Bad Bunny Debut Pemeran Utama Lewat Film Sejarah Porto Rico
09 March 2026 |
22:30 WIB
Penyanyi yang menjadi bintang di Grammy Awards 2026 Bad Bunny akan mengambil langkah besar dalam kariernya dengan membintangi film drama sejarah berjudul Porto Rico. Proyek ini menandai debutnya sebagai pemeran utama dalam sebuah film layar lebar setelah sebelumnya tampil dalam sejumlah produksi Hollywood.
Sebelumnya, musisi asal Puerto Rico tersebut sempat muncul dalam film aksi Bullet Train bersama Brad Pitt, serta film Caught Stealing yang disutradarai oleh Darren Aronofsky. Melansir Variety, ia mendapat kesempatan untuk memimpin sebuah proyek film besar yang mengangkat cerita sejarah tentang tanah kelahirannya.
Baca juga: Bad Bunny Pecahkan Rekor Penonton Super Bowl Halftime Show
Film Porto Rico akan diarahkan oleh René Pérez Joglar, rapper peraih Grammy yang lebih dikenal dengan nama panggung Residente. Film ini menjadi debut penyutradaraan panjang bagi Residente, yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu figur berpengaruh dalam musik Latin.
Dalam film tersebut, Bad Bunny tidak akan sendirian. Ia akan beradu akting dengan sejumlah aktor papan atas Hollywood seperti Edward Norton, Javier Bardem, dan Viggo Mortensen. Kehadiran para aktor ternama ini menambah ekspektasi tinggi terhadap proyek film yang disebut sebagai western epik Karibia.
Meski detail alur cerita masih dirahasiakan, film ini digambarkan sebagai kisah dramatis yang terinspirasi dari peristiwa nyata mengenai asal-usul dan sejarah Puerto Rico. Proyek ini diharapkan menghadirkan sudut pandang baru tentang sejarah wilayah tersebut yang selama ini kerap dipenuhi kontroversi.
Naskah film ditulis bersama oleh Pérez Joglar dan penulis skenario pemenang Oscar Alexander Dinelaris, yang dikenal lewat karyanya dalam film Birdman dan The Revenant. Sementara itu, sutradara ternama Alejandro González Iñárritu, yang menggarap kedua film tersebut, akan terlibat sebagai produser eksekutif.
Dalam pernyataannya, Pérez Joglar mengatakan bahwa proyek ini merupakan mimpi lama yang akhirnya terwujud. Ia mengaku sejak kecil ingin membuat film yang menceritakan kisah negaranya sendiri. Menurutnya, sejarah Puerto Rico sering kali diselimuti perdebatan dan interpretasi berbeda.
Produksi film ini akan ditangani oleh Pérez Joglar dan Erick Douât melalui 1868 Studios, sebuah perusahaan produksi yang dibentuk bersama Sony Music Latin-Iberia dan Sony Music Vision. Studio tersebut berfokus pada pengembangan konten yang menonjolkan cerita autentik dan berakar pada budaya.
Di sisi lain, Edward Norton juga akan berperan sebagai produser bersama Bill Migliore dan Michael Bederman melalui perusahaan mereka, Class 5 Films, yang sebelumnya memproduksi film seperti The Painted Veil dan Motherless Brooklyn.
Di tengah kesibukan produksi film ini, Bad Bunny juga tengah menikmati periode puncak dalam kariernya. Pada Februari lalu, ia tampil sebagai pengisi utama dalam Super Bowl Halftime Show, sebuah pertunjukan yang turut menampilkan Lady Gaga dan Ricky Martin.
Tak hanya itu, ia juga mencetak sejarah di Grammy Awards sebagai artis berbahasa Spanyol pertama yang memenangkan kategori Album of the Year lewat albumnya Debí Tirar Más Fotos. Keberhasilan tersebut semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu figur paling berpengaruh dalam industri hiburan global saat ini.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Sebelumnya, musisi asal Puerto Rico tersebut sempat muncul dalam film aksi Bullet Train bersama Brad Pitt, serta film Caught Stealing yang disutradarai oleh Darren Aronofsky. Melansir Variety, ia mendapat kesempatan untuk memimpin sebuah proyek film besar yang mengangkat cerita sejarah tentang tanah kelahirannya.
Baca juga: Bad Bunny Pecahkan Rekor Penonton Super Bowl Halftime Show
Film Porto Rico akan diarahkan oleh René Pérez Joglar, rapper peraih Grammy yang lebih dikenal dengan nama panggung Residente. Film ini menjadi debut penyutradaraan panjang bagi Residente, yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu figur berpengaruh dalam musik Latin.
Dalam film tersebut, Bad Bunny tidak akan sendirian. Ia akan beradu akting dengan sejumlah aktor papan atas Hollywood seperti Edward Norton, Javier Bardem, dan Viggo Mortensen. Kehadiran para aktor ternama ini menambah ekspektasi tinggi terhadap proyek film yang disebut sebagai western epik Karibia.
Meski detail alur cerita masih dirahasiakan, film ini digambarkan sebagai kisah dramatis yang terinspirasi dari peristiwa nyata mengenai asal-usul dan sejarah Puerto Rico. Proyek ini diharapkan menghadirkan sudut pandang baru tentang sejarah wilayah tersebut yang selama ini kerap dipenuhi kontroversi.
Naskah film ditulis bersama oleh Pérez Joglar dan penulis skenario pemenang Oscar Alexander Dinelaris, yang dikenal lewat karyanya dalam film Birdman dan The Revenant. Sementara itu, sutradara ternama Alejandro González Iñárritu, yang menggarap kedua film tersebut, akan terlibat sebagai produser eksekutif.
Dalam pernyataannya, Pérez Joglar mengatakan bahwa proyek ini merupakan mimpi lama yang akhirnya terwujud. Ia mengaku sejak kecil ingin membuat film yang menceritakan kisah negaranya sendiri. Menurutnya, sejarah Puerto Rico sering kali diselimuti perdebatan dan interpretasi berbeda.
Produksi film ini akan ditangani oleh Pérez Joglar dan Erick Douât melalui 1868 Studios, sebuah perusahaan produksi yang dibentuk bersama Sony Music Latin-Iberia dan Sony Music Vision. Studio tersebut berfokus pada pengembangan konten yang menonjolkan cerita autentik dan berakar pada budaya.
Di sisi lain, Edward Norton juga akan berperan sebagai produser bersama Bill Migliore dan Michael Bederman melalui perusahaan mereka, Class 5 Films, yang sebelumnya memproduksi film seperti The Painted Veil dan Motherless Brooklyn.
Di tengah kesibukan produksi film ini, Bad Bunny juga tengah menikmati periode puncak dalam kariernya. Pada Februari lalu, ia tampil sebagai pengisi utama dalam Super Bowl Halftime Show, sebuah pertunjukan yang turut menampilkan Lady Gaga dan Ricky Martin.
Tak hanya itu, ia juga mencetak sejarah di Grammy Awards sebagai artis berbahasa Spanyol pertama yang memenangkan kategori Album of the Year lewat albumnya Debí Tirar Más Fotos. Keberhasilan tersebut semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu figur paling berpengaruh dalam industri hiburan global saat ini.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.