Ilustrasi interior rumah. (Sumber gambar: Collov Home Design/Unsplash)

5 Kesalahan Dekorasi yang Bikin Rumah Terasa Panas

03 August 2025   |   21:00 WIB
Image
Luke Andaresta Jurnalis Hypeabis.id

Hampir setiap pemilk rumah tentu akan mendekorasi huniannya agar tampak rapi dan nyaman. Namun, cara dekorasi yang kurang tepat justru akan memberikan dampak buruk pada rumah salah satunya terasa panas. Alih-alih merasa nyaman, para penghuni rumah justru akan merasa kegerahan.
 
Mendekorasi rumah memang tidak bisa dilakukan sembarangan tanpa konsep dan pertimbangan yang matang. Ada beberapa hal yang justru harus dihindari saat mendekorasi rumah, agar hunian tidak terasa panas. Terlebih jika memasuki musim panas, sebaiknya hindari hal-hal berikut sebagaimana dilansir dari The Spruce.

Baca juga: 3 Tema Dekorasi Interior Rumah untuk Sambut Lebaran 2025
 

1. Menggunakan cat berwarna gelap

Kesalahan pertama dalam mendekorasi yang dapat membuat rumah terasa panas ialah menggunakan cat berwarna gelap. Sebagian pemilik rumah mungkin menggunakan cat warna gelap untuk menghadirkan suasana tertentu dalam rumah. Namun, hal ini justru akan mempengaruhi tingkat kenyamanan rumah.
 
Meskipun membuat tampilan ruangan lebih variatif dan dramatis, warna-warna gelap sering kali berkontribusi pada atmosfer yang lebih berat dan panas dalam ruangan. Hal ini terjadi karena warna cat yang lebih gelap menyerap lebih banyak panas daripada warna yang lebih terang.
 
Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan penggunaan warna cat dalam hunian. Jika memang ingin mengikuti cuaca atau musim, kalian bisa menggunakan cat gelap seperti abu-abu gelap atau coklat tua saat cuaca dingin. Namun, untuk jangka panjang, sebaiknya gunakan cat dengan warna yang lebih terang.
 

2. Memasang gorden/tirai tebal

Gorden atau tirai tebal juga berkontribusi dalam membuat ruangan dalam rumah terasa panas. Sebaliknya, disarankan untuk menggunakan gorden dengan material yang lebih tipis seperti bahan linen. Ada berbagai macam gorden linen yang bisa dipilih, diantaranya ruby, rami dan holland.
 
Ada beberapa keunggulan pada gorden linen, antara lain menciptakan tampilan elegan, lebih menyerap panas, serat kainnya kuat, masa pakainya lama, warnanya tidak mudah pudar, harganya lebih ekonomis, dan mudah dicuci. Termasuk bahannya yang ringan hingga bisa terurai jatuh ke lantai dengan sempurna.
 

3. Menggunakan kain pelapis tebal

Sebagian orang mungkin suka menggunakan kain pelapis tebal pada interior rumah karena memberikan kesan mewah dan menenangkan pada rumah. Akan tetapi, di balik tampilannya yang elegan, bahan-bahan seperti beludru, kulit, dan wol hanya akan membuat ruangan terasa lebih panas.
 
Hal ini karena bahan-bahan tersebut menahan panas dan mengurangi aliran udara pada ruangan. Kain-kain berbahan tebal menyerap sinar matahari dan menambah kehangatan ruangan, sehingga jika ruangan menerima cahaya alami yang kuat, efek panasnya pun akan semakin terasa.
 
Selain itu, disarankan untuk sebisa mungkin tidak menggunakan kain sintetis pada pelapis atau sprei karena dapat memerangkap panas tubuh. Furnitur-furnitur dengan kain sintetis misalnya sofa biasanya cenderung seperti berkeringat dan terasa lengket terlebih saat musim panas.
 

4. Dekorasi dengan tekstil berlapis

Banyak orang mungkin suka dengan tampilan yang berlapis dan nyaman dengan menggunakan berbagai macam material tekstil, misalnya pada sofa, bantal-bantal kecil dan selimut ruangan. Tapi, penggunaan berbagai macam material tekstil yang berlapis justru hanya akan membuat kalian merasa lebih panas. 
 
Sebab, elemen-elemen dekoratif tersebut menahan panas dan membatasi sirkulasi alami. Penggunaan material tekstil untuk interior memang bisa terasa nyaman di musim dingin, tetapi justru rentan membuat gerah di musim panas.
 
Namun, jika kalian tetap ingin mendekorasi dengan barang-barang tekstul, pertimbangkan dengan cermat penempatannya di dalam ruangan. Disarankan untuk tidak menempatkan elemen interior tekstil yang berat di depan ventilasi atau jendela, karena dapat menghambat aliran udara yang baik masuk ke dalam ruangan. Selain itu, sebisa mungkin hindari penggunaan karpet pada musim panas, karena mengubah energi ruangan dengan cepat.
 

5. Menggunakan terlalu banyak cermin

Penggunaan cermin pada interior rumah dapat menambah kesan glamor dan personal pada suatu ruangan, sekaligus membuatnya tampak lebih besar dan lebih terang. Namun, terlalu banyak cermin juga bisa jadi kesalahan yang dapat membuat ruangan rentan terasa panas.
 
Hindari menghadirkan cermin di ruangan yang terkena sinar matahari, yang nantinya akan memantulkan semua sinar matahari di sekitar ke dalam ruangan yang membuat terasa panas bahkan terbakar. Sebaliknya, gunakan cermin dengan bijak dan pertimbangkan penempatannya dengan cermat.
 
 

SEBELUMNYA

Chery Luncurkan TIGGO Cross CSH Hybrid Comfort, SUV Hybrid Canggih di Bawah Rp300 Juta

BERIKUTNYA

Rekomendasi Curug di Sentul untuk Liburan Singkat

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga