Bersinar di Ajang Internasional, No Other Choice Jadi Film Pembuka BIFF 2025
17 September 2025 |
16:47 WIB
1
Like
Like
Like
Busan International Film Festival 2025 bakal membuka rangkaian penyelenggaraannya mulai hari ini, Rabu, (17/9/2025). Pesta film tahunan terbesar di Asia tersebut akan diawali dengan pemutaran film No Other Choice garapan sutradara Park Chan-wook.
Film yang memiliki judul asli Eojjeolsugaeopda ini belakangan memang jadi produksi Korea Selatan paling disorot setahun terakhir di dunia.
Karya yang diadaptasi dari novel The Ax karya Donald E Westlake ini sangat dinanti-nantikan karena deretan pemeran dan jalan ceritanya yang menarik. Selain itu, nama besar sutradara, yakni Park Chan-wook, juga jadi salah satu pendorong lain.
Baca juga: Lee Byung-Hun dan Son Ye-jin jadi Suami Istri di Film No Other Choice
Park Chan-wook dikenal dengan penggunaan framing yang artistik, komposisi gambar yang kuat, dan sinematografi yang menarik secara visual. Film-filmnya sering kali menyajikan cerita yang gelap, penuh dengan intrik, dan melibatkan unsur-unsur kekerasan dan balas dendam.
Film-filmnya telah mendapatkan pujian kritis dan penghargaan di festival film internasional, termasuk penghargaan Sutradara Terbaik di Festival Film Cannes untuk Decision to Leave. Tak mengherankan bila film terbarunya ini kemudian dipilih juga menjadi pembuka festival penting di negaranya.
Sebelum menjadi pembuka di BIFF 2025, No Other Choice juga telah terlebih dahulu mencuri perhatian setelah penayangan di Venice Film Festival dan Toronto International Film Festival (TIFF) 2025. Di TIFF, film ini bahkan mampu membawa pulang satu piala bergengsi, International People’s Choice Award.
Film yang diproduksi Moho Film dan CJ ENM Studios akan berfokus pada kisah tentang Man-soo (diperankan oleh Lee Byung-hun), seorang pegawai kantoran yang dulunya menjalani hidup dengan penuh kebahagiaan. Namun, dia mendadak kehilangan pekerjaannya dan hidupnya pun berubah.
Demi menjaga keluarganya tetap utuh, termasuk sang istri, dua anaknya, serta rumah yang mereka bangun dengan penuh perjuangan, Man-soo pun bertekad untuk bangkit dan mencari pekerjaan baru.
Dari teaser resmi yang sudah dirilis ke publik, penonton sudah bisa menduga-duga film ini akan menawarkan suguhan yang unik khas Park Chan-wook.
Video tersebut diawali dengan hentakan musik yang intens dan pernyataan tegas dari Man Soo, karakter utama di film ini, "Di Amerika Serikat, mereka bilang dipecat itu seperti ‘memegang kapak’. Tapi tahu apa yang dikatakan orang Korea? 'Lehermu akan dipotong'."
Perpaduan antara musik yang menghentak dan dialog yang tajam langsung menciptakan daya tarik yang kuat. Melalui teaser, penonton dapat menyaksikan potongan-potongan visual menarik di film dan dialog penuh ketegangan. Gaya khas Park Chan-wook yang puitis dan intens kembali terasa kuat. Selain itu, film ini juga dibintangi oleh sejumlah aktor ternama Korea, seperti Lee Byung-hun, Son Ye-jin, Park Hae-il, dan Lee Sung-min.
Busan International Film Festival bakal berlangsung mulai 17 September sampai 26 September 2025. Seperti tahun-tahun sebelumnya, festival ini bakal kembali menjadi pesta berkumpulnya film-film terbaik Korea dan Asia untuk dipromosikan ke audiens global.
Tahun ini, sejumlah film Indonesia dipastikan ikut ambil bagian di BIFF. Di program Vision BIFF, selain Esok Tanpa Ibu, film debut Reza Rahadian berjudul Pangku juga akan berkompetisi di festival film ini.
Sementara itu, film terbaru Riri Riza bertajuk Rangga & Cinta juga akan ditayangkan di BIFF dalam program A Window on Asian Cinema. Ini adalah program yang menampilkan beragam gaya dan visi sinema Asia melalui karya piawai dari para pembuat film ternama dan talenta-talenta baru, yang menangkap semangat perfilman Asia kontemporer.
Baca juga: Rangga & Cinta Bakal Tayang Perdana di Festival Film Internasional Busan 2025
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Film yang memiliki judul asli Eojjeolsugaeopda ini belakangan memang jadi produksi Korea Selatan paling disorot setahun terakhir di dunia.
Karya yang diadaptasi dari novel The Ax karya Donald E Westlake ini sangat dinanti-nantikan karena deretan pemeran dan jalan ceritanya yang menarik. Selain itu, nama besar sutradara, yakni Park Chan-wook, juga jadi salah satu pendorong lain.
Baca juga: Lee Byung-Hun dan Son Ye-jin jadi Suami Istri di Film No Other Choice
Park Chan-wook dikenal dengan penggunaan framing yang artistik, komposisi gambar yang kuat, dan sinematografi yang menarik secara visual. Film-filmnya sering kali menyajikan cerita yang gelap, penuh dengan intrik, dan melibatkan unsur-unsur kekerasan dan balas dendam.
Film-filmnya telah mendapatkan pujian kritis dan penghargaan di festival film internasional, termasuk penghargaan Sutradara Terbaik di Festival Film Cannes untuk Decision to Leave. Tak mengherankan bila film terbarunya ini kemudian dipilih juga menjadi pembuka festival penting di negaranya.
Sebelum menjadi pembuka di BIFF 2025, No Other Choice juga telah terlebih dahulu mencuri perhatian setelah penayangan di Venice Film Festival dan Toronto International Film Festival (TIFF) 2025. Di TIFF, film ini bahkan mampu membawa pulang satu piala bergengsi, International People’s Choice Award.
Film yang diproduksi Moho Film dan CJ ENM Studios akan berfokus pada kisah tentang Man-soo (diperankan oleh Lee Byung-hun), seorang pegawai kantoran yang dulunya menjalani hidup dengan penuh kebahagiaan. Namun, dia mendadak kehilangan pekerjaannya dan hidupnya pun berubah.
Demi menjaga keluarganya tetap utuh, termasuk sang istri, dua anaknya, serta rumah yang mereka bangun dengan penuh perjuangan, Man-soo pun bertekad untuk bangkit dan mencari pekerjaan baru.
Dari teaser resmi yang sudah dirilis ke publik, penonton sudah bisa menduga-duga film ini akan menawarkan suguhan yang unik khas Park Chan-wook.
Video tersebut diawali dengan hentakan musik yang intens dan pernyataan tegas dari Man Soo, karakter utama di film ini, "Di Amerika Serikat, mereka bilang dipecat itu seperti ‘memegang kapak’. Tapi tahu apa yang dikatakan orang Korea? 'Lehermu akan dipotong'."
Perpaduan antara musik yang menghentak dan dialog yang tajam langsung menciptakan daya tarik yang kuat. Melalui teaser, penonton dapat menyaksikan potongan-potongan visual menarik di film dan dialog penuh ketegangan. Gaya khas Park Chan-wook yang puitis dan intens kembali terasa kuat. Selain itu, film ini juga dibintangi oleh sejumlah aktor ternama Korea, seperti Lee Byung-hun, Son Ye-jin, Park Hae-il, dan Lee Sung-min.
Busan International Film Festival bakal berlangsung mulai 17 September sampai 26 September 2025. Seperti tahun-tahun sebelumnya, festival ini bakal kembali menjadi pesta berkumpulnya film-film terbaik Korea dan Asia untuk dipromosikan ke audiens global.
Tahun ini, sejumlah film Indonesia dipastikan ikut ambil bagian di BIFF. Di program Vision BIFF, selain Esok Tanpa Ibu, film debut Reza Rahadian berjudul Pangku juga akan berkompetisi di festival film ini.
Sementara itu, film terbaru Riri Riza bertajuk Rangga & Cinta juga akan ditayangkan di BIFF dalam program A Window on Asian Cinema. Ini adalah program yang menampilkan beragam gaya dan visi sinema Asia melalui karya piawai dari para pembuat film ternama dan talenta-talenta baru, yang menangkap semangat perfilman Asia kontemporer.
Baca juga: Rangga & Cinta Bakal Tayang Perdana di Festival Film Internasional Busan 2025
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.