Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) dan Sri Mulyani Indrawati saat acara serah terima jabatan Menteri Keuangan di Jakarta (Sumber gambar: Hypeabis.id/Fanny Kusumawardhani)

Karier Panjang Purbaya Yudhi Sadewa, Ekonom Lintas Era Presiden yang Kini Jadi Menteri Keuangan

10 September 2025   |   16:00 WIB
Image
Yudi Supriyanto Jurnalis Hypeabis.id

Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle terhadap sejumlah menteri dalam kabinetnya. Salah satu perubahan yang paling menyita perhatian publik adalah posisi Menteri Keuangan, yang kini beralih dari Sri Mulyani Indrawati kepada Purbaya Yudhi Sadewa.

Purbaya Yudhi Sadewa bukanlah nama baru di dunia ekonomi Indonesia. Sebelum dipercaya memimpin Kementerian Keuangan, dia telah menduduki sejumlah posisi penting di pemerintahan dan lembaga strategis.

Tidak hanya itu, dia juga terus bertahan di pemerintahan sejak era kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono, Joko Widodo, dan Prabowo Subianto.

Baca juga: Profil Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan Lulusan ITB Pengganti Sri Mulyani

Kariernya di pemerintahan dimulai pada 2010, saat masa kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Kala itu, dia dipercaya menjadi Staf Khusus Bidang Ekonomi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa, sekaligus anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN). Dua jabatan tersebut diembannya hingga 2014.

Pada 2015, kariernya di pemerintahan terus bertahan. Dari April hingga September tahun tersebut, Purbaya menjabat sebagai Deputi III Bidang Pengelolaan Isu Strategis di Kantor Staf Presiden (KSP). Setelah itu, dia berpindah ke Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan sebagai Staf Khusus Bidang Ekonomi Menko Polhukam, posisi yang diembannya sejak November 2015 hingga Juli 2016.

Perjalanan kariernya berlanjut ketika dia ditarik ke Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman. Dari Juli 2016 hingga Mei 2018, Purbaya menjabat sebagai Staf Khusus Bidang Ekonomi Menko Kemaritiman.

Selanjutnya, dia menjadi Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi, jabatan yang ia pegang sejak Mei 2018 hingga September 2020.

Pada 3 September 2020, melalui Keputusan Presiden RI No. 58/M Tahun 2020, Purbaya ditunjuk sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Posisi ini menandai salah satu bagian penting dalam perjalanan kariernya. Bukan tanpa alasan, LPS adalah lembaga yang memegang peranan penting dalam menjaga stabilitas sektor perbankan Indonesia.

Selain itu, Purbaya juga aktif di berbagai forum strategis. Ia menjadi anggota Indonesia Economic Forum sejak 2015 serta Dewan Pertimbangan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) sejak 2016, dan kedua peran tersebut masih diembannya hingga kini.

Dia juga menjabat sebagai Wakil Ketua Satgas Penanganan dan Penyelesaian Kasus (Debottlenecking) atau Pokja IV di bawah Kemenko Perekonomian sejak Juni 2016 hingga sekarang.

Sosok yang kerap dikenal sebagai ekonom ini memiliki sejumlah fakta menarik yang perlu diketahui oleh Genhype


1. Lulusan Amerika Serikat

Penunjukan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan baru menggantikan Sri Mulyani menambah daftar panjang menteri keuangan lulusan Amerika Serikat. Sebelumnya, nama-nama seperti Sri Mulyani, Bambang Brodjonegoro, Jusuf Anwar, Rizal Ramli, hingga Marie Muhammad juga tercatat sebagai alumni universitas di Negeri Paman Sam.

Meski begitu, Purbaya menjadi satu-satunya lulusan Purdue University yang pernah menjabat sebagai Menteri Keuangan, sekaligus orang kedua dari ITB yang menduduki posisi tertinggi di Kementerian Keuangan.


2. Disiplin Ilmu Teknik dan Ekonomi

Perjalanan Purbaya Yudhi Sadewa di pemerintahan memang lebih banyak dikenal lewat kiprahnya di bidang ekonomi. Hal itu tidak lepas dari latar belakang pendidikannya yang kuat di bidang tersebut. Ia meraih gelar Master of Science (MSc) dan Doktor Ilmu Ekonomi dari Purdue University, Indiana, Amerika Serikat.

Namun, jauh sebelum itu, Purbaya lebih dulu menempuh pendidikan teknik elektro di Institut Teknologi Bandung (ITB). Dari kampus inilah ia meraih gelar sarjana (S1) sebelum akhirnya memutuskan beralih fokus ke ekonomi.


3. Latar Belakang Insinyur

Meski kini lebih dikenal sebagai ekonom, Purbaya sebenarnya pernah meniti karier di bidang teknik. Pada awal perjalanan profesionalnya, ia bekerja sebagai field engineer di Schlumberger Overseas SA. Posisi ini dijalaninya cukup lama, yakni sejak 1989 hingga 1994.

Pekerjaan di Schlumberger menjadi satu-satunya pengalaman profesionalnya di sektor teknik. Setelah itu, Purbaya memilih jalur baru: mendalami ekonomi dan memberikan pandangan kritis terhadap kondisi perekonomian nasional.


4. Kiprah sebagai Ekonom

Nama Purbaya mulai mencuat ketika ia bergabung dengan Danareksa Research Institute sebagai senior ekonom, hingga kemudian dipercaya menjadi chief economist. Dari posisinya itu, ia sering menyampaikan analisis dan kritik atas kebijakan ekonomi nasional, yang membuatnya menjadi rujukan berbagai pihak mulai dari pemerintah hingga media.

Pandangan kritisnya pada akhirnya mengantarkan Purbaya masuk ke lingkaran pemerintahan, tepatnya pada masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News

SEBELUMNYA

Pemprov DKI Jakarta Hadirkan Program Bulky Waste, Layanan Buang Sampah Besar Gratis

BERIKUTNYA

Profil Ferry Irwandi, dari PNS Kemenkeu Menjadi Kreator Konten dan CEO Malaka Project

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga