Bad Bunny Pecahkan Rekor Penonton Super Bowl Halftime Show
10 February 2026 |
16:38 WIB
Bad Bunny mencetak rekor sebagai penampil Super Bowl Halftime Show paling ditonton sepanjang masa dengan 135,4 juta pemirsa di Amerika Serikat pada Minggu malam, 8 Februari 2026. Data Nielsen yang dikutip sumber mencatat angka ini melampaui rekor Kendrick Lamar pada 2025 dengan 133,5 juta penonton.
Capaian tersebut sekaligus menandai tonggak penting dalam sejarah Super Bowl. Bad Bunny menjadi artis Latin solo pertama yang tampil sepenuhnya dalam bahasa Spanyol di panggung hiburan terbesar olahraga Amerika Serikat.
Baca juga: Fakta-fakta Menarik Penampilan Kendrick Lamar di Super Bowl 2025
Penampilan berdurasi 13 menit di Levi’s Stadium, Santa Clara, California, dikemas sebagai perayaan budaya Puerto Rico yang kental. Set panggung menampilkan ladang tebu buatan, rumah khas Puerto Rico berwarna cerah, hingga simbol-simbol tradisi yang jarang muncul di panggung Super Bowl.
Salah satu momen paling mencuri perhatian adalah digelarnya upacara pernikahan sungguhan di atas panggung. Dilansir dari berbagai sumber hiburan, pasangan tersebut awalnya mengundang Bad Bunny ke pernikahan mereka, sebelum sang musisi justru mengajak mereka menikah di halftime show di hadapan lebih dari 135 juta penonton.
Kejutan lain hadir lewat kemunculan Lady Gaga dan Ricky Martin sebagai tamu spesial. Berdasarkan keterangan dari NBC, Gaga membawakan versi salsa dari lagu “Die with a Smile,” sementara Ricky Martin menyanyikan “Lo Que Le Pasó a Hawaii” dengan konsep visual yang merujuk pada sampul album Debí Tirar Más Fotos milik Bad Bunny.
Dampak penampilan ini langsung terasa di platform digital. Baru baru ini Apple Music juga melaporkan lonjakan streaming lagu Bad Bunny hingga tujuh kali lipat setelah acara berakhir.
Informasi lain juga menyebutkan bahwa lagu “DtMF”, “BAILE INoLVIDABLE”, dan “Tití Me Preguntó” menjadi yang paling banyak diputar. Sementara itu, Shazam mencatat peningkatan pencarian lagu Bad Bunny hingga 130 persen, dengan “BAILE INoLVIDABLE” langsung memuncaki tangga lagu Latin di Amerika Serikat.
Penampilan yang sarat simbol budaya ini juga memicu reaksi politik. Presiden Donald Trump mengkritik show tersebut melalui Truth Social dengan menyebutnya sebagai salah satu halftime show terburuk sepanjang masa.
Namun, kontroversi justru memperluas jangkauan penampilan tersebut. Video resmi halftime show Bad Bunny di YouTube menembus lebih dari 35 juta tayangan dalam waktu kurang dari 24 jam, menunjukkan dominasi respons positif publik.
Selain Lady Gaga dan Ricky Martin, sejumlah figur publik turut tampil sebagai penari atau tamu di atas panggung. Nama-nama seperti Pedro Pascal, Karol G, Cardi B, Jessica Alba, hingga atlet MLB Ronald Acuña Jr. turut memeriahkan pertunjukan.
Mengutip Netflix Tudum, penampilan yang dibuka dengan “Tití Me Preguntó” dan ditutup pesan “cinta lebih kuat dari kebencian” ini mengisyaratkan posisi halftime show sebagai peristiwa budaya tersendiri. Melalui momen inilah Bad Bunny mengukuhkan statusnya sebagai superstar global yang mampu melampaui batas bahasa, budaya, dan genre hiburan.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Capaian tersebut sekaligus menandai tonggak penting dalam sejarah Super Bowl. Bad Bunny menjadi artis Latin solo pertama yang tampil sepenuhnya dalam bahasa Spanyol di panggung hiburan terbesar olahraga Amerika Serikat.
Baca juga: Fakta-fakta Menarik Penampilan Kendrick Lamar di Super Bowl 2025
Penampilan berdurasi 13 menit di Levi’s Stadium, Santa Clara, California, dikemas sebagai perayaan budaya Puerto Rico yang kental. Set panggung menampilkan ladang tebu buatan, rumah khas Puerto Rico berwarna cerah, hingga simbol-simbol tradisi yang jarang muncul di panggung Super Bowl.
Salah satu momen paling mencuri perhatian adalah digelarnya upacara pernikahan sungguhan di atas panggung. Dilansir dari berbagai sumber hiburan, pasangan tersebut awalnya mengundang Bad Bunny ke pernikahan mereka, sebelum sang musisi justru mengajak mereka menikah di halftime show di hadapan lebih dari 135 juta penonton.
Kejutan lain hadir lewat kemunculan Lady Gaga dan Ricky Martin sebagai tamu spesial. Berdasarkan keterangan dari NBC, Gaga membawakan versi salsa dari lagu “Die with a Smile,” sementara Ricky Martin menyanyikan “Lo Que Le Pasó a Hawaii” dengan konsep visual yang merujuk pada sampul album Debí Tirar Más Fotos milik Bad Bunny.
Dampak penampilan ini langsung terasa di platform digital. Baru baru ini Apple Music juga melaporkan lonjakan streaming lagu Bad Bunny hingga tujuh kali lipat setelah acara berakhir.
Lo único más poderoso que el odio, es el amor.
— NFL (@NFL) February 9, 2026
The Only Thing More Powerful Than Hate is Love. @sanbenito #AppleMusicHalftime pic.