Dua tim asal Thailand, Pharaoh dan Team Falcons, mendominasi pekan Knockout yang digelar pada 30–31 Agustus. (sumber gambar: Garena)

Tertahan Thailand, Tim Indonesia Siap Balas Dendam di Pekan Keempat FFWS SEA 2025

02 September 2025   |   15:35 WIB
Image
Prasetyo Agung Ginanjar Jurnalis Hypeabis.id

Gelaran Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2025 Fall memasuki babak ketiga dan langsung memunculkan kejutan. Dua tim asal Thailand, Pharaoh dan Team Falcons, mendominasi pekan Knockout yang digelar pada 30–31 Agustus. Kemenangan itu mengantarkan keduanya melaju ke Grand Finals.

Dominasi Negeri Gajah Putih membuat wakil Indonesia harus menunda ambisi mereka. RRQ Kazu, Bigetron by Vitality, EVOS Divine, dan ONIC masih harus bekerja keras di pekan berikutnya. Empat tim ini akan kembali bertarung pada week 4 yang berlangsung 6–7 September untuk memperebutkan tiket tersisa. 

“Week 3 memang jadi milik Thailand, tapi hal ini tidak membuat semangat kami turun. Justru ini jadi motivasi tambahan. EVOS Divine siap memberikan yang terbaik untuk bisa lolos,” ujar Rayyandra Eka alias EVOS REYY.  

Baca juga: RRQ Kazu Puncaki Klasemen Sementara FFWS Sea 2025 Fall 

Pada hari pertama, Pharaoh tampil perkasa. Tim yang dulu dikenal sebagai Core Memory Esports itu memuncaki klasemen dengan 108 poin, hasil dari 46 poin placement dan 62 poin eliminasi. Mereka unggul jauh atas Team Falcons yang duduk di posisi kedua dengan 90 poin. 

Wakil terbaik Indonesia pada hari itu adalah RRQ Kazu. Mereka menutup pertandingan dengan 87 poin dan finis di peringkat keempat. Meski belum cukup untuk tiket langsung, catatan itu memberi harapan di pekan-pekan berikutnya. 

Sehari kemudian, giliran Team Falcons yang mengambil alih spotlight. Mereka mengoleksi 95 poin, sama dengan All Gamers Global, tapi unggul lewat perolehan Booyah. Falcons pun mengamankan tiket Grand Finals kedua untuk Thailand. 
 

RRQ Kazu kembali menunjukkan konsistensi dengan meraih 94 poin. Sayangnya, selisih tipis satu angka dengan Falcons membuat mereka harus menunda langkah ke Grand Finals. Hasil ini sekaligus menambah ketegangan menjelang week 4.

Selain tiga tim besar, ONIC juga siap menjadi kuda hitam. Tim ini baru akan turun bertanding di hari kedua week 4 setelah finis di peringkat 15 fase Knockout pertama. “Kami sudah menyiapkan strategi dan memperbaiki kekurangan. ONIC akan menghadirkan kejutan pada week 4 hari kedua,” kata pelatih Ahmad Masturoh atau COACH AFM.

Tidak hanya mode Battle Royale, FFWS SEA 2025 Fall juga menyajikan pertandingan mode Clash Squad (CS). Pertarungan 4 vs 4 ini mulai berlangsung pada 28–29 Agustus dengan mempertemukan 16 tim dari fase Knockout. Lima di antaranya merupakan perwakilan Indonesia.

Hasil pekan perdana cukup berwarna. EVOS Divine sukses menang 2-0 atas Bigetron by Vitality, sementara Kagendra menumbangkan RRQ Kazu dengan skor 2-1. ONIC justru harus mengakui keunggulan Team Falcons yang menang telak 2-0.

Format Swiss Stage membuat persaingan pekan kedua CS kian sengit. EVOS Divine dijadwalkan melawan All Gamers Global asal Thailand, sedangkan Kagendra menghadapi WAG dari Vietnam. Sementara itu, duel sesama Indonesia mempertemukan RRQ Kazu dengan Bigetron by Vitality, dan ONIC berjumpa Todak asal Malaysia.

Ajang FFWS SEA 2025 Fall bukan sekadar perebutan gengsi regional. Turnamen ini menjadi pintu masuk menuju FFWS Global Finals 2025 yang akan digelar di Jakarta pada November mendatang. Pertandingan CS akan kembali tersaji pada 4–5 September, sebelum laga BR dilanjutkan pada 6–7 September pukul 18.00 WIB melalui kanal resmi Free Fire Esports ID. 

Baca juga: Juara FFNS 2025 Fall, Tim Free Fire Kagendra Akan Bertanding di FFWS SEA 2025 Fall 

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Editor:

SEBELUMNYA

Fakta Menarik Bunga Daffodil, Simbol Harapan dan Awal yang Baru

BERIKUTNYA

Daftar Film & Serial Tayang September 2025 di Netflix, Ada Alice in Borderland 3

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga