5 Brand Tas Lokal dengan Sentuhan Artisan dan Material Premium
09 April 2025 |
21:40 WIB
Industri mode Indonesia kian berkembang dengan hadirnya berbagai merek tas lokal yang menawarkan kualitas dan desain tak kalah dari produk internasional. Tas buatan tangan ini menggunakan material premium sehingga menghasilkan produk yang eksklusif.
Proses pembuatan produk tas yang mengandalkan kemampuan craftmenship ini memang belum terlalu banyak di pasaran karena proses pembuatannya yang membutuhkan waktu lama dengan harga yang terbilang cukup mahal.
Baca juga: Tren Tas Buttonscarves di Kalangan Sosialita, Cek Ragam Koleksi Desain dan Harganya
Namun, produk tas artisan yang bernilai estetik ini sudah memiliki pasarnya sendiri dan bertumbuh dengan pesat didukung oleh perkembangan platform digital di Indonesia. Beberapa di antaranya bahkan telah menembus pasar global dan menjadi favorit para pencinta mode.
Berikut lima rekomendasi tas artisan lokal Indonesia yang menonjol dengan keunikan desainnya masing-masing
Melmara Artisan dikenal dengan koleksi tas yang menghadirkan warisan budaya melalui keindahan bordiran yang dipadukan dengan gaya modern dan desain yang kontemporer. Tas-tas tersebut dibuat dengan menggunakan bahan berkualitas tinggi dan sentuhan tangan terampil para pengrajin lokal.
Setiap tas dan pouch dari koleksi Melmara dibuat dengan perhatian detail yang tinggi, menampilkan bordir tangan yang rumit dipadukan dengan kulit asli yang terinspirasi kekayaan motif batik Indonesia.
Jetalla'Aneiu didirikan oleh pasangan suami istri, Paulus Sulaeman dan Anne Natalia, pada 2014 di Bandung. Merek ini dikenal dengan tas kulit mewah yang seluruh proses pembuatannya dilakukan secara handmade oleh pendirinya sendiri tanpa bantuan orang lain.
Setiap tas membutuhkan waktu pengerjaan sekitar 60 jam, mulai dari pembuatan pola hingga finishing. Bahkan ada pula yang membutuhkan waktu sekitar 5 hingga 7 hari untuk benar-benar menghasilkan tas yang sesuai dengan keinginan dan pesanan konsumen, baik dari material, teknik, hingga detail. Bahan yang digunakan adalah kulit sapi dan kambing yang diimpor dari penyamak ternama di Prancis dan Jerman, serta perlengkapan lainnya yang juga diimpor.
Sabbatha adalah merek tas artisan milik desainer Sabbatha Rahzuardi. Tas rancangannya telah mendunia dan menjadi favorit selebriti Hollywood seperti Julia Roberts dan Kate Hudson. Desain tas Sabbatha menggabungkan kulit eksotis dengan hiasan batu-batuan semi mulia, manik-manik, dan perak, menciptakan tampilan avant-garde yang khas. Interior butik Sabbatha didesain minimalis untuk menekankan keindahan koleksi tasnya. Meskipun detail harga tidak disebutkan dalam sumber, tas-tas Sabbatha dikenal sebagai produk mewah dengan kualitas tinggi.
KYRA adalah merek tas lokal yang menggunakan kulit sapi hingga kulit piton asli sebagai bahan utama, menciptakan aksesoris fashion berkelas dengan desain cantik dan kualitas mendunia.
Koleksi mereka bertajuk Departure berkolaborasi dengan desainer menswear kontemporer Amotsyamsurimuda, menghasilkan desain yang lebih cool dan maskulin namun tetap elegan. KYRA menawarkan variasi desain yang berani dengan gradasi warna berbeda dalam satu tas, memberikan sentuhan feminin dan unik pada setiap produknya.
Didirikan pada April 2014 oleh Syanaz Nadya Winanto Putri, Rorokenes menawarkan tas anyaman kulit yang seluruhnya dibuat secara handmade berdasarkan pesanan. Merek ini menjamin penggunaan 100 persen kulit asli dengan 90 persen bahan baku berasal dari dalam negeri.
Desain tas Rorokenes menggabungkan elemen tradisional dan modern, menciptakan produk yang elegan dan multifungsi. Beberapa model tas mereka diberi nama seperti Kamandhaka, Srikandi, dan Tenong Ayu, yang diambil dari istilah dalam bahasa daerah sebagai bentuk apresiasi terhadap budaya Indonesia.
