Lala Market Vol 10 di PIM 3 (Foto: Instagram/@lalamarket.id)

Lala Market Vol 10 di PIM 3 Jadi Buruan Jelang Lebaran, Hadirkan Lebih Dari 120 Brand Lokal

09 March 2026   |   22:00 WIB
Image
Muhammad Shohibul Izar Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Lala Market Vol 10 yang digelar pada 6–8 Maret 2026 di City Hall, Pondok Indah Mall 3 kembali menunjukkan besarnya minat pengunjung terhadap bazar fashion lokal di Jakarta. Meski entry gratis, antrean pengunjung terlihat mengular cukup panjang sejak hari pertama digelarnya acara tersebut.

Event yang menghadirkan lebih dari 120 booth brand lokal fashion dan lifestyle ini berlangsung pada waktu yang dinilai sangat strategis, yakni menjelang Lebaran dan periode pembagian Tunjangan Hari Raya (THR). Momentum ini membuat banyak pengunjung memanfaatkan bazar untuk mulai berburu outfit Lebaran dengan berbagai pilihan brand lokal.

Baca juga: Produk Paling Diminati pada Ramadan 2026: Busana Sarimbit hingga Kasur Vakum

Beragam produk fashion menjadi daya tarik utama di Lala Market Vol 10. Mayoritas tenant menawarkan koleksi pakaian perempuan seperti blouse, outer, cardigan, dress, skirt, hingga berbagai model atasan kasual yang sedang tren di kalangan anak muda. Selain pakaian, pengunjung juga bisa menemukan berbagai produk fashion lainnya mulai dari sepatu, sandal, tas, hingga aksesori seperti kalung, cincin, gelang, dan anting yang dijual oleh berbagai brand jewelry lokal.

Beberapa tenant juga menawarkan konsep penjualan menarik seperti defect sale, clearance sale, hingga all at one price yang membuat pengunjung bisa mendapatkan produk dengan harga lebih terjangkau. Harga barang yang dijual pun cukup variatif, mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah, tergantung jenis, model, dan brand yang ditawarkan.

Sepanjang acara berlangsung, area bazar terlihat dipadati pengunjung yang datang silih berganti. Antrean panjang di beberapa booth bahkan menjadi pemandangan yang umum, terutama pada brand-brand yang menawarkan diskon besar atau koleksi limited. Suasana ramai ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat, khususnya kalangan Gen Z, yang datang untuk berburu fashion item terbaru sekaligus mendukung brand lokal.

Dari sisi pembayaran, Lala Market Vol 10 hanya menyediakan sistem transaksi cashless dengan metode QRIS. Pengunjung tidak dapat melakukan pembayaran menggunakan uang tunai, sehingga seluruh transaksi dilakukan melalui aplikasi perbankan digital seperti Aplikasi Raya maupun platform pembayaran lainnya. Kebijakan ini diterapkan bersama Bank Raya sebagai partner resmi event tersebut.

Fenomena jasa titip atau jastip juga menjadi bagian dari ekosistem Lala Market. Banyak jastipers dari berbagai kota datang khusus untuk membelanjakan pesanan pelanggan mereka. Penyelenggara bahkan menyediakan daftar jastipers terverifikasi yang dapat diakses melalui akun Instagram resmi Lala Market untuk meminimalisasi potensi penipuan dalam transaksi.

Mayoritas pengunjung yang datang berasal dari kalangan Gen Z dengan berbagai tujuan, mulai dari berburu outfit Lebaran, sekadar window shopping, hingga mencari produk fashion lokal dengan harga lebih terjangkau. Antusiasme ini juga terlihat di media sosial, khususnya TikTok, di mana banyak pengunjung membagikan konten haul belanja hingga tips styling langsung dari lokasi acara tersebut.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News

SEBELUMNYA

Mengenang Vidi Aldiano, Berikut Deretan Lagu Hitsnya

BERIKUTNYA

Bad Bunny Debut Pemeran Utama Lewat Film Sejarah Porto Rico

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga