Ilustrasi para dancer Hip-Hop (Source: Unsplash/Maick Maciel)

Matamiyu, Penari Cilik Indonesia yang Tampil di Korea Selatan Bareng Grup Amerika

21 June 2025   |   11:24 WIB
Image
Radityo Adi Wimanto Mahasiswa Unika Atma Jaya

Seorang penari cilik asal Indonesia, Matamiyu, membuktikan bahwa usia bukanlah batas untuk tampil di panggung internasional. Pada usia yang baru menginjak 11 tahun, pemilik nama lengkap Miyu Ananthanaya Pranoto ini berhasil mencuri perhatian publik dunia lewat aksi panggungnya bersama grup hip-hop asal Amerika Serikat, Motiv Crew.

Penampilannya terjadi di salah satu ajang bergengsi di Korea Selatan bertajuk World of Street Woman Fighter, program kompetisi dance yang menjadi sorotan global bagi para pencinta tari jalanan. Matamiyu bukanlah nama asing bagi komunitas dance di Indonesia. Dia dikenal luas lewat unggahan-unggahan media sosial yang menampilkan freestyle enerjik serta kemampuan breakdance yang tak kalah dari para dancer dewasa.

Baca juga: Kompetisi Red Bull Dance Your Style Debut di Indonesia

Lewat konsistensi dan latihan keras, dia berhasil memikat perhatian Motiv Crew, sebuah tim tari asal Orlando, Amerika Serikat, yang dikenal dengan spesialisasi mereka di bidang hip-hop dan street style. Bukan hanya tampil sebagai tamu biasa, Matamiyu didaulat menjadi guest flag bearer dengan membawa bendera merah putih di atas panggung, mewakili Indonesia dalam skala internasional.

Kehadirannya di Korea Selatan tak hanya menjadi pengalaman luar biasa bagi Matamiyu, tapi juga inspirasi besar bagi Genhype yang sedang menapaki jalan kreatif. Dalam penampilannya, Matamiyu memperlihatkan gerakan penuh percaya diri, kuat, dan presisi yang menunjukkan bahwa latihan intensifnya selama ini benar-benar berbuah hasil.

Dia mengaku bahwa keinginannya menari berawal dari menyaksikan season pertama Street Woman Fighter. "What made me join a dance battle in the first place was watching Street Woman Fighter Season 1. So being invited by @motivcrew as part of their Mega Crew feels like a full circle moment. " demikian Miyu menulis dalam unggahan Instagram dari Matamiyu, saat tampil di sebuah acara yang memopulerkan dunia dance battle wanita di Korea Selatan.

Dari layar kaca, dia kini benar-benar menjejakkan kaki di panggung acara yang menginspirasi langkah pertamanya. Bersama Motiv Crew, Matamiyu menjalani latihan selama seminggu sebelum tampil.

Meski waktu latihan yang singkat, dia mampu belajar bukan hanya teknik baru, tetapi juga bagaimana semangat tim, kekompakan, dan profesionalisme dibangun. Bagi Matamiyu, pengalaman ini bukan akhir perjalanan, tapi baru awal dari mimpinya untuk terus mengibarkan merah putih di panggung-panggung dunia.

Kompetisi World of Street Woman Fighter sendiri merupakan bagian dari rangkaian besar acara kompetisi tari Korea Selatan yang menampilkan tim-tim perempuan terbaik dari seluruh dunia. Acara ini menjadi salah satu barometer kualitas dan inovasi dalam dunia dance battle global.

Miyu diketahui tertarik dalam seni tari modern dari menonton boygroup BTS dan Wanna One pada sejak usia 6–7 tahun. Ketertarikan itu, membawanya untuk mengambil kelas tari rutin dan aktif mempelajari berbagai aliran tari urban seperti hip‑hop, freestyle, popping, locking, waacking.

Penampilan perdananya yang menarik perhatian adalah di ajang Radikal Forze Jam/Summerjam 2023 saat berusia 9 tahun. Videonya ditonton puluhan juta kali dan membuatnya viral di media sosial. Miyu juga Juara 1 HipFest 2024 (Allstyle Kids) di Ho Chi Minh City, Vietnam—festival tari terbesar di Asia Tenggara.

Baca juga: Menghidupkan Pariwisata Indonesia Melalui International Dance Competition Line Dance

Selanjutnya, Miyu pun sukses menorehkan prestasi di berbagai kompetisi menari di Indonesia dan di Jepang (Osaka), antara lain Allstyle Teenager Side – Feedback Korea 2024, U‑12 Future Dance Battle (Osaka), U‑15 Battle After School (Osaka), 2v2 Teenagers Future Dance Battle (Osaka) 2024, Allstyle Kids & 1v1 Battle di Ho Chi Minh City, On Fire Hiphop Freestyle Indonesia 2025, dan Junior Division Showcase World of Dance Indonesia 2025

Perjalanan Matamiyu ini jadi inspirasi bahwa bakat dan semangat tidak mengenal usia atau batas geografis. Dengan keberanian untuk bermimpi besar, disiplin tinggi, dan keberanian keluar dari zona nyaman, Matamiyu sukses menapaki debut karier menari perdananya di panggung dunia.
 

SEBELUMNYA

3 Rekomendasi Hotel Staycation Seru untuk Liburan Keluarga

BERIKUTNYA

Teater Petra Bakal Pentaskan Les Justes Karya Albert Camus di Teater Salihara

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: