Ilustrasi lari trail. (sumber gambar: Freepik)

Bosan Lari di Jalan Raya? Cobain Sensasi Lari Trail di Gunung

06 December 2022   |   21:00 WIB
Image
Chelsea Venda Jurnalis Hypeabis.id

Belakangan ini olahraga lari trail sedang digandrungi oleh masyarakat. Lari trail juga kerap disebut sebagai lari lintas alam. Jenis olahraga ini bisa dilakukan individu maupun secara kelompok. Olahraga menjadi popular karena memiliki sensasi berbeda dibanding lari biasa.

Dalam event lari trail, pelari tidak hanya disuguhi kontur jalan yang menantang. Namun, pelari juga diberi bonus berupa pemandangan yang indah.

Sekretaris Umum Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) Nanang Handoko mengatakan syarat lari trail ialah memiliki jalur aspal 20 persen dan 80 persen lainnya berupa medan alami, seperti tanah atau rumput.

Baca juga: 5 Persiapan Penting Sebelum Mencoba Lari Trail
 

Lari Trail Jadi Tren Olahraga Baru

Project Officer Indonesian Biking Adventure (Tahura Trail Run) Devino Oktavianus mengatakan wisata lari lintas alam dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan perkembangan yang pesat. Menurut Devin, jenis olahraga ini naik daun lantaran ada semacam kejenuhan yang dirasakan sejumlah pehobi lari. Mereka yang sudah bosan dengan road running kemudian beralih ke trail running.

“Kalau para pehobi trail run, biasanya yang dicari adalah rute, elevasi, kontur, dan medannya. Sebab, nantinya akan berkaitan dengan sepatu atau perlengkapan penunjang. Namun, bagi pehobi wisatanya, tentu pemandangannya akan jadi daya tarik utamanya,” ujar Devin kepada Hypeabis, beberapa waktu lalu.

Selain itu, sejumlah event trail run di Indonesia juga sudah masuk agenda internasional. Salah satunya adalah Tahura Trail Run.

Lantaran masuk ke agenda internasional, pelari yang ikut pada kategori yang sudah terverifikasi lembaga internasional bisa mendapat keuntungan berupa poin. Poin tersebut dapat dipakai untuk mengikuti event internasional lain.

Oleh karena itu, event tersebut cukup menarik perhatian wisatawan asing. Devin mengatakan dalam penyelenggaraan terakhir Tahura Trail Run, ada puluhan pelari dari 32 negara yang ikut penyelenggaraannya.

Akan tetapi, secara umum wisata ini sebenarnya masih didominasi oleh kalangan non profesional. Di Tahura Trail Run, kategori yang paling diminati adalah rute dengan panjang 10 kilometer-12 kilometer. Rute ini terbilang menengah dan cocok untuk para pehobi yang masih ingin menjajaki jenis olahraga ini. Kategori kedua yang cukup diminati merupakan kategori family dengan rute sekitar 6 kilometer.

Ketua Bali Trail Run Budiana mengatakan lari trail kini sudah jadi alternatif wisata yang diminati banyak orang. Apalagi rute lari ini melintasi kawasan geopark Kintamani yang menyuguhkan pemandangan alam nan indah.

Hampir seluruh destinasi wisata di sana, seperti Gunung Batur, Danau Batur, Gunung Abang, daerah Trunyan, hingga area black lava pun tersinggahi. Pemandangan-pemandangan di daerah tersebut selalu berhasil jadi hiburan tersendiri bagi para pelari.

“BTR juga akan menjadi salah satu kandidat yang memenuhi kualifikasi untuk salah satu UTMB World Series. Ini ibarat ‘naik hajinya’ para pelari trail,” ungkapnya.

Jika penasaran dengan olahraga ini, Genhype bisa mencoba beberapa event trail run yang kini sudah makin banyak di Indonesia. Event trail run bahkan hampir ada di setiap bulannya. Namun, biasanya puncaknya akan terjadi waktu musim kemarau sekitar pertengahan tahun. Berikut beberapa event lari trail yang populer di Indonesia.

1. Tahura Trail Run
2. Coast to Coast Night Trail Ultra
3. Borneo Extreme Trail
4. Ala Ala Trail
5. Sibayak Trail
6. Rinjani 100
7. Gede Pangrango Ultra Marathon
8. Bali Trail Run
9. The Mandalika 100
10. MesaStila 100

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)

Editor: Nirmala Aninda

 

SEBELUMNYA

Jin BTS Jalani Wajib Militer Pekan Depan, Big Hit Minta ARMY Tak Datang ke Pusat Militer

BERIKUTNYA

Kiprah Kirstie Alley, Bintang Sitkom Cheers yang Meninggal Akibat Kanker

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: