Serial Girl From Nowhere Bakal Diremake ke Versi Jepang Berjudul Transfer Student Nanno
10 March 2026 |
20:54 WIB
Serial misteri populer asal Thailand, Girl From Nowhere, akan diadaptasi ke versi Jepang dengan judul Transfer Student Nanno. Melansir Variety, proyek ini diproduksi Fuji Television bersama GMM Studios International, dan dijadwalkan tayang eksklusif di platform streaming FOD mulai 24 April 2026.
Adaptasi Jepang ini terinspirasi dari musim pertama serial aslinya dan akan terdiri dari enam episode. Setiap episode disutradarai oleh sineas yang berbeda, sehingga menghadirkan pendekatan cerita yang bervariasi sekaligus menyesuaikan narasi dengan latar sosial dan budaya Jepang.
Beberapa sutradara yang terlibat antara lain Tsutsumi Yukihiko, yang dikenal lewat trilogi film 20th Century Boys, kemudian Kumakiri Kazuyoshi, Yoo Youngseon, serta Hatanaka Miyuki.
Baca juga: Nanno Kembali dengan Wajah Baru, Becky Armstrong di Girl From Nowhere: Reset
Tokoh utama Nanno yang menjadi siswi pindahan misterius dengan kemampuan membaca sisi gelap moral orang-orang di sekitarnya akan diperankan oleh aktris muda Nakajima Arisa. Serial ini sekaligus menjadi debut aktingnya di layar.
Seperti versi aslinya, setiap episode akan mengambil latar sekolah yang berbeda. Melalui kisah-kisah tersebut, serial ini mengeksplorasi berbagai isu seperti ambisi, tekanan sosial di lingkungan pendidikan, perundungan, manipulasi, hingga penyalahgunaan kekuasaan di dalam institusi sekolah.
Serial asli Girl From Nowhere pertama kali tayang pada 2018 melalui saluran GMM25 di Thailand. Serial ini diciptakan oleh rumah produksi Sour Bangkok dan langsung menarik perhatian karena konsep ceritanya yang unik. Setiap episode berdiri sendiri dengan karakter dan konflik yang berbeda, tetapi tetap berpusat pada sosok Nanno, sang tokoh misterius yang kerap muncul untuk mengungkap kemunafikan serta sisi gelap manusia.
Popularitas serial ini semakin meningkat setelah tersedia di Netflix, yang membuatnya dikenal luas oleh penonton internasional. Musim keduanya, Girl From Nowhere 2, dirilis pada 2021 dan berhasil masuk dalam daftar Top 10 Netflix di berbagai wilayah, termasuk Brasil, Korea Selatan, Taiwan, Hong Kong, dan sejumlah negara di Asia Tenggara.
Selain dua musim utama, waralaba ini juga terus berkembang melalui proyek terbaru berjudul Girl From Nowhere: The Reset. Serial tersebut tayang setiap minggu di Channel ONE HD 31 serta platform streaming oneD, sementara distribusi internasionalnya tetap ditangani oleh Netflix.
Chief Content Officer sekaligus Managing Director GMM Studios International, Ekachai Uekrongtham, menyatakan bahwa adaptasi Jepang ini merupakan langkah penting dalam memperluas jangkauan global Girl From Nowhere. Ia berharap hadirnya versi Jepang dapat memperkenalkan kisah Nanno kepada audiens baru sekaligus memperkuat posisi serial tersebut sebagai waralaba internasional.
Sementara itu, produser eksekutif Fuji Television Hobara Kenichiro menilai serial aslinya memiliki pendekatan cerita yang sangat berbeda dari drama sekolah Jepang pada umumnya. Menurutnya, setiap episode menghadirkan gambaran tentang berbagai sisi gelap hasrat manusia yang mirip dengan konsep tujuh dosa mematikan.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Adaptasi Jepang ini terinspirasi dari musim pertama serial aslinya dan akan terdiri dari enam episode. Setiap episode disutradarai oleh sineas yang berbeda, sehingga menghadirkan pendekatan cerita yang bervariasi sekaligus menyesuaikan narasi dengan latar sosial dan budaya Jepang.
Beberapa sutradara yang terlibat antara lain Tsutsumi Yukihiko, yang dikenal lewat trilogi film 20th Century Boys, kemudian Kumakiri Kazuyoshi, Yoo Youngseon, serta Hatanaka Miyuki.
Baca juga: Nanno Kembali dengan Wajah Baru, Becky Armstrong di Girl From Nowhere: Reset
Tokoh utama Nanno yang menjadi siswi pindahan misterius dengan kemampuan membaca sisi gelap moral orang-orang di sekitarnya akan diperankan oleh aktris muda Nakajima Arisa. Serial ini sekaligus menjadi debut aktingnya di layar.
Seperti versi aslinya, setiap episode akan mengambil latar sekolah yang berbeda. Melalui kisah-kisah tersebut, serial ini mengeksplorasi berbagai isu seperti ambisi, tekanan sosial di lingkungan pendidikan, perundungan, manipulasi, hingga penyalahgunaan kekuasaan di dalam institusi sekolah.
Serial asli Girl From Nowhere pertama kali tayang pada 2018 melalui saluran GMM25 di Thailand. Serial ini diciptakan oleh rumah produksi Sour Bangkok dan langsung menarik perhatian karena konsep ceritanya yang unik. Setiap episode berdiri sendiri dengan karakter dan konflik yang berbeda, tetapi tetap berpusat pada sosok Nanno, sang tokoh misterius yang kerap muncul untuk mengungkap kemunafikan serta sisi gelap manusia.
Popularitas serial ini semakin meningkat setelah tersedia di Netflix, yang membuatnya dikenal luas oleh penonton internasional. Musim keduanya, Girl From Nowhere 2, dirilis pada 2021 dan berhasil masuk dalam daftar Top 10 Netflix di berbagai wilayah, termasuk Brasil, Korea Selatan, Taiwan, Hong Kong, dan sejumlah negara di Asia Tenggara.
Selain dua musim utama, waralaba ini juga terus berkembang melalui proyek terbaru berjudul Girl From Nowhere: The Reset. Serial tersebut tayang setiap minggu di Channel ONE HD 31 serta platform streaming oneD, sementara distribusi internasionalnya tetap ditangani oleh Netflix.
Chief Content Officer sekaligus Managing Director GMM Studios International, Ekachai Uekrongtham, menyatakan bahwa adaptasi Jepang ini merupakan langkah penting dalam memperluas jangkauan global Girl From Nowhere. Ia berharap hadirnya versi Jepang dapat memperkenalkan kisah Nanno kepada audiens baru sekaligus memperkuat posisi serial tersebut sebagai waralaba internasional.
Sementara itu, produser eksekutif Fuji Television Hobara Kenichiro menilai serial aslinya memiliki pendekatan cerita yang sangat berbeda dari drama sekolah Jepang pada umumnya. Menurutnya, setiap episode menghadirkan gambaran tentang berbagai sisi gelap hasrat manusia yang mirip dengan konsep tujuh dosa mematikan.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.