produser Dee Company, Dheeraj Kalwani dan penulis Bidaah, Erna Fatima (Sumber gambar: Instagram/Dee Company)

Serial Viral Bidaah Bakal Diadaptasi Jadi Film oleh PH Dee Company

21 May 2025   |   18:13 WIB
Image
Chelsea Venda Jurnalis Hypeabis.id

Dee Company, rumah produksi yang kerap mengangkat kisah viral ke layar lebar, kembali melakukan gebrakan. Setelah sukses mengangkat film bertema urband legend dan berbalut kisah nyata, kini melangkah ke proyek adaptasi lintas negara.

Belum lama ini, rumah produksi yang didirikan oleh Dheeraj Kalwani ini mengumumkan bahwa mereka akan mengadaptasi serial drama populer asal Malaysia, Bidaah, ke dalam layar lebar.

Baca juga: Sinopsis Bidaah, Drama Malaysia yang Lagi Viral di TikTok

Kabar ini disampaikan langsung oleh Dee Company melalui unggahan Instagram mereka. Mereka juga mengunggah foto yang berisi pertemuan hangat antara produser Dee Company, Dheeraj Kalwani dan penulis Bidaah, Erna Fatima.

Dalam foto tersebut, keduanya tampak berpose sambil bersalaman, menandai dimulainya kolaborasi lintas negara ini. Mereka juga secara resmi mengumumkan judul untuk versi filmnya.

“[Judulnya] Khurafat Walid. Dari Kreator dan Penulis Bidaah – Erma Fatima. Siapa yang pantas jadi Walid Indonesia?” tulis Dee Company.

Dalam beberapa waktu terakhir, serial Bidaah memang tengah jadi sorotan. Salah satu yang mencuri perhatian dari serial tersebut adalah karakter Walid.  Banyak yang merasa terguncang dengan alur cerita yang menyorot relasi rumit antara agama, kekuasaan patriarki, dan moralitas.
 

Dalam versi serialnya yang tayang di VIU, Bidah bercerita tentang sebuah sekte religius bernama Jidah Ummah. Sekte ini dipimpin oleh tokoh kharismatik bernama Walid Muhammad.

Walid digambarkan sebagai sosok pemimpin yang fasih berbicara dan lihai memikat pengikutnya melalui tafsir-tafsir agama yang dibalut doktrin menyimpang. Memanfaatkan pengaruhnya, karakter ini kemudian melegitimasi berbagai praktik, seperti pernikahan paksa dan ritual ekstrem.

Konflik mulai berkembang ketika kemunculan karakter Baiduri, seorang wanita muda yang bergabung dengan Jihad Ummah atas dorongan ibunya, Kalsum, yang dikenal sangat religius.

Keputusan itu awalnya dilakukan Baiduri demi menyenangkan hati sang ibu. Namun, seiring waktu, dia mulai mempertanyakan ajaran-ajaran sekte tersebut yang bertentangan dengan nilai-nilai agama yang sejati.

Dia pun mulai menyelidiki hal-hal janggal dalam komunitas tersebut. Terlebih, Dia kemudian mulai mengenal anak dari Walid, Hambali, yang rupanya memiliki sudut pandang berbeda dari sang ayah.

Drama emosional, intrik keluarga, serta ketegangan spiritual terus menggiring penonton pada pertanyaan-pertanyaan reflektif tentang keimanan, kebebasan berpikir, dan keberanian melawan penyimpangan.

Sejauh ini, belum ada pengumuman resmi apakah film ini akan punya cerita yang sama atau melanjutkan cerita versi serialnya. Namun, dilihat dari judul yang dipilih, Walid, ada kemungkinan filmnya akan lebih fokus pada sosok tersebut.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News) 

SEBELUMNYA

Tiket Presale Musikal Keluarga Cemara Tahap 1 Ludes, Tahap 2 Dibuka 21 Mei 2025

BERIKUTNYA

Balai Budaya Jakarta Gelar Pameran Sang Pangeran 2 Abad Perang Jawa

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: