Sinopsis dan Fakta Menarik The Ugly Stepsister, Sisi Gelap Kakak Tiri Cinderella
04 June 2025 |
11:30 WIB
Apa jadinya jika dongeng Cinderella dihidupkan kembali dalam versi horor yang gelap, menyakitkan, dan penuh kritik sosial? Itulah yang coba dihadirkan The Ugly Stepsister, film debut Emilie Blichfeldt yang mulai tayang di bioskop Indonesia sejak 28 Mei 2025.
Dengan pendekatan satir, nuansa gothic, dan sentuhan body horror, film ini menghadirkan reinterpretasi tajam terhadap kisah klasik Cinderella, melalui lensa obsesi kecantikan dan tekanan sosial terhadap perempuan.
Baca juga: Sinopsis M3GAN 2.0 yang Tayang Juni 2025, Kembalinya Robot Gadis Kecil Mematikan
Berlatar di Swedlandia pada abad ke-19, cerita berpusat pada Elvira (Lea Myren), seorang gadis sederhana yang terdorong untuk mengubah dirinya demi cinta dan status. Dorongan itu datang dari ibu ambisiusnya, Rebekka (Ane Dahl Torp), agar ia bisa bersaing dengan saudari tirinya yang memesona, Agnes (Thea Sofie Loch Næss), demi memikat hati Pangeran Julian (Isac Calmroth).
Namun, demi menjadi "cantik", Elvira rela menempuh serangkaian prosedur kosmetik primitif dan brutal, dari menjahit bulu mata ke kelopak hingga menelan cacing pita. Hasilnya: transformasi mengerikan, menyedihkan, dan penuh luka yang menjadi inti kritik film ini.
Bagi Genhype, yang ingin menonton filmnya, simak fakta menarik film The Ugly Stepsister karya sutradara Emilie Blichfeldt.
Setelah tayang di festival film, The Ugly Stepsister resmi diputar di bioskop mulai dari Norwegia pada 7 Maret 2025, disusul perilisan di Amerika Serikat pada 18 April 2025.
Dengan pendekatan yang unik dan berani, The Ugly Stepsister menawarkan perspektif baru terhadap dongeng klasik. Film ini merupakan debut penyutradaraan Emilie Blichfeldt, di mana dia mengembangkan naskahnya sebagai proyek tesis di Norwegian Film School.
Inspirasi ceritanya berasal dari Aschenputtel, versi Jerman dari dongeng Cinderella oleh Grimm Bersaudara, khususnya adegan di mana saudara tiri memotong jari kaki untuk masuk ke sepatu kaca.
Selain itu, Agnes juga berperan sebagai penegak norma kecantikan di tengah masyarakat. Dengan penampilannya yang sempurna, dia memperkuat standar kecantikan yang tidak realistis dan menekan perempuan lain untuk menyesuaikan diri.
Sang sutradara terinspirasi dari film Crash karya David Cronenberg. Setelah itu, dia mulai menelusuri lebih dalam semua karya Cronenberg dan menemukan film-film dari sutradara Italia seperti Dario Argento dan Lucio Fulci. Selain itu, juga film Raw (2016) karya Julia Ducournau yang membuat dia mantap menggunakan unsur body horror dalam filmnya.
The Ugly Stepsister mendapatkan penghargaan Silver Raven dan Penghargaan Penonton di Brussels International Fantastic Film Festival 2025. Film ini juga meraih Penghargaan Penonton di Overlook Film Festival, menandakan penerimaan positif dari penonton festival.
Dalam film ini, dia bekerja sama dengan sutradara Emilie Blichfeldt untuk menciptakan siluet dan detail kostum era abad ke-19, dengan bantuan dari ikon mode Lady Amanda Harlech.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Dengan pendekatan satir, nuansa gothic, dan sentuhan body horror, film ini menghadirkan reinterpretasi tajam terhadap kisah klasik Cinderella, melalui lensa obsesi kecantikan dan tekanan sosial terhadap perempuan.
Baca juga: Sinopsis M3GAN 2.0 yang Tayang Juni 2025, Kembalinya Robot Gadis Kecil Mematikan
Berlatar di Swedlandia pada abad ke-19, cerita berpusat pada Elvira (Lea Myren), seorang gadis sederhana yang terdorong untuk mengubah dirinya demi cinta dan status. Dorongan itu datang dari ibu ambisiusnya, Rebekka (Ane Dahl Torp), agar ia bisa bersaing dengan saudari tirinya yang memesona, Agnes (Thea Sofie Loch Næss), demi memikat hati Pangeran Julian (Isac Calmroth).
