Kwik Kian Gie (Sumber gambar: laman kwikkiangie.ac.id)

Profil Singkat Kwik Kian Gie, Tokoh yang Peduli Terhadap Pendidikan

29 July 2025   |   17:18 WIB
Image
Yudi Supriyanto Jurnalis Hypeabis.id

Kabar duka datang dari dalam negeri. Mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Kwik Kian Gie menghembuskan napas terakhirnya pada 28 Juli 2025. Pria kelahiran Kabupaten Pati, Jawa Tengah itu adalah sosok yang dikenal karena pemikiran tentang ekonomi kerakyatan dan memiliki rasa peduli terhadap pendidikan.

Dikutip dari laman Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia dan berbagai sumber, Kwik Kian Gie adalah seorang politisi dan ahli ekonomi Indonesia yang lahir pada 1935. Dia pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri pada periode 1999-2000.

Baca juga: Profil Ryu Kintaro, Pemenang South East Asia Young Entrepreneur 2025 dengan Bisnis Jamu

Selain dikenal sebagai ekonom, Kwik Kian Gie juga pernah menjabat sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional sekaligus Ketua Bappenas pada periode 2001–2004. Sebelum masuk ke dunia pemerintahan, dia telah menempuh pendidikan ekonomi di sejumlah universitas ternama, baik di dalam maupun luar negeri.

Setelah menamatkan pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA), Kwik melanjutkan studi ke Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia selama satu tahun sebagai tingkat persiapan. Pada tahun 1956, dia melanjutkan pendidikan ke Nederlandsche Economiche Hogeschool Rotterdam (kini Erasmus Universiteit Rotterdam) di Belanda dan lulus pada tahun 1963. Namun, ia tidak langsung kembali ke Indonesia.

Dia sempat bekerja di Kedutaan Besar Indonesia di Den Haag selama sekitar satu tahun. Setelah itu, Kwik menjabat sebagai direktur di perusahaan NV Handelsonderneming “IPILO” di Amsterdam dan kembali ke tanah air pada 1970.

Sekembalinya ke Indonesia, Kwik mendirikan PT Indonesian Financing & Investment Company. Dia juga ikut mendirikan beberapa perusahaan lainnya, seperti PT Altron Panorama Electronic, PT Jasa Dharma Utama, PT Cengkih Zanzibar, dan PT ABN AmroFinance.

Dalam menjalani hidup, Kwik berpegang pada prinsip bahwa kehidupan hanya bermakna jika karya yang dihasilkan dapat memberi manfaat bagi banyak orang. Bahkan, sejak SMA dia sudah mengetahui apa yang ia inginkan dalam hidup.

Pada tahun 1954, ketika banyak remaja seusianya sibuk bermain, Kwik justru sudah mendirikan SMA Erlangga Surabaya. Dia juga menjadi bagian dari sekolah tersebut dan lulus pada tahun 1955.

Pada 1982, Kwik bersama Panglaykim mendirikan sekolah MBA pertama di Indonesia, yaitu Institut Manajemen Prasetiya Mulya. Kemudian, pada 1987, bersama Djoenaedi Joesoef dan Kaharuddin Ongko, dia juga mendirikan Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie.

Selain aktif di dunia pendidikan dan bisnis, Kwik juga dikenal produktif menulis. Beberapa bukunya antara lain Ekonomi Indonesia di Persimpangan Jalan, yang membahas krisis moneter 1998 dan berbagai pilihan kebijakan ekonomi setelahnya.

Buku lainnya berjudul Krisis Ekonomi Indonesia: Penyebab, Latar Belakang, dan Jalan Keluar yang menguraikan penyebab utama krisis ekonomi Indonesia serta solusinya dari sudut pandang ekonomi kerakyatan. Dia juga menerbitkan buku Bunga Rampai Pemikiran Kwik Kian Gie, yang terdiri dari tiga bagian dan berisi kumpulan tulisannya yang sebelumnya dimuat di berbagai media massa.

Di luar dunia akademik dan pemerintahan, Kwik juga aktif di legislatif. Dia pernah menjabat sebagai anggota Badan Pekerja MPR, Wakil Ketua MPR, serta anggota Komisi IX DPR.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News

SEBELUMNYA

Jangan Asal, Begini Teknik Berjalan Kaki agar Bermanfaat untuk Kesehatan

BERIKUTNYA

Mira Lesmana Ungkap Cerita di Balik Desain Poster Film Rangga & Cinta

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga