Mengenal Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera dan Jenis-Jenisnya
26 August 2025 |
15:49 WIB
Presiden Prabowo Subianto memberikan anugerah tanda kehormatan bintang Mahaputera terhadap 88 orang. Tanda kehormatan ini sebagai penghargaan bahwa penerimanya telah berjasa sangat besar terhadap negara.
Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2009 2009 Tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan, Bintang Mahaputera merupakan penghargaan yang masuk dalam kategori Tanda kehormatan.
Adapun, Tanda Kehormatan adalah penghargaan negara yang diberikan Presiden kepada seseorang, kesatuan, institusi pemerintah, atau organisasi atas darmabakti dan kesetiaan yang luar biasa terhadap bangsa dan negara.
Dalam beleid tersebut, Bintang Mahaputera masuk dalam kategori Tanda Kehormatan Sipil yang diberikan oleh Presiden setelah mendapatkan pertimbangan dari Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan.
Anggota dewan itu terdiri dari 7 orang yang berasal dari akademisi sebanyak 2 orang, militer atau latar belakang militer 2 orang, dan tokoh masyarakat yang pernah mendapatkan tanda jasa atau tanda kehormatan mencapai 3 orang.
Baca juga: Reza Rahadian Dapat Penghargaan Excellent Achievement in Film di Malaysia
Adapun, tujuan pemberian gelar, tanda jasa, dan tanda kehormatan meliputi 3 hal. Pertama, sebagai bentuk penghargaan kepada jasa setiap orang, kesatuan, institusi pemerintah, atau organisasi yang telah mendarmabaktikan diri dan berjasa besar dalam berbagai bidang kehidupan berbangsa dan bernegara.
Tujuan kedua adalah untuk menumbuhkembangkan semangat kepahlawanan, kepatriotan, dan kejuangan setiap orang untuk kemajuan dan kejayaan bangsa dan negara. Adapun, ketiga guna menumbuhkembangkan sikap keteladanan bagi setiap orang dan mendorong semangat melahirkan karya terbaik bagi kemajuan bangsa dan negara.
Untuk memperoleh Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera, ada syarat umum dan khusus yang perlu dipenuhi. Syarat umum terdiri dari WNI atau seseorang yang berjuang di wilayah yang sekarang menjadi wilayah NKRI.
Mereka harus juga memiliki integritas moral dan keteladanan; berjasa terhadap bangsa dan negara; berkelakuan baik; setia dan tidak mengkhianati bangsa dan negara; dan tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun.
Sementara itu, syarat khusus agar memperoleh Tanda Kehormatan Bintang Mapautera adalah berjasa luar biasa di berbagai bidang yang bermanfaat bagi kemajuan, kesejahteraan, dan kemakmuran bangsa dan negara; pengabdian dan pengorbanannya di bidang sosial, politik, ekonomi, hukum, budaya, ilmu pengetahuan, teknologi, dan beberapa bidang lain yang besar manfaatnya bagi bangsa dan negara; dan darmabakti dan jasanya diakui secara luas di tingkat nasional dan internasional.
Berikut jenis-jenis Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera
1. Bintang Mahaputera Adipurna;
2. Bintang Mahaputera Adipradana;
3. Bintang Mahaputera Utama;
4. Bintang Mahaputera Pratama; dan
5. Bintang Mahaputera Nararya.
Adapun, 88 penerima berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 74/TK/Tahun 2025 adalah:
1. Abdul Muhaimin Iskandar;
2. Bahlil Lahadalia;
3. Saifullah Yusuf;
4. Andi Amran Sulaiman;
5. Rd. Mohammad Marty Natalegawa;
6. Retno Lestari Priansari Marsudi;
7. Juwono Sudarsono;
8. Noer Hassan Wirajuda;
9. Almarhum Iskandar Muda Baharuddin Lopa;
10. Almarhum Ida Cokorda Pemecutan XI;
11. Almarhum Dading Kalbuadi;
12. Almarhum Solihin Gautama Purwanegara;
13. Almarhum Chalimi Imam Santosa;
14. Purnomo Yusgiantoro;
15. Tarub;
16. Suhartoyo;
17. Herman Bernhard Leopold Mantiri;
18. Dino Pati Djalal;
19. Almarhum Bismar Siregar;
20. Almarhum Sayidiman Suryohadiprojo;
21. Almarhum Mochamad Jasin;
22. Almarhum Hartono Rekso Dharsono;
23. Almarhum Kemal Idris;
24. Burhanuddin Abdullah;
25. Terawan Agus Putranto;
26. Hashim Sujono Djojohadikusumo;
27. Agus Harimurti Yudhoyono;
28. Sugiono;
29. Abdul Mu’ti;
30. Fadli Zon;
31. Andi Syamsuddin Arsyad;
32. Almarhum Suhardi;
33. Siti Hardjanti Wismoyo;
34. Prasetyo Hadi;
35. Teddy Indra Wijaya;
36. Meutya Viada Hafid;
37. Muhammad Yusuf Ateh;
38. Ivan Yustiavandana;
39. Dadan Hindayana;
40. Perry Warjiyo;
41. Miftachul Akhyar;
42. Haedar Nashir;
43. Sigit Puji Santosa;
44. Syamsudin;
45. Johanes Gluba Gebze;
46. Herlina Christine Natalia Hakim;
47. Francisco Xavier Lopes da Cruz;
48. Almarhum Fahmi Idris;
49. Almarhum F.X. Sudjasmin;
50. Almarhum Wiyogo Atmodarminto;
51. Almarhum Mung Parhadimulyo;
52. Almarhum Yusuf Hasyim;
53. Almarhum Maimun Zubair;
54. Almarhum Abdullah Abbas;
55. Almarhum Rais Abin;
56. Almarhum Jose Fernando Osorio Soares;
57. Almarhum Abílio José Osório Soares;
58. Almarhum Arnaldo dos Reis Araújo;
59. Almarhum Soekitman;
60. Zacky Anwar Makarim;
61. Yusuf AR;
62. Maher Al Gadri;
63. Almarhum Muhammad Maksum;
64. Juri Ardiantoro;
65. Sudaryono;
66. Angga Raka Prabowo;
67. Anwar Iskandar;
68. Almarhum Soepriyatno;
69. Angky Retno Yudianti;
70. Widjono Hardjanto;
71. Almarhum Abidin;
72. Abdul Ghofur;
73. Soegeng Sarjadi;
74. Simon Aloysius Mantiri;
75. Abdussamad Sulaiman HB (H. Sulaiman);
76. Abdul Rasyid (Haji Rasyid);
77. Nanik Sudaryati Deyang;
78. Willy Ananias Gara;
79. Amzulian Rifai;
80. Isma Yatun;
81. Lydia Silvanna Djaman;
82. Teddy Sutadi Kardin;
83. Taufiq Ismail;
84. Muhammad Ainun Najib;
85. Almarhum Cornel Simanjuntak;
86. Asep Saifuddin Chalim;
87. Almarhum Benyamin Sueb; dan
88. Almarhumah Titiek Puspa
Baca juga: Jess No Limit Raih Dua Penghargaan Guiness World Records
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2009 2009 Tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan, Bintang Mahaputera merupakan penghargaan yang masuk dalam kategori Tanda kehormatan.
Adapun, Tanda Kehormatan adalah penghargaan negara yang diberikan Presiden kepada seseorang, kesatuan, institusi pemerintah, atau organisasi atas darmabakti dan kesetiaan yang luar biasa terhadap bangsa dan negara.
Dalam beleid tersebut, Bintang Mahaputera masuk dalam kategori Tanda Kehormatan Sipil yang diberikan oleh Presiden setelah mendapatkan pertimbangan dari Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan.
Anggota dewan itu terdiri dari 7 orang yang berasal dari akademisi sebanyak 2 orang, militer atau latar belakang militer 2 orang, dan tokoh masyarakat yang pernah mendapatkan tanda jasa atau tanda kehormatan mencapai 3 orang.
Baca juga: Reza Rahadian Dapat Penghargaan Excellent Achievement in Film di Malaysia
Adapun, tujuan pemberian gelar, tanda jasa, dan tanda kehormatan meliputi 3 hal. Pertama, sebagai bentuk penghargaan kepada jasa setiap orang, kesatuan, institusi pemerintah, atau organisasi yang telah mendarmabaktikan diri dan berjasa besar dalam berbagai bidang kehidupan berbangsa dan bernegara.
Tujuan kedua adalah untuk menumbuhkembangkan semangat kepahlawanan, kepatriotan, dan kejuangan setiap orang untuk kemajuan dan kejayaan bangsa dan negara. Adapun, ketiga guna menumbuhkembangkan sikap keteladanan bagi setiap orang dan mendorong semangat melahirkan karya terbaik bagi kemajuan bangsa dan negara.
Untuk memperoleh Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera, ada syarat umum dan khusus yang perlu dipenuhi. Syarat umum terdiri dari WNI atau seseorang yang berjuang di wilayah yang sekarang menjadi wilayah NKRI.
Mereka harus juga memiliki integritas moral dan keteladanan; berjasa terhadap bangsa dan negara; berkelakuan baik; setia dan tidak mengkhianati bangsa dan negara; dan tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun.
Sementara itu, syarat khusus agar memperoleh Tanda Kehormatan Bintang Mapautera adalah berjasa luar biasa di berbagai bidang yang bermanfaat bagi kemajuan, kesejahteraan, dan kemakmuran bangsa dan negara; pengabdian dan pengorbanannya di bidang sosial, politik, ekonomi, hukum, budaya, ilmu pengetahuan, teknologi, dan beberapa bidang lain yang besar manfaatnya bagi bangsa dan negara; dan darmabakti dan jasanya diakui secara luas di tingkat nasional dan internasional.
Berikut jenis-jenis Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera
1. Bintang Mahaputera Adipurna;
2. Bintang Mahaputera Adipradana;
3. Bintang Mahaputera Utama;
4. Bintang Mahaputera Pratama; dan
5. Bintang Mahaputera Nararya.
Adapun, 88 penerima berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 74/TK/Tahun 2025 adalah:
1. Abdul Muhaimin Iskandar;
2. Bahlil Lahadalia;
3. Saifullah Yusuf;
4. Andi Amran Sulaiman;
5. Rd. Mohammad Marty Natalegawa;
6. Retno Lestari Priansari Marsudi;
7. Juwono Sudarsono;
8. Noer Hassan Wirajuda;
9. Almarhum Iskandar Muda Baharuddin Lopa;
10. Almarhum Ida Cokorda Pemecutan XI;
11. Almarhum Dading Kalbuadi;
12. Almarhum Solihin Gautama Purwanegara;
13. Almarhum Chalimi Imam Santosa;
14. Purnomo Yusgiantoro;
15. Tarub;
16. Suhartoyo;
17. Herman Bernhard Leopold Mantiri;
18. Dino Pati Djalal;
19. Almarhum Bismar Siregar;
20. Almarhum Sayidiman Suryohadiprojo;
21. Almarhum Mochamad Jasin;
22. Almarhum Hartono Rekso Dharsono;
23. Almarhum Kemal Idris;
24. Burhanuddin Abdullah;
25. Terawan Agus Putranto;
26. Hashim Sujono Djojohadikusumo;
27. Agus Harimurti Yudhoyono;
28. Sugiono;
29. Abdul Mu’ti;
30. Fadli Zon;
31. Andi Syamsuddin Arsyad;
32. Almarhum Suhardi;
33. Siti Hardjanti Wismoyo;
34. Prasetyo Hadi;
35. Teddy Indra Wijaya;
36. Meutya Viada Hafid;
37. Muhammad Yusuf Ateh;
38. Ivan Yustiavandana;
39. Dadan Hindayana;
40. Perry Warjiyo;
41. Miftachul Akhyar;
42. Haedar Nashir;
43. Sigit Puji Santosa;
44. Syamsudin;
45. Johanes Gluba Gebze;
46. Herlina Christine Natalia Hakim;
47. Francisco Xavier Lopes da Cruz;
48. Almarhum Fahmi Idris;
49. Almarhum F.X. Sudjasmin;
50. Almarhum Wiyogo Atmodarminto;
51. Almarhum Mung Parhadimulyo;
52. Almarhum Yusuf Hasyim;
53. Almarhum Maimun Zubair;
54. Almarhum Abdullah Abbas;
55. Almarhum Rais Abin;
56. Almarhum Jose Fernando Osorio Soares;
57. Almarhum Abílio José Osório Soares;
58. Almarhum Arnaldo dos Reis Araújo;
59. Almarhum Soekitman;
60. Zacky Anwar Makarim;
61. Yusuf AR;
62. Maher Al Gadri;
63. Almarhum Muhammad Maksum;
64. Juri Ardiantoro;
65. Sudaryono;
66. Angga Raka Prabowo;
67. Anwar Iskandar;
68. Almarhum Soepriyatno;
69. Angky Retno Yudianti;
70. Widjono Hardjanto;
71. Almarhum Abidin;
72. Abdul Ghofur;
73. Soegeng Sarjadi;
74. Simon Aloysius Mantiri;
75. Abdussamad Sulaiman HB (H. Sulaiman);
76. Abdul Rasyid (Haji Rasyid);
77. Nanik Sudaryati Deyang;
78. Willy Ananias Gara;
79. Amzulian Rifai;
80. Isma Yatun;
81. Lydia Silvanna Djaman;
82. Teddy Sutadi Kardin;
83. Taufiq Ismail;
84. Muhammad Ainun Najib;
85. Almarhum Cornel Simanjuntak;
86. Asep Saifuddin Chalim;
87. Almarhum Benyamin Sueb; dan
88. Almarhumah Titiek Puspa
Baca juga: Jess No Limit Raih Dua Penghargaan Guiness World Records
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.