5 Kiat Menghangatkan Makanan untuk Sahur Pakai Microwave
10 March 2025 |
21:37 WIB
Menghangatkan makanan di microwave (Sumber Foto: Freepik/vecstock)
Saat berbuka puasa, biasanya segala macam hidangan akan tersedia di meja makan. Tak jarang, beberapa di antaranya masih tersisa banyak dan tak habis disantap karena kenyang. Akhirnya, mau tak mau makanan disimpan untuk sahur supaya tak mubazir.
Biasanya kita menggunakan microvawe untuk menghangatkan makanan sisa semalam. Namun, untuk memastikan makanan tetap lezat dan aman dikonsumsi, ada beberapa langkah penting yang perlu diperhatikan. Mengutip US Department of Agriculture (USDA), begini cara tepat menghangatkan makanan dengan microwave.
Baca juga: 5 Kiat Atasi Homesick saat Ramadan di Perantauan
Tidak semua makanan cocok untuk dipanaskan kembali. Misalnya, sayuran tertentu dapat kehilangan nutrisi atau berubah rasa setelah dipanaskan ulang. Sebaiknya, panaskan kembali makanan yang memang dirancang untuk disimpan dan dipanaskan ulang, seperti sup atau tumisan.
Usahakan untuk memanaskan makanan hanya sekali. Memanaskan ulang makanan berkali-kali dapat mengurangi kualitas rasa dan tekstur, serta meningkatkan risiko pertumbuhan bakteri.
Gunakan wadah yang aman untuk menghangatkan makanan di microwave, seperti keramik atau kaca. Hindari penggunaan wadah plastik biasa, terutama yang sudah tergores atau berubah warna, karena dapat melepaskan bahan kimia berbahaya saat dipanaskan.
Sebarkan makanan secara merata di dalam wadah dan hindari menumpuknya di satu tempat. Penataan ini memastikan panas tersebar merata ke seluruh bagian makanan.
Untuk mencegah makanan mengering selama pemanasan, tutupi wadah dengan penutup microwave atau kertas tisu basah. Langkah ini akan membantu mempertahankan kelembapan makanan.
Atur waktu dan tingkat daya microwave sesuai dengan jenis dan porsi makanan. Misalnya, makanan berukuran kecil atau tipis mungkin hanya memerlukan waktu pemanasan singkat, sementara porsi besar atau makanan padat memerlukan waktu lebih lama.
Jangan memasak potongan daging berukuran besar dengan daya tinggi. Potongan daging berukuran besar harus dimasak dengan daya sedang dalam waktu yang lebih lama. Hal ini memungkinkan panas mencapai bagian tengah tanpa membuat bagian luarnya gosong.
Untuk menghangatkan makanan dengan microwave secara aman dan efektif, disarankan memanaskan hingga mencapai suhu internal minimal 165°F (74°C). Suhu ini cukup untuk membunuh bakteri yang mungkin ada dalam makanan dan memastikannya aman untuk dikonsumsi.
Baca juga: 7 Kiat Mengonsumsi Sushi & Sashimi yang Aman
Potongan daging yang lebih tebal, seperti ayam atau daging sapi, sebaiknya dipanaskan pada suhu yang lebih rendah, sekitar 160-170°C, selama tiga menit atau lebih untuk memastikan panas merata tanpa mengeringkan bagian luar.
Aduk makanan di tengah-tengah waktu memanggang dalam microwave untuk menghilangkan titik dingin tempat bakteri berbahaya hidup, selain itu juga agar makanan matang lebih merata.
Editor: Fajar Sidik
Biasanya kita menggunakan microvawe untuk menghangatkan makanan sisa semalam. Namun, untuk memastikan makanan tetap lezat dan aman dikonsumsi, ada beberapa langkah penting yang perlu diperhatikan. Mengutip US Department of Agriculture (USDA), begini cara tepat menghangatkan makanan dengan microwave.
Baca juga: 5 Kiat Atasi Homesick saat Ramadan di Perantauan
1. Perhatikan Jenis Makanan yang Dipanaskan
Tidak semua makanan cocok untuk dipanaskan kembali. Misalnya, sayuran tertentu dapat kehilangan nutrisi atau berubah rasa setelah dipanaskan ulang. Sebaiknya, panaskan kembali makanan yang memang dirancang untuk disimpan dan dipanaskan ulang, seperti sup atau tumisan.Usahakan untuk memanaskan makanan hanya sekali. Memanaskan ulang makanan berkali-kali dapat mengurangi kualitas rasa dan tekstur, serta meningkatkan risiko pertumbuhan bakteri.
2. Pilih Wadah yang Tepat
Gunakan wadah yang aman untuk menghangatkan makanan di microwave, seperti keramik atau kaca. Hindari penggunaan wadah plastik biasa, terutama yang sudah tergores atau berubah warna, karena dapat melepaskan bahan kimia berbahaya saat dipanaskan.
3. Atur Penataan Makanan
Sebarkan makanan secara merata di dalam wadah dan hindari menumpuknya di satu tempat. Penataan ini memastikan panas tersebar merata ke seluruh bagian makanan.Untuk mencegah makanan mengering selama pemanasan, tutupi wadah dengan penutup microwave atau kertas tisu basah. Langkah ini akan membantu mempertahankan kelembapan makanan.
4. Sesuaikan Waktu dan Daya Pemanasan
Atur waktu dan tingkat daya microwave sesuai dengan jenis dan porsi makanan. Misalnya, makanan berukuran kecil atau tipis mungkin hanya memerlukan waktu pemanasan singkat, sementara porsi besar atau makanan padat memerlukan waktu lebih lama.Jangan memasak potongan daging berukuran besar dengan daya tinggi. Potongan daging berukuran besar harus dimasak dengan daya sedang dalam waktu yang lebih lama. Hal ini memungkinkan panas mencapai bagian tengah tanpa membuat bagian luarnya gosong.
5. Suhu yang Tepat untuk Memanaskan Makanan
Untuk menghangatkan makanan dengan microwave secara aman dan efektif, disarankan memanaskan hingga mencapai suhu internal minimal 165°F (74°C). Suhu ini cukup untuk membunuh bakteri yang mungkin ada dalam makanan dan memastikannya aman untuk dikonsumsi. Baca juga: 7 Kiat Mengonsumsi Sushi & Sashimi yang Aman
Potongan daging yang lebih tebal, seperti ayam atau daging sapi, sebaiknya dipanaskan pada suhu yang lebih rendah, sekitar 160-170°C, selama tiga menit atau lebih untuk memastikan panas merata tanpa mengeringkan bagian luar.
Aduk makanan di tengah-tengah waktu memanggang dalam microwave untuk menghilangkan titik dingin tempat bakteri berbahaya hidup, selain itu juga agar makanan matang lebih merata.
Editor: Fajar Sidik

Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.
KUMPULAN ARTIKEL LAINNYA
Menikmati House of Tugu, Destinasi Kuliner Berbalut Sejarah di Kota Tua Jakarta
26 Maret 2026
Rekomendasi Kuliner Khas di Jawa Tengah yang Wajib Dicoba Saat Mudik
17 Maret 2026
The Good Bagel: Kafe Bagel Artisan di Gading Serpong yang Viral
16 Maret 2026
Menikmati Kuliner Indonesia dalam Balutan Modern di Menteng
13 Maret 2026