Namun, demi menjadi "cantik", Elvira rela menempuh serangkaian prosedur kosmetik primitif dan brutal, dari menjahit bulu mata ke kelopak hingga menelan cacing pita. Hasilnya: transformasi mengerikan, menyedihkan, dan penuh luka yang menjadi inti kritik film ini.
Bagi Genhype, yang ingin menonton filmnya, simak fakta menarik film The Ugly Stepsister karya sutradara Emilie Blichfeldt.
1. Tayang Perdana di Festival Film
Mengutip Screen Rant, film ini mendapatkan perhatian internasional sejak penayangan perdananya di Sundance Film Festival pada 23 Januari 2025 dan Berlin International Film Festival pada 16 Februari 2025.Setelah tayang di festival film, The Ugly Stepsister resmi diputar di bioskop mulai dari Norwegia pada 7 Maret 2025, disusul perilisan di Amerika Serikat pada 18 April 2025.
2. Terinspirasi dari Dongeng Cinderella
Experience a gruesome body horror take on the Cinderella story.
— Shudder (@Shudder) May 8, 2025
THE UGLY STEPSISTER premieres tomorrow on Shudder. pic.twitter.com/Lm3l1x6rnE
Dengan pendekatan yang unik dan berani, The Ugly Stepsister menawarkan perspektif baru terhadap dongeng klasik. Film ini merupakan debut penyutradaraan Emilie Blichfeldt, di mana dia mengembangkan naskahnya sebagai proyek tesis di Norwegian Film School.
Inspirasi ceritanya berasal dari Aschenputtel, versi Jerman dari dongeng Cinderella oleh Grimm Bersaudara, khususnya adegan di mana saudara tiri memotong jari kaki untuk masuk ke sepatu kaca.
3. Cinderella dalam Film Ini Bukan Tokoh Protagonis
Agnes, karakter yang menyerupai Cinderella dalam film The Ugly Stepsister, digambarkan sebagai sosok yang cantik namun arogan dan tidak simpatik. Setelah kematian ayahnya, Agnes memandang rendah ibu tirinya, Rebekka, dan saudara tirinya, Elvira, karena status sosial mereka yang berada di bawahnya.Selain itu, Agnes juga berperan sebagai penegak norma kecantikan di tengah masyarakat. Dengan penampilannya yang sempurna, dia memperkuat standar kecantikan yang tidak realistis dan menekan perempuan lain untuk menyesuaikan diri.
4. Menggunakan Unsur Body Horror
Body horror adalah subgenre dalam fiksi horor yang menampilkan transformasi tubuh manusia yang aneh mengganggu secara psikologis. Film ini banyak menampilkan adegan horor tubuh yang ekstrem, seperti prosedur kosmetik abad ke-19 yang brutal.Sang sutradara terinspirasi dari film Crash karya David Cronenberg. Setelah itu, dia mulai menelusuri lebih dalam semua karya Cronenberg dan menemukan film-film dari sutradara Italia seperti Dario Argento dan Lucio Fulci. Selain itu, juga film Raw (2016) karya Julia Ducournau yang membuat dia mantap menggunakan unsur body horror dalam filmnya.
5. Lokasi Syuting di Tempat Bersejarah
Demi menghidupkan atmosfer gelap dan mencekam, tim produksi melakukan proses syuting di lokasi-lokasi bersejarah di Polandia seperti Kastil Goluchów, sebuah kastil abad ke-16 dan Biara Lubin, bekas biara Cistercian yang digunakan untuk adegan pesta dansa kerajaan.The Ugly Stepsister mendapatkan penghargaan Silver Raven dan Penghargaan Penonton di Brussels International Fantastic Film Festival 2025. Film ini juga meraih Penghargaan Penonton di Overlook Film Festival, menandakan penerimaan positif dari penonton festival.
6. Kostum Karya Desainer asal Denmark
Kostum dalam film The Ugly Stepsister dirancang oleh Manon Rasmussen, seorang desainer Denmark yang telah lama bekerja dengan sutradara kawakan Lars von Trier. Rasmussen dikenal karena karyanya dalam film-film seperti Melancholia (2011) dan Dogville (2003).Dalam film ini, dia bekerja sama dengan sutradara Emilie Blichfeldt untuk menciptakan siluet dan detail kostum era abad ke-19, dengan bantuan dari ikon mode Lady Amanda Harlech.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.