Daftar Pelaku Gim Global yang Diajak Mengembangkan Ekosistem Gim Indonesia
23 August 2025 |
16:00 WIB
Pemerintah Indonesia bertemu sejumlah pelaku gim global asal Jerman dalam ajang Gamescom 2025 di Cologne, Jerman. Pertemuan itu digelar untuk mengembangkan potensi industri gim Tanah Air yang saat ini kian diperhitungkan.
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menilai, Indonesia memiliki peluang besar untuk menembus pasar global. Karena itu, pemerintah mendorong terjalinnya kolaborasi dan kemitraan antara ekosistem gim Jerman dan para pelaku industri gim dalam negeri.
“Kami ingin membangun kolaborasi yang lebih kuat dengan Microsoft Xbox, Xsolla, Koelnmesse, dan German Game Industry Association (GAME). Secara resmi, kami juga mengundang keterlibatan ekosistem gim Jerman untuk menjelajahi potensi gim Tanah Air dalam acara Indonesia Game Developer eXchange (IGDX) yang akan digelar di Bali pada 9–11 Oktober 2025,” ujarnya dalam siaran pers, Sabtu (23/8/2025).
Baca Juga: Indonesia Bawa 10 Perusahaan Gim Lokal ke Gamescom 2025
Menurut Riefky, Indonesia dan Jerman memiliki ekosistem gim yang besar. Laporan Newzoo pada 2024 mencatat, Indonesia merupakan pasar gim terbesar keempat di Asia dan ke-15 di dunia. Selain itu, Indonesia memiliki ekosistem pengembang gim paling produktif di Asia Tenggara, dengan sekitar 150 juta pemain aktif. Kondisi ini menjadikan talenta dari subsektor gim kian kreatif dan potensial.
“Indonesia kini menjadi salah satu pusat pengembangan gim di Asia Tenggara berkat dukungan regulasi, talenta, serta insentif dari pemerintah,” kata Riefky.
Dia berharap pertemuan di Gamescom dapat membuka peluang kerja sama strategis antara pelaku industri gim Indonesia dan mitra global. Pertemuan itu juga diharapkan menjadi bentuk dukungan nyata bagi pengembang lokal agar terus menghasilkan karya yang inovatif.
“Dengan program pengembangan talenta yang berkelanjutan, Indonesia bisa turut menjadi bagian penting dalam industri gim global,” tuturnya.
Berikut profil mitra global yang ditemui pemerintah.
Divisi gim dari Microsoft ini merupakan salah satu pemain utama industri hiburan interaktif global. Sejak diluncurkan pada 2001, Xbox berkembang menjadi ekosistem komprehensif yang mencakup konsol generasi terbaru, layanan cloud gaming, hingga platform berlangganan Xbox Game Pass.
Hingga pertengahan 2025, layanan ini telah memiliki 34 juta pelanggan dengan pendapatan mendekati US$5 miliar per tahun. Strategi tersebut menunjukkan komitmen Xbox dalam menyediakan akses luas ke konten gim premium dengan model berkelanjutan.
Xsolla adalah perusahaan video game commerce yang menyediakan infrastruktur pembayaran dan monetisasi untuk gim. Didirikan oleh Aleksandr (Shurick) Agapitov pada 2005, Xsolla kini berkantor pusat di Los Angeles dan memiliki jaringan global.
Koelnmesse merupakan penyelenggara pameran dagang internasional berbasis di Köln, Jerman. Perusahaan ini mengelola salah satu lahan expo terbesar di negara tersebut dan menyelenggarakan sekitar 80 pameran per tahun.
Di ajang Gamescom Cologne, Koelnmesse bermitra dengan asosiasi German Game Industry Association (GAME) untuk menghadirkan pameran gim terbesar di dunia.
GAME juga menjadi pemegang saham Entertainment Software Self-Regulation Body (USK), Foundation for Digital Games Culture, Esports Player Foundation, serta berbagai ajang gim internasional.
Baca Juga: Wacana Pelarangan Gim Roblox Mulai Mengemuka, Apa Alasannya?
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menilai, Indonesia memiliki peluang besar untuk menembus pasar global. Karena itu, pemerintah mendorong terjalinnya kolaborasi dan kemitraan antara ekosistem gim Jerman dan para pelaku industri gim dalam negeri.
“Kami ingin membangun kolaborasi yang lebih kuat dengan Microsoft Xbox, Xsolla, Koelnmesse, dan German Game Industry Association (GAME). Secara resmi, kami juga mengundang keterlibatan ekosistem gim Jerman untuk menjelajahi potensi gim Tanah Air dalam acara Indonesia Game Developer eXchange (IGDX) yang akan digelar di Bali pada 9–11 Oktober 2025,” ujarnya dalam siaran pers, Sabtu (23/8/2025).
Baca Juga: Indonesia Bawa 10 Perusahaan Gim Lokal ke Gamescom 2025
Menurut Riefky, Indonesia dan Jerman memiliki ekosistem gim yang besar. Laporan Newzoo pada 2024 mencatat, Indonesia merupakan pasar gim terbesar keempat di Asia dan ke-15 di dunia. Selain itu, Indonesia memiliki ekosistem pengembang gim paling produktif di Asia Tenggara, dengan sekitar 150 juta pemain aktif. Kondisi ini menjadikan talenta dari subsektor gim kian kreatif dan potensial.
“Indonesia kini menjadi salah satu pusat pengembangan gim di Asia Tenggara berkat dukungan regulasi, talenta, serta insentif dari pemerintah,” kata Riefky.
Dia berharap pertemuan di Gamescom dapat membuka peluang kerja sama strategis antara pelaku industri gim Indonesia dan mitra global. Pertemuan itu juga diharapkan menjadi bentuk dukungan nyata bagi pengembang lokal agar terus menghasilkan karya yang inovatif.
“Dengan program pengembangan talenta yang berkelanjutan, Indonesia bisa turut menjadi bagian penting dalam industri gim global,” tuturnya.
Berikut profil mitra global yang ditemui pemerintah.
Xbox
Divisi gim dari Microsoft ini merupakan salah satu pemain utama industri hiburan interaktif global. Sejak diluncurkan pada 2001, Xbox berkembang menjadi ekosistem komprehensif yang mencakup konsol generasi terbaru, layanan cloud gaming, hingga platform berlangganan Xbox Game Pass.
Hingga pertengahan 2025, layanan ini telah memiliki 34 juta pelanggan dengan pendapatan mendekati US$5 miliar per tahun. Strategi tersebut menunjukkan komitmen Xbox dalam menyediakan akses luas ke konten gim premium dengan model berkelanjutan.
Xsolla
Xsolla adalah perusahaan video game commerce yang menyediakan infrastruktur pembayaran dan monetisasi untuk gim. Didirikan oleh Aleksandr (Shurick) Agapitov pada 2005, Xsolla kini berkantor pusat di Los Angeles dan memiliki jaringan global.
Koelnmesse dan GAME
Koelnmesse merupakan penyelenggara pameran dagang internasional berbasis di Köln, Jerman. Perusahaan ini mengelola salah satu lahan expo terbesar di negara tersebut dan menyelenggarakan sekitar 80 pameran per tahun.
Di ajang Gamescom Cologne, Koelnmesse bermitra dengan asosiasi German Game Industry Association (GAME) untuk menghadirkan pameran gim terbesar di dunia.
GAME juga menjadi pemegang saham Entertainment Software Self-Regulation Body (USK), Foundation for Digital Games Culture, Esports Player Foundation, serta berbagai ajang gim internasional.
Baca Juga: Wacana Pelarangan Gim Roblox Mulai Mengemuka, Apa Alasannya?
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.