Penonton bioskop (Sumber gambar: Unsplash/Krists Luhaers)

3 Hari Libur Lebaran, 2 Juta Penonton Kunjungi Bioskop

03 April 2025   |   17:00 WIB
Image
Chelsea Venda Jurnalis Hypeabis.id

Like
Libur Lebaran tahun ini kembali menjadi momentum emas bagi industri perfilman Indonesia. Dalam tiga hari pertama setelah Lebaran, lebih dari 2 juta penonton telah datang ke bioskop untuk menikmati berbagai sajian film terbaru, dengan mayoritasnya memburu film-film produksi sineas dalam negeri.

Dari berbagai judul yang tersedia, film Pabrik Gula menjadi salah satu yang mencatat rekor tertinggi sejauh ini. Per Kamis (3/4/2025), film yang disutradarai oleh Awi Suryadi tersebut telah tembus 1 juta penonton penonton. Film ini menyedot 50 persen dari total pasar pada 3 hari pertama Lebaran tahun ini.

Baca juga: Bioskop Sepi? Penonton Film Indonesia pada Kuartal I-2025 Baru Capai 10 Juta

Mengusung kisah penuh ketegangan dan sejarah kelam, film produksi MD Pictures ini tampaknya berhasil memikat hati penonton Indonesia. Film ini mengisahkan para pekerja di pabrik gula tua yang hanya beroperasi saat musim panen tiba. Namun, kedatangan mereka justru menjadi pengalaman yang mencekam.

Sebab, mereka tanpa sadar melanggar aturan tak tertulis yang harus ditaati di tempat tersebut. Kini, para iblis di pabrik tua tersebut meminta tumbal dan terus meneror para pekerjanya di dalam pabrik tersebut.

Film ini sedari awal kemunculannya memang telah dinantikan karena menandai kembalinya empat sineas ternama dalam satu proyek yang sama. Mereka adalah Manoj Punjabi sebagai produser, Awi Suryadi di kursi sutradara, Lele Laila sebagai penulis skenario, serta SimpleMan, kreator utas viral di X (Twitter) yang menjadi inspirasi cerita. Sebelumnya, kolaborasi mereka berhasil melahirkan fenomena KKN di Desa Penari (2022) yang mencetak rekor dengan lebih dari 10 juta penonton.

Selain Pabrik Gula, film Qodrat 2 juga mendapatkan sambutan luar biasa dengan lebih dari 350.000 penonton untuk saat ini. Sebagai sekuel dari film horor sukses, film produksi MAGMA Entertainment dan Rapi Film ini juga jadi salah satu yang dinanti pada periode Lebaran karena menawarkan cerita yang lebih mencekam dan pengembangan karakter yang lebih dalam.

Beberapa misteri yang masih menyelimuti kisahnya pada versi pertama mulai terbuka. Penonton pun diajak berkenalan lebih dalam dengan keluarga Ustaz Qodrat, sebuah pendalaman penting sebelum film ini masuk ke babak pamungkas Qodrat 3.

Film ini masih mengikuti perjalanan Ustaz Qodrat setelah menyelamatkan Alif dari cengkeraman iblis Asuala. Kali ini, fokusnya beralih ke upayanya menemukan sang istri, Azizah, yang mengalami depresi setelah kehilangan keimanannya. Berbeda dari pertama, film yang disutradarai oleh Charles Gozali ini akan lebih menggunakan sudut pandang Azizah sebagai dasar penceritaannya.

Pada momen Lebaran ini, film drama romansa Komang juga cukup mencuri perhatian. Film produksi Starvision tersebut berhasil mengumpulkan 270.000++ penonton. Seperti judulnya, film ini terinspirasi dari lagu hit "Komang" yang dibuat dan dinyanyikan oleh Raim Laode.

Film ini mengangkat kisah romansa antara Ode dengan sang istri, Komang, yang dikemas secara manis dan lebih lengkap. Disutradarai oleh Naya Anindita, penonton akan diajak untuk mengikuti perjalanan asmara dari sejoli yang memiliki latar belakang berbeda tersebut.

Selanjutnya, satu-satunya film animasi yang menjadi rilisan Lebaran tahun ini, Jumbo, juga mendapatkan respons positif dengan jumlah penonton mencapai 255.084 orang. Film produksi Visinema Studios ini disukai karena menawarkan cerita yang menarik, tidak hanya untuk anak-anak, tetapi juga untuk orang dewasa. 

Film ini mengisahkan petualangan Don, anak gemuk yang sering diolok-olok dengan panggilan "Jumbo". Dia ingin membalas perbuatan anak yang suka merundungnya, tetapi sesosok arwah bernama Meri tiba-tiba datang di hidupnya dan meminta pertolongan Don untuk disatukan kembali dengan makam keluarganya yang dirusak.

Lalu, film rilisan Lebaran terakhir, Norma: Antara Mertua dan Menantu juga turut menyumbang jumlah penonton meski jadi yang terendah dibanding empat rilisan lain. Film ini telah disaksikan lebih dari 120.000 penonton selama tiga hari pertama Lebaran 2025.

Selain lima film yang dirilis khusus untuk Lebaran, jumlah penonton di periode ini juga didukung oleh beberapa film impor yang telah tayang lebih dulu dan masih beredar di bioskop, seperti A Working Man, The Last Supper, Ne Zha 2, dan Sikandar. Namun, film-film yang bukan bagian dari rilisan Lebaran ini hanya mampu menarik kurang dari 30.000 penonton per harinya.

Keberhasilan film-film Indonesia dalam menarik penonton selama libur Lebaran menandakan makin kuatnya industri perfilman nasional saat ini. Beberapa faktor utama yang berkontribusi terhadap kesuksesan ini antara lain variasi genre yang beragam, peningkatan kualitas produksi, dan momentum libur panjang yang dimanfaatkan dengan baik oleh para pembuat film.

Libur Lebaran kali ini membuktikan bahwa film Indonesia makin menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Saat ini, raihan jumlah penonton juga masih berpotensi bertambah, mengingat cuti bersama libur panjang baru akan berakhir pada Senin (7/4/2025).

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News

SEBELUMNYA

iOS 18.4 Rilis Bawa Banyak Fitur Baru, Ada Notifikasi Prioritas Sampai Resep di Apple News

BERIKUTNYA

Resep Kue Kembang Goyang Asin Gurih Anti Gagal

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga