibu yang hanya ingin melindungi bayinya,” ujar Sallum.
Meski dipenuhi adegan menyeramkan dan aksi intens, Charles berharap Tumbal Darah bisa diterima oleh masyarakat Indonesia. Ceritanya mengandung pertanyaan moral yang dekat dengan kehidupan nyata, Charles mengatakan “apakah kita rela mengorbankan orang lain demi keselamatan keluarga sendiri?,” ujarnya.
Film Tumbal Darah siap tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 23 Oktober 2025 dan akan menjadi salah satu horor-aksi lokal paling brutal tahun ini.
Baca juga: Fakta-fakta Menarik yang Terungkap dalam Teaser Perdana Tumbal Darah
Film ini digarap oleh sutradara Charles Gozali dan diproduksi oleh tiga rumah produksi film, yaitu MAGMA Entertainment, Wahana Kreator, serta Sinemaku Pictures. Naskahnya ditulis untuk menghadirkan pengalaman sinematik yang memadukan horor, thriller, serta aksi brutal dengan sentuhan drama keluarga yang emosional.
Baca juga: Film Tumbal Darah Angkat Cinta, Pengorbanan, dan Teror Kehidupan Nyata
Jajaran pemain utama dalam film ini antara lain Marthino Lio, Sallum Ratu Ke, Donny Alamsyah, Agla Artalidia, hingga Epy Kusnandar.
Kisah dari film Tumbal Darah mengikuti perjalanan Jefri (Marthino Lio), seorang penagih utang yang rela melakukan apa saja demi menyelamatkan istrinya, Ella (Sallum Ratu Ke), yang tengah hamil. Namun perjuangan itu justru menyeret mereka ke sebuah rumah bersalin terkutuk, tempat di mana tangisan bayi digantikan jeritan maut, dan darah menjadi harga yang harus dibayar untuk keselamatan.
Konflik semakin menegangkan ketika Jefri dihadapkan pada dilema, sejauh mana seorang suami bersedia mengorbankan orang lain demi menyelamatkan keluarga kecilnya?
Menurut produser, Tumbal Darah dikerjakan dengan riset yang matang dan visi yang jelas. Rumah bersalin dipilih sebagai latar karena simbol dari kehidupan dan kematian. Charles Gozali sendiri menegaskan bahwa film ini bukan hanya horor-aksi penuh darah, tetapi juga sebuah refleksi tentang cinta, pengorbanan, dan pertarungan batin manusia.
“Bagi saya, Tumbal Darah bukan sekadar film horror, tapi film ini menceritakan tentang rasa takut kehilangan orang yang kita cintai,” ujar sang sutradara tersebut.
“Pertanyaannya sampai sejauh mana kita rela mengorbankan sesuatu untuk menyelamatkan mereka?” ungkap Charles saat konferensi pers.
Mengusung konsep aksi-horor dengan intensitas tinggi, proses syuting Tumbal Darah tidaklah mudah. Adegan laga brutal, penggunaan efek praktikal darah, hingga pencahayaan yang bergantung pada atmosfer ruangan menjadi tantangan tersendiri bagi kru.
Marthino Lio mengaku harus menguras energi fisik dan mental untuk perannya sebagai Jefri. “Saya harus menyelami mimpi buruk seorang suami yang terpojok. Charles mendorong saya sampai batas, dan itu yang membuat intensitasnya terasa nyata di layar,” ujarnya.
Sementara itu, Sallum Ratu Ke menambahkan bahwa peran Ella adalah pengalaman yang penting baginya.
"Ella membawa beban emosional yang berat. Saya ingin penonton merasakan betapa besar ketakutan seorang ibu yang hanya ingin melindungi bayinya,” ujar Sallum.
Meski dipenuhi adegan menyeramkan dan aksi intens, Charles berharap Tumbal Darah bisa diterima oleh masyarakat Indonesia. Ceritanya mengandung pertanyaan moral yang dekat dengan kehidupan nyata, Charles mengatakan “apakah kita rela mengorbankan orang lain demi keselamatan keluarga sendiri?,” ujarnya.
Film Tumbal Darah siap tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 23 Oktober 2025 dan akan menjadi salah satu horor-aksi lokal paling brutal tahun ini.
Baca juga: Fakta-fakta Menarik yang Terungkap dalam Teaser Perdana Tumbal Darah
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.