Produk-produk Rorokenes telah menembus pasar internasional, termasuk Asia, Eropa, Amerika, Australia, hingga Timur Tengah. Harga tas berkisar antara Rp1 juta hingga Rp3 juta, tergantung pada jenis kulit dan tingkat kesulitan pembuatannya.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Proses pembuatan produk tas yang mengandalkan kemampuan craftmenship ini memang belum terlalu banyak di pasaran karena proses pembuatannya yang membutuhkan waktu lama dengan harga yang terbilang cukup mahal.
Baca juga: Tren Tas Buttonscarves di Kalangan Sosialita, Cek Ragam Koleksi Desain dan Harganya
Namun, produk tas artisan yang bernilai estetik ini sudah memiliki pasarnya sendiri dan bertumbuh dengan pesat didukung oleh perkembangan platform digital di Indonesia. Beberapa di antaranya bahkan telah menembus pasar global dan menjadi favorit para pencinta mode.
Berikut lima rekomendasi tas artisan lokal Indonesia yang menonjol dengan keunikan desainnya masing-masing
1. Melmara Artisan
Melmara Artisan dikenal dengan koleksi tas yang menghadirkan warisan budaya melalui keindahan bordiran yang dipadukan dengan gaya modern dan desain yang kontemporer. Tas-tas tersebut dibuat dengan menggunakan bahan berkualitas tinggi dan sentuhan tangan terampil para pengrajin lokal.
Setiap tas dan pouch dari koleksi Melmara dibuat dengan perhatian detail yang tinggi, menampilkan bordir tangan yang rumit dipadukan dengan kulit asli yang terinspirasi kekayaan motif batik Indonesia.
2. Jetalla'Aneiu
Jetalla'Aneiu didirikan oleh pasangan suami istri, Paulus Sulaeman dan Anne Natalia, pada 2014 di Bandung. Merek ini dikenal dengan tas kulit mewah yang seluruh proses pembuatannya dilakukan secara handmade oleh pendirinya sendiri tanpa bantuan orang lain.
Setiap tas membutuhkan waktu pengerjaan sekitar 60 jam, mulai dari pembuatan pola hingga finishing. Bahkan ada pula yang membutuhkan waktu sekitar 5 hingga 7 hari untuk benar-benar menghasilkan tas yang sesuai dengan keinginan dan pesanan konsumen, baik dari material, teknik, hingga detail. Bahan yang digunakan adalah kulit sapi dan kambing yang diimpor dari penyamak ternama di Prancis dan Jerman, serta perlengkapan lainnya yang juga diimpor.
3. Sabbatha
Sabbatha adalah merek tas artisan milik desainer Sabbatha Rahzuardi. Tas rancangannya telah mendunia dan menjadi favorit selebriti Hollywood seperti Julia Roberts dan Kate Hudson. Desain tas Sabbatha menggabungkan kulit eksotis dengan hiasan batu-batuan semi mulia, manik-manik, dan perak, menciptakan tampilan avant-garde yang khas. Interior butik Sabbatha didesain minimalis untuk menekankan keindahan koleksi tasnya. Meskipun detail harga tidak disebutkan dalam sumber, tas-tas Sabbatha dikenal sebagai produk mewah dengan kualitas tinggi.
4. KYRA
KYRA adalah merek tas lokal yang menggunakan kulit sapi hingga kulit piton asli sebagai bahan utama, menciptakan aksesoris fashion berkelas dengan desain cantik dan kualitas mendunia.
Koleksi mereka bertajuk Departure berkolaborasi dengan desainer menswear kontemporer Amotsyamsurimuda, menghasilkan desain yang lebih cool dan maskulin namun tetap elegan. KYRA menawarkan variasi desain yang berani dengan gradasi warna berbeda dalam satu tas, memberikan sentuhan feminin dan unik pada setiap produknya.
5. Rorokenes
Didirikan pada April 2014 oleh Syanaz Nadya Winanto Putri, Rorokenes menawarkan tas anyaman kulit yang seluruhnya dibuat secara handmade berdasarkan pesanan. Merek ini menjamin penggunaan 100 persen kulit asli dengan 90 persen bahan baku berasal dari dalam negeri.
Desain tas Rorokenes menggabungkan elemen tradisional dan modern, menciptakan produk yang elegan dan multifungsi. Beberapa model tas mereka diberi nama seperti Kamandhaka, Srikandi, dan Tenong Ayu, yang diambil dari istilah dalam bahasa daerah sebagai bentuk apresiasi terhadap budaya Indonesia.
Produk-produk Rorokenes telah menembus pasar internasional, termasuk Asia, Eropa, Amerika, Australia, hingga Timur Tengah. Harga tas berkisar antara Rp1 juta hingga Rp3 juta, tergantung pada jenis kulit dan tingkat kesulitan pembuatannya.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.