Lana Del Rey Serukan Doa untuk Palestina & Texas: “Aku Berharap Perdamaian Abadi”
09 July 2025 |
10:15 WIB
Penyanyi dengan suara syahdu dan lirik-lirik melankolis, Lana Del Rey, kembali mencuri perhatian publik. Kali ini bukan karena rilisan musik terbarunya, melainkan lewat unggahan di Instagram yang menyinggung dua tragedi global yang jadi sorotan: banjir besar di Texas dan konflik kemanusiaan yang terus memburuk di Gaza, Palestina.
Dalam unggahannya, Lana menunjukkan sisi empatiknya dengan menyampaikan dukungan kepada para korban banjir di Texas. “So sorry for everyone who’s going through this,” tulisnya singkat, tapi penuh makna. Dia menyuarakan kepedulian terhadap sesama di tengah bencana yang melanda bagian selatan Amerika Serikat.
Namun, perhatian warganet langsung tertuju pada bagian selanjutnya dalam unggahan itu, di mana Lana menyuarakan solidaritas untuk Palestina. “Aku berdoa untuk Palestina setiap hari dan berharap perdamaian abadi bagi semua bangsa,” ungkapnya.
Dia menyebut bahwa dirinya terus mengikuti perkembangan politik global dan sudah lama berharap akan adanya gencatan senjata yang nyata. “Aku sangat berharap akan ada gencatan senjata. Ini konflik panjang yang sudah aku pelajari, tapi tetap sulit aku pahami,” imbuhnya.
Baca juga: Aksi Green Day Dukung Palestina di Panggung Coachella 2025
Unggahan Del Rey ini langsung ramai diperbincangkan di media sosial. Reaksi publik pun terbagi. Sebagian mengapresiasi keberaniannya yang menyuarakan isu kemanusiaan, apalagi di saat banyak selebritas memilih untuk tetap diam. Tapi ada juga yang mempertanyakan apakah seharusnya publik figur seperti Lana berbicara tentang konflik internasional yang begitu kompleks.
Namun satu hal yang patut Genhype catat, Lana Del Rey menyampaikan pesannya dengan cara yang penuh empati, netral, dan tidak menggurui. Dia tidak mengklaim diri sebagai ahli, tetapi sebagai manusia yang peduli dan ingin menggunakan platformnya untuk hal yang lebih bermakna.
Dengan pengikut Instagram yang mencapai lebih dari 20 juta, langkah kecil ini bisa jadi berdampak besar. Di tengah derasnya arus konten viral dan tren yang silih berganti, Lana Del Rey mengingatkan bahwa media sosial bisa dimanfaatkan sebagai ruang untuk menyuarakan empati, keadilan, dan kemanusiaan.
Langkah ini menunjukkan bahwa menjadi artis bukan hanya soal penampilan di atas panggung atau hasil karya seni, tapi juga tentang menyuarakan nurani di tengah dunia yang penuh gejolak. Dia memberikan contoh bahwa publik figur bisa ikut memperjuangkan kemanusiaan, dengan cara yang jujur dan tanpa pretensi.
Baca juga: Resensi Kumcer dari Yerusalem ke Armageddon, Solidaritas Sastra dari Danarto untuk Palestina
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Dalam unggahannya, Lana menunjukkan sisi empatiknya dengan menyampaikan dukungan kepada para korban banjir di Texas. “So sorry for everyone who’s going through this,” tulisnya singkat, tapi penuh makna. Dia menyuarakan kepedulian terhadap sesama di tengah bencana yang melanda bagian selatan Amerika Serikat.
Namun, perhatian warganet langsung tertuju pada bagian selanjutnya dalam unggahan itu, di mana Lana menyuarakan solidaritas untuk Palestina. “Aku berdoa untuk Palestina setiap hari dan berharap perdamaian abadi bagi semua bangsa,” ungkapnya.
Dia menyebut bahwa dirinya terus mengikuti perkembangan politik global dan sudah lama berharap akan adanya gencatan senjata yang nyata. “Aku sangat berharap akan ada gencatan senjata. Ini konflik panjang yang sudah aku pelajari, tapi tetap sulit aku pahami,” imbuhnya.
Baca juga: Aksi Green Day Dukung Palestina di Panggung Coachella 2025
Unggahan Del Rey ini langsung ramai diperbincangkan di media sosial. Reaksi publik pun terbagi. Sebagian mengapresiasi keberaniannya yang menyuarakan isu kemanusiaan, apalagi di saat banyak selebritas memilih untuk tetap diam. Tapi ada juga yang mempertanyakan apakah seharusnya publik figur seperti Lana berbicara tentang konflik internasional yang begitu kompleks.
Namun satu hal yang patut Genhype catat, Lana Del Rey menyampaikan pesannya dengan cara yang penuh empati, netral, dan tidak menggurui. Dia tidak mengklaim diri sebagai ahli, tetapi sebagai manusia yang peduli dan ingin menggunakan platformnya untuk hal yang lebih bermakna.
Dengan pengikut Instagram yang mencapai lebih dari 20 juta, langkah kecil ini bisa jadi berdampak besar. Di tengah derasnya arus konten viral dan tren yang silih berganti, Lana Del Rey mengingatkan bahwa media sosial bisa dimanfaatkan sebagai ruang untuk menyuarakan empati, keadilan, dan kemanusiaan.
Langkah ini menunjukkan bahwa menjadi artis bukan hanya soal penampilan di atas panggung atau hasil karya seni, tapi juga tentang menyuarakan nurani di tengah dunia yang penuh gejolak. Dia memberikan contoh bahwa publik figur bisa ikut memperjuangkan kemanusiaan, dengan cara yang jujur dan tanpa pretensi.
Baca juga: Resensi Kumcer dari Yerusalem ke Armageddon, Solidaritas Sastra dari Danarto untuk Palestina
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.