Bukan Sekadar Selera, Ini 4 Alasan Di Balik Ngidam Makanan Pedas
06 August 2025 |
06:30 WIB
Pernah nggak sih, Genhype tiba-tiba merasa ngidam berat makan sesuatu yang pedas? Entah itu ayam geprek level lima, sambal matah yang menggigit, atau semangkuk ramen dengan cabai bubuk berlimpah.
Rasa itu bisa muncul begitu saja, bahkan tanpa alasan yang jelas. Menariknya, craving seperti ini ternyata bukan sekadar selera atau kebiasaan semata. Keinginan makan sesuatu yang spesifik bisa jadi dipicu oleh perubahan hormon dalam tubuh, stres, ataupun pengaruh eksternal.
Dikutip dari Verywell Health, berikut beberapa alasan umum di balik rasa ingin makan makanan pedas secara tiba-tiba.
Fenomena ini juga berkaitan dengan istilah ‘hyperpalatable’, yakni makanan dengan kombinasi lemak, gula, natrium, dan karbohidrat tinggi. Makanan semacam ini mengaktifkan bagian sirkuit mesokortikolimbik pada otak, menghasilkan perasaan menyenangkan yang membuat kita ingin makan makanan itu lagi dan lagi.
Sebuah studi terbaru menunjukkan, orang-orang yang punya keinginan makan makanan pedas mengalami respons fisik tertentu, seperti peningkatan air liur dan detak jantung.
Spesialis Kesehatan Masyarakat dan Ahli Diet, Diana Guevara, MPH, RD menyebut pada wawancara dengan Verywell Health, beberapa orang merasa dengan berkeringat ketika cuaca sedang panas, suhu tubuh berangsur menurun.
"Beberapa orang mengatasi stresnya dengan memakan ‘comfort food’-nya. Bisa jadi makanan pedas adalah ‘comfort food’ yang sering dinikmati dan punya kenangan menyenangkan saat dimakan,” timpal Guevara.
Penelitian lain juga menelusuri, makanan pedas memicu rasa sakit yang merilis endorfin dan dopamin, sinyal kimia pada otak yang memberikan sensasi bahagia.
Studi mengatakan, menginginkan makanan tinggi lemak, gula, garam, dan kalori bisa dipengaruhi dari fase pada siklus menstruasi. Di sisi lain, ada penelitian yang menunjukkan wanita mengandung menghindari makanan pedas, sedangkan penelitian lain bilang mereka menginginkan makanan pedas.
Guevara melanjutkan, “Ketika kehamilan dan penuaan terjadi, beberapa wanita mengalami hipogeusia atau penurunan kemampuan untuk merasa, sehingga ini bisa menjadi alasan mereka menginginkan rasa yang kuat pada makanannya.”
Jadi, lain kali Genhype tiba-tiba ingin makan sesuatu yang pedas banget, mungkin tubuh sedang merespons hal-hal tertentu, baik dari luar maupun dari dalam. Tidak ada salahnya memanjakan lidah dengan cabai, asal tetap tahu batas dan paham kondisi tubuh sendiri.
Baca Juga: Resep Kacang Kribo Renyah Gurih dan Pedas Manis
Rasa itu bisa muncul begitu saja, bahkan tanpa alasan yang jelas. Menariknya, craving seperti ini ternyata bukan sekadar selera atau kebiasaan semata. Keinginan makan sesuatu yang spesifik bisa jadi dipicu oleh perubahan hormon dalam tubuh, stres, ataupun pengaruh eksternal.
Dikutip dari Verywell Health, berikut beberapa alasan umum di balik rasa ingin makan makanan pedas secara tiba-tiba.
1. Visual dan Aroma
Pada beberapa orang, iklan tertentu, aroma, dan lingkungan dapat menimbulkan rasa ngidam. Seorang Ahli Ilmu Kesehatan Keluarga dan Masyarakat dari Rutgers University, Shailja Mathur, MS, MEd, RDN menjelaskan kepada Verywell Health, menonton iklan makanan favorit atau mencium bau suatu makanan bisa memercikan keinginan untuk makan makanan tersebut.Fenomena ini juga berkaitan dengan istilah ‘hyperpalatable’, yakni makanan dengan kombinasi lemak, gula, natrium, dan karbohidrat tinggi. Makanan semacam ini mengaktifkan bagian sirkuit mesokortikolimbik pada otak, menghasilkan perasaan menyenangkan yang membuat kita ingin makan makanan itu lagi dan lagi.
Sebuah studi terbaru menunjukkan, orang-orang yang punya keinginan makan makanan pedas mengalami respons fisik tertentu, seperti peningkatan air liur dan detak jantung.
2. Cuaca Panas
Makanan pedas mampu membuat tubuh kita mengeluarkan keringat. Salah satu kandungan yang ada di cabai, capsaicin, membangkitkan reseptor yang merasakan panas di tubuh.Spesialis Kesehatan Masyarakat dan Ahli Diet, Diana Guevara, MPH, RD menyebut pada wawancara dengan Verywell Health, beberapa orang merasa dengan berkeringat ketika cuaca sedang panas, suhu tubuh berangsur menurun.
3. Stres
Riset memperlihatkan, orang-orang yang stres atau tertekan bisa merasa mengidam makanan tertentu serta makan makanan manis dan fast food lebih banyak."Beberapa orang mengatasi stresnya dengan memakan ‘comfort food’-nya. Bisa jadi makanan pedas adalah ‘comfort food’ yang sering dinikmati dan punya kenangan menyenangkan saat dimakan,” timpal Guevara.
Penelitian lain juga menelusuri, makanan pedas memicu rasa sakit yang merilis endorfin dan dopamin, sinyal kimia pada otak yang memberikan sensasi bahagia.
4. Perubahan Hormon
Saat menstruasi, mengandung, atau menopause, hormon tubuh melonjak. Banyak orang mengidam ketika berada di fase-fase ini.Studi mengatakan, menginginkan makanan tinggi lemak, gula, garam, dan kalori bisa dipengaruhi dari fase pada siklus menstruasi. Di sisi lain, ada penelitian yang menunjukkan wanita mengandung menghindari makanan pedas, sedangkan penelitian lain bilang mereka menginginkan makanan pedas.
Guevara melanjutkan, “Ketika kehamilan dan penuaan terjadi, beberapa wanita mengalami hipogeusia atau penurunan kemampuan untuk merasa, sehingga ini bisa menjadi alasan mereka menginginkan rasa yang kuat pada makanannya.”
Jadi, lain kali Genhype tiba-tiba ingin makan sesuatu yang pedas banget, mungkin tubuh sedang merespons hal-hal tertentu, baik dari luar maupun dari dalam. Tidak ada salahnya memanjakan lidah dengan cabai, asal tetap tahu batas dan paham kondisi tubuh sendiri.
Baca Juga: Resep Kacang Kribo Renyah Gurih dan Pedas Manis
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.