Antoine Griezmann Tutup Era La Liga, Resmi Gabung Orlando City pada Juli 2026
25 March 2026 |
16:00 WIB
Antoine Griezmann resmi mengakhiri perjalanan panjangnya di sepak bola Spanyol setelah memutuskan bergabung dengan Orlando City SC. Klub Major League Soccer (MLS) itu mengumumkan kesepakatan tersebut pada Selasa (24/3) waktu setempat, tak lama setelah sang pemain terbang ke Florida untuk merampungkan kontraknya.
Berdasarkan pernyataan resmi kedua klub, pemain berusia 35 tahun itu baru akan efektif bergabung pada Juli 2026, bertepatan dengan dibukanya jendela transfer sekunder MLS usai Piala Dunia FIFA 2026. Kontraknya berdurasi hingga musim 2027–28, dengan opsi perpanjangan satu tahun tambahan. Griezmann akan didaftarkan sebagai Designated Player, status khusus di MLS yang memungkinkan klub menggaji pemain di luar batas salary cap.
Baca juga: Mohamed Salah Pamit dari Liverpool FC, Tutup Era Emas di Anfield
Kepindahan ini sekaligus menutup era panjang Griezmann bersama Atlético Madrid. Ia meninggalkan klub sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa dengan torehan 211 gol dari 488 pertandingan, melampaui rekor legenda klub Luis Aragonés yang bertahan sejak 1974. Selain produktivitas gol, ia juga mencatatkan 97 assist selama membela Los Colchoneros.
Griezmann pertama kali bergabung dengan Atlético pada 2014 dari Real Sociedad. Ia menjalani dua periode berbeda di Madrid, yakni 2014–2019 dan sejak 2021 hingga kini, dengan sempat memperkuat FC Barcelona di antara keduanya. Selama berseragam Atlético, ia membantu klub meraih trofi Europa League, UEFA Super Cup, dan Supercopa de España.
Keputusan pindah ke MLS terbilang mengejutkan. Sebelumnya, dalam wawancara awal Maret 2026, Griezmann sempat menyatakan keinginannya bertahan di Atlético hingga kontraknya berakhir pada 2027. Namun sejumlah laporan menyebut negosiasi sempat berlangsung alot, termasuk penolakan awal terhadap skema transfer pada Maret, sebelum akhirnya kedua pihak mencapai kesepakatan untuk kepindahan musim panas.
Dalam pernyataan resminya, Atlético Madrid menyampaikan apresiasi atas kontribusi Griezmann. Klub menilai sang penyerang sebagai salah satu figur kunci dalam periode kesuksesan mereka selama satu dekade terakhir, baik dari segi prestasi maupun konsistensi performa di level tertinggi.
Di sisi lain, Orlando City melihat transfer ini sebagai langkah strategis untuk meningkatkan daya saing sekaligus profil klub. Pemilik klub, Mark Wilf, menyebut kedatangan Griezmann sebagai momen penting bagi perkembangan klub dan kota Orlando. Sementara itu, General Manager Ricardo Moreira menggambarkan Griezmann sebagai pemain komplet dengan kombinasi kreativitas, kecerdasan taktis, dan insting mencetak gol yang tajam.
Kehadiran Griezmann juga datang di saat yang krusial. Orlando City tengah menjalani awal musim yang sulit, duduk di peringkat ke-13 Wilayah Timur MLS dengan hanya satu kemenangan dari lima laga. Mereka baru mencetak lima gol, namun sudah kebobolan 17 kali dengan indikasi masalah serius di lini pertahanan dan transisi permainan.
Secara individu, performa Griezmann masih tergolong kompetitif. Musim ini ia mencatatkan 13 gol dan empat assist di semua kompetisi bersama Atlético, menunjukkan bahwa kontribusinya belum menurun signifikan meski telah memasuki fase akhir karier.
Debutnya di MLS diperkirakan terjadi pada 22 Juli 2026 saat Orlando City menghadapi San Jose Earthquakes. Alternatif lainnya adalah laga kandang pada 25 Juli melawan Nashville SC di Inter&Co Stadium. Meski demikian, jadwal tersebut masih bergantung pada penyelesaian dokumen administratif seperti tes medis, International Transfer Certificate, dan visa kerja P-1.
Griezmann kini mengikuti jejak sejumlah bintang Eropa yang lebih dulu merapat ke MLS, seperti Lionel Messi di Inter Miami, Lorenzo Insigne di Toronto FC, hingga Giorgio Chiellini yang telah pensiun. Dengan rekam jejak impresif, termasuk finis ketiga Ballon d’Or 2016 dan 2018 serta kontribusi 44 gol untuk timnas Prancis. Kehadirannya diharapkan tak hanya mendongkrak performa Orlando City, tetapi juga memperkuat daya tarik MLS di panggung global.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Berdasarkan pernyataan resmi kedua klub, pemain berusia 35 tahun itu baru akan efektif bergabung pada Juli 2026, bertepatan dengan dibukanya jendela transfer sekunder MLS usai Piala Dunia FIFA 2026. Kontraknya berdurasi hingga musim 2027–28, dengan opsi perpanjangan satu tahun tambahan. Griezmann akan didaftarkan sebagai Designated Player, status khusus di MLS yang memungkinkan klub menggaji pemain di luar batas salary cap.
Baca juga: Mohamed Salah Pamit dari Liverpool FC, Tutup Era Emas di Anfield
Kepindahan ini sekaligus menutup era panjang Griezmann bersama Atlético Madrid. Ia meninggalkan klub sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa dengan torehan 211 gol dari 488 pertandingan, melampaui rekor legenda klub Luis Aragonés yang bertahan sejak 1974. Selain produktivitas gol, ia juga mencatatkan 97 assist selama membela Los Colchoneros.
Griezmann pertama kali bergabung dengan Atlético pada 2014 dari Real Sociedad. Ia menjalani dua periode berbeda di Madrid, yakni 2014–2019 dan sejak 2021 hingga kini, dengan sempat memperkuat FC Barcelona di antara keduanya. Selama berseragam Atlético, ia membantu klub meraih trofi Europa League, UEFA Super Cup, dan Supercopa de España.
Keputusan pindah ke MLS terbilang mengejutkan. Sebelumnya, dalam wawancara awal Maret 2026, Griezmann sempat menyatakan keinginannya bertahan di Atlético hingga kontraknya berakhir pada 2027. Namun sejumlah laporan menyebut negosiasi sempat berlangsung alot, termasuk penolakan awal terhadap skema transfer pada Maret, sebelum akhirnya kedua pihak mencapai kesepakatan untuk kepindahan musim panas.
Dalam pernyataan resminya, Atlético Madrid menyampaikan apresiasi atas kontribusi Griezmann. Klub menilai sang penyerang sebagai salah satu figur kunci dalam periode kesuksesan mereka selama satu dekade terakhir, baik dari segi prestasi maupun konsistensi performa di level tertinggi.
Di sisi lain, Orlando City melihat transfer ini sebagai langkah strategis untuk meningkatkan daya saing sekaligus profil klub. Pemilik klub, Mark Wilf, menyebut kedatangan Griezmann sebagai momen penting bagi perkembangan klub dan kota Orlando. Sementara itu, General Manager Ricardo Moreira menggambarkan Griezmann sebagai pemain komplet dengan kombinasi kreativitas, kecerdasan taktis, dan insting mencetak gol yang tajam.
Kehadiran Griezmann juga datang di saat yang krusial. Orlando City tengah menjalani awal musim yang sulit, duduk di peringkat ke-13 Wilayah Timur MLS dengan hanya satu kemenangan dari lima laga. Mereka baru mencetak lima gol, namun sudah kebobolan 17 kali dengan indikasi masalah serius di lini pertahanan dan transisi permainan.
Secara individu, performa Griezmann masih tergolong kompetitif. Musim ini ia mencatatkan 13 gol dan empat assist di semua kompetisi bersama Atlético, menunjukkan bahwa kontribusinya belum menurun signifikan meski telah memasuki fase akhir karier.
Debutnya di MLS diperkirakan terjadi pada 22 Juli 2026 saat Orlando City menghadapi San Jose Earthquakes. Alternatif lainnya adalah laga kandang pada 25 Juli melawan Nashville SC di Inter&Co Stadium. Meski demikian, jadwal tersebut masih bergantung pada penyelesaian dokumen administratif seperti tes medis, International Transfer Certificate, dan visa kerja P-1.
Griezmann kini mengikuti jejak sejumlah bintang Eropa yang lebih dulu merapat ke MLS, seperti Lionel Messi di Inter Miami, Lorenzo Insigne di Toronto FC, hingga Giorgio Chiellini yang telah pensiun. Dengan rekam jejak impresif, termasuk finis ketiga Ballon d’Or 2016 dan 2018 serta kontribusi 44 gol untuk timnas Prancis. Kehadirannya diharapkan tak hanya mendongkrak performa Orlando City, tetapi juga memperkuat daya tarik MLS di panggung global.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.