First Look film Pelangi di Mars (Sumber gambar: X/Mahakarya Pictures)

Rio Dewanto Hingga Lutesha Bakal Terlibat dalam Film Pelangi di Mars

18 July 2025   |   14:29 WIB
Image
Chelsea Venda Jurnalis Hypeabis.id

Bioskop Indonesia akan kedatangan satu film baru yang menawarkan pengalaman sinematik berbeda. Berjudul Pelangi di Mars, film produksi Mahakarya Pictures yang disutradarai oleh Upie Guava ini bakal membawa genre fiksi ilmiah dengan balutan drama keluarga yang kuat berlatar tahun 2090.

Film ini akan mengajak penonton berpetualangan ke masa depan, tepatnya pada 2090. Kala itu, Bumi digambarkan tengah mengalami krisis yang paling fundamental, yakni kelangkaan air. Sementara itu, satu-satunya sumber air bersih telah dimonopoli oleh korporasi raksasa. 

Ketimpangan akses terhadap air menciptakan ketegangan sosial dan rasa putus asa yang meluas di kalangan manusia. Dari premis tersebut, film ini berkembang menjadi tontonan yang memikat dengan paduan visual futuristik, kisah hubungan antara manusia dan robot, serta pesan ekologis yang menyentuh hati. 

Baca juga: Teknologi Canggih di Balik Pembuatan Film Sci-Fi Pelangi di Mars Karya Upie Guava 

Setelah sebelumnya merilis tampilan perdana (first look), kini untuk pertama kalinya film ini secara resmi mengungkap siapa saja aktor utama yang akan membawakan kisahnya ke layar lebar. Aktris muda Messi Gusti dipercaya memerankan karakter Pelangi, tokoh sentral dalam film ini. 

Dia akan beradu akting dengan Lutesha yang berperan sebagai sang ibu, Pratiwi, serta Rio Dewanto sebagai Banyu, tokoh yang terlibat dalam misi besar penyelamatan bumi. Ketiganya membawa dinamika yang kuat dalam narasi film yang menempatkan masa depan umat manusia tengah berada di ujung tanduk akibat krisis air bersih global. 

Perkenalan karakter di film ini dilakukan dengan menarik. Rumah produksi merilis character reveal berupa video perkenalan karakter-karakter robot yang akan menjadi pendamping Pelangi selama petualangannya. Robot-robot ini bukan sekadar pelengkap visual, tetapi dirancang dengan kepribadian dan fungsi yang unik. 

Dalam video perkenalan itu, diperkenalkan robot bernama Batik. Dia adalah robot berwawasan luas yang tahu hampir segalanya. Kemudian, ada Kimchi, robot perempuan bergaya remaja kekinian yang gemar mukbang.

Ada pula Petya, ahli mineral yang punya misi khusus menemukan Zeolit Omega. Kemudian, ada Sulil, robot berlengan banyak tapi selalu kebingungan soal arah. Terakhir, ada Yoman, robot ekspresif yang suka membuat konser sendiri.

Film ini disebut-sebut telah mendapatkan dukungan dari Produksi Film Negara (PFN), dan menjadi proyek perdana yang digarap PFN di bawah kepemimpinan Ifan Seventeen.

Ifan menyatakan bahwa konsep cerita yang ditawarkan sangat menarik, sehingga membuatnya mantap memilih film ini di antara sejumlah proyek lain. Karena alasan itu pula, dia meyakini film ini layak mendapat dukungan dari negara melalui PFN. "Film Insyaallah akan tayang tahun depan. Sekarang kita tampilkan dahulu berbagai karakter yang akan hadir di film ini," ungkapnya.

Film Pelangi di Mars telah memulai produksi sejak 2020. Film bergenre science fiction ini diproduksi dengan cara hybrid, yakni menggabungkan shooting virtual dan dunia nyata. Untuk mendukung hal tersebut, Upie selaku sutradara menggunakan teknologi XR (Extended Reality).

Ini adalah teknologi yang menggabungkan kombinasi interaksi grafis yang dihasilkan manusia dan sistem komputer. Bantuan teknologi ini memungkinkan sineas untuk membuat film yang lebih interaktif. 

Film Pelangi di Mars akan berfokus pada kehidupan seseorang bernama Pelangi di planet Mars. Dia digambarkan sebagai seorang gadis 12 tahun yang merupakan manusia pertama yang lahir serta tumbuh besar di planet merah tersebut. 

Setelah ditinggalkan oleh ibunya, Pratiwi, dan seluruh koloni manusia yang memilih kembali ke bumi, Pelangi menjalani hidup yang sunyi di lingkungan yang asing dan dingin. Akan tetapi, kesendiriannya menjadi titik balik yang penting ketika dia tanpa sengaja menemukan sekelompok robot tua yang sudah lama ditinggalkan. 

Pertemuan itu menjadi awal dari petualangan yang akan menentukan masa depan bumi. Bersama para robot tersebut, Pelangi memulai misi untuk menemukan mineral langka bernama Zeolit Omega, bahan alami yang diyakini mampu memurnikan air dan menyelamatkan umat manusia dari krisis. 

Baca juga: Film Animasi Oh, The Places You’ll Go! Gaet Ariana Grande dan Josh Gad 

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News) 
Editor:

SEBELUMNYA

Infinix Hot 60 Pro dan Infinix Hot 60 Pro+ Segera Meluncur, Apa Bedanya?

BERIKUTNYA

Resmi Diumumkan, Cek Daftar Harga Han So hee 1st Fanmeeting World Tour di Jakarta

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: