Jebol Puasa Gelar, Evos Divine Sabet Gelar Juara Hingga MVP di EWC 2025: Free Fire
22 July 2025 |
09:30 WIB
Kabar bahagia datang dari Evos Divine. Tim esport asa Indonesia itu berhasil mengukir sejarah sebagai juara dunia di Grand Final Esports World Cup: Free Fire 2025, di Qiddiya Arena, Riyadh, Arab Saudi, Minggu (20/7/2025) malam waktu setempat.
Menyegel kemenangan Booyah di game pamungkas, Evos Divine mengakhiri puasa gelar Indonesia di kancah turnamen Free Fire dunia sejak 2019. Perjalanan tim esport Indonesia ini menuju takhta juara dunia terbilang sangat emosional bagi Aji Apri Wicaksono (AIMGOD) dan timya yang diisi oleh Rasyah Rasyid, Rayandra Eka (REYYY), Verilyan Putra (KOCEEL), dan M. Akbar Mustafa (ABAAAX).
Baca juga: Free Fire Buat Tantangan ala Squid Game, Cek Map & Item Eksklusifnya
Bagi AIMGOD cs, kemenangan ini menjadi pembalasan dan kebangkitan mereka yang sempat terpuruk di Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2025 Spring. Namun, dengan perubahan strategi dan latihan keras, akhirnya membuahkan hasil.
“Kami rombak total: ganti role, ganti kapten, ada tambahan Rusher juga (Rasyah). Semua berubah. Hari ini, semua perjuangan kita terbayar. Kemenangan ini adalah kemenangan untuk semua yang percaya kami bisa bangkit,” ujar AIMGOD usai memenangkan laga.
Evos Divine diketahui menjadi juara dengan mendapatkan Booyah di game ke-10 atau game terakhir. Booyah itu membuahkan gelar juara bagi mereka karena sudah terlebih dahulu mencapai Champion Rush atau mengoleksi minimal 80 poin.
Dari segi pencapaian klasemen pun, Evos Divine tetap menjadi peringkat pertama. Tim ini menutup perjalanan mereka di Riyadh dengan total 170 poin (96 Poin Eliminasi & 2 Booyah), serta trofi EWC 2025: Free Fire.
Tidak hanya membawa pulang trofi juara EWC 2025: Free Fire, pemain andalan Evos Divine, Rasyah The Wonderkid juga membawa pulang gelar spesial. Berkat penampilannya yang menawan sepanjang 10 pertandingan yang menegangkan, dia diganjar gelar Most Valuable Player (MVP) EWC 2025: Free Fire.
Rasyah juga menorehkan sejarah sebagai pemain termuda yang mengoleksi gelar MVP di turnamen. “Hari ini saya merasa bahwa saya adalah Wonderkid yang sebenarnya,” tuturnya.
Rasyah mencatatkan total 57.631 Damage dan total 78 eliminasi sepanjang turnamen. Torehan Damage yang tinggi itu juga menghasilkan total 101 Knocks dan 61 asis. Pencapaian ini membuat sang Wonderkid menjadi salah satu bintang paling cerah di skena Free Fire esports dunia maupun di Indonesia.
Indonesia Geser Dominasi Thailand dan Brasil
Kemenangan Evos Divine di EWC 2025: Free Fire tidak hanya menjadi satu-satunya hal positif dari keikutsertaan tim Indonesia. Dari tiga tim yang berhasil lolos ke Grand Finals, RRQ Kazu, EVOS Divine, dan Vitality, seluruhnya mampu menguasai Top 3 klasemen akhir.
Pada game ke-10, ketiganya sama-sama menyandang status Champion Rush dan bisa juara jika mendapatkan Booyah. Hingga momen terakhir di game ke-10, penentuan gelar juara sepenuhnya menjadi milik Indonesia.
Evos Divine dan Vitality berhadapan langsung sebagai dua tim terakhir yang tersisa. Siapa pun yang mendapatkan Booyah di antara mereka berhak menjadi juara dunia.
Momen terakhir yang begitu sengit di area Keraton, Map Bermuda pun berakhir kala tembakan sniper Rasyah melumpuhkan FAIZZMKS sebagai anggota tim Vitality terakhir yang bertahan. Meski tak membawa pulang piala, Vitality dan RRQ Kazu telah menunjukan kemampuan terbaiknya di panggung esports Free Fire dunia.
RRQ Kazu (123 Poin) dan Vitality (120 Poin) di peringkat ke-2 dan ke-3 klasemen menjadi isyarat bahwa tim Indonesia telah kembali ke jalur juara dan siap kembali mendominasi. Hegemoni tim terkuat dunia perlahan mulai bergeser dari Brasil dan Thailand ke Indonesia.
Kembalinya tim Indonesia ke jalur juara di turnamen esports global dan regional menjadi modal penting untuk menyongsong FFWS Global Finals 2025 mendatang. Turnamen tertinggi dalam kalender esports Free Fire dunia ini akan menjadi ajang perebutan gelar juara yang sesungguhnya dengan mempertemukan 18 tim terbaik di bumi.
Semakin spesial karena untuk pertama kalinya, turnamen ini akan hadir di Jakarta pada Oktober-November 2025. Sebagai juara EWC 2025: Free Fire, Evos Divine otomatis lolos ke FFWS 2025 Global Finals Jakarta.
Tak hanya Evos, tim Indonesia lainnya, RRQ Kazu, Bigetron by Vitality, Onic, dan Kagendra juga akan berusaha menyusul sang macan putih dengan berjuang mendapatkan tiket ke Jakarta lewat FFWS SEA 2025 Fall yang akan hadir mulai Agustus 2025.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Menyegel kemenangan Booyah di game pamungkas, Evos Divine mengakhiri puasa gelar Indonesia di kancah turnamen Free Fire dunia sejak 2019. Perjalanan tim esport Indonesia ini menuju takhta juara dunia terbilang sangat emosional bagi Aji Apri Wicaksono (AIMGOD) dan timya yang diisi oleh Rasyah Rasyid, Rayandra Eka (REYYY), Verilyan Putra (KOCEEL), dan M. Akbar Mustafa (ABAAAX).
Baca juga: Free Fire Buat Tantangan ala Squid Game, Cek Map & Item Eksklusifnya
Bagi AIMGOD cs, kemenangan ini menjadi pembalasan dan kebangkitan mereka yang sempat terpuruk di Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2025 Spring. Namun, dengan perubahan strategi dan latihan keras, akhirnya membuahkan hasil.
“Kami rombak total: ganti role, ganti kapten, ada tambahan Rusher juga (Rasyah). Semua berubah. Hari ini, semua perjuangan kita terbayar. Kemenangan ini adalah kemenangan untuk semua yang percaya kami bisa bangkit,” ujar AIMGOD usai memenangkan laga.
Evos Divine diketahui menjadi juara dengan mendapatkan Booyah di game ke-10 atau game terakhir. Booyah itu membuahkan gelar juara bagi mereka karena sudah terlebih dahulu mencapai Champion Rush atau mengoleksi minimal 80 poin.
Dari segi pencapaian klasemen pun, Evos Divine tetap menjadi peringkat pertama. Tim ini menutup perjalanan mereka di Riyadh dengan total 170 poin (96 Poin Eliminasi & 2 Booyah), serta trofi EWC 2025: Free Fire.
Rasyah The Wonderkid Gaet MVP di Grand Finals
Tidak hanya membawa pulang trofi juara EWC 2025: Free Fire, pemain andalan Evos Divine, Rasyah The Wonderkid juga membawa pulang gelar spesial. Berkat penampilannya yang menawan sepanjang 10 pertandingan yang menegangkan, dia diganjar gelar Most Valuable Player (MVP) EWC 2025: Free Fire.
Rasyah juga menorehkan sejarah sebagai pemain termuda yang mengoleksi gelar MVP di turnamen. “Hari ini saya merasa bahwa saya adalah Wonderkid yang sebenarnya,” tuturnya.
Rasyah mencatatkan total 57.631 Damage dan total 78 eliminasi sepanjang turnamen. Torehan Damage yang tinggi itu juga menghasilkan total 101 Knocks dan 61 asis. Pencapaian ini membuat sang Wonderkid menjadi salah satu bintang paling cerah di skena Free Fire esports dunia maupun di Indonesia.
Indonesia Geser Dominasi Thailand dan Brasil
Kemenangan Evos Divine di EWC 2025: Free Fire tidak hanya menjadi satu-satunya hal positif dari keikutsertaan tim Indonesia. Dari tiga tim yang berhasil lolos ke Grand Finals, RRQ Kazu, EVOS Divine, dan Vitality, seluruhnya mampu menguasai Top 3 klasemen akhir.
Pada game ke-10, ketiganya sama-sama menyandang status Champion Rush dan bisa juara jika mendapatkan Booyah. Hingga momen terakhir di game ke-10, penentuan gelar juara sepenuhnya menjadi milik Indonesia.
Evos Divine dan Vitality berhadapan langsung sebagai dua tim terakhir yang tersisa. Siapa pun yang mendapatkan Booyah di antara mereka berhak menjadi juara dunia.
Momen terakhir yang begitu sengit di area Keraton, Map Bermuda pun berakhir kala tembakan sniper Rasyah melumpuhkan FAIZZMKS sebagai anggota tim Vitality terakhir yang bertahan. Meski tak membawa pulang piala, Vitality dan RRQ Kazu telah menunjukan kemampuan terbaiknya di panggung esports Free Fire dunia.
RRQ Kazu (123 Poin) dan Vitality (120 Poin) di peringkat ke-2 dan ke-3 klasemen menjadi isyarat bahwa tim Indonesia telah kembali ke jalur juara dan siap kembali mendominasi. Hegemoni tim terkuat dunia perlahan mulai bergeser dari Brasil dan Thailand ke Indonesia.
FFWS Global Finals 2025 Jakarta
Kembalinya tim Indonesia ke jalur juara di turnamen esports global dan regional menjadi modal penting untuk menyongsong FFWS Global Finals 2025 mendatang. Turnamen tertinggi dalam kalender esports Free Fire dunia ini akan menjadi ajang perebutan gelar juara yang sesungguhnya dengan mempertemukan 18 tim terbaik di bumi. Semakin spesial karena untuk pertama kalinya, turnamen ini akan hadir di Jakarta pada Oktober-November 2025. Sebagai juara EWC 2025: Free Fire, Evos Divine otomatis lolos ke FFWS 2025 Global Finals Jakarta.
Tak hanya Evos, tim Indonesia lainnya, RRQ Kazu, Bigetron by Vitality, Onic, dan Kagendra juga akan berusaha menyusul sang macan putih dengan berjuang mendapatkan tiket ke Jakarta lewat FFWS SEA 2025 Fall yang akan hadir mulai Agustus 2025.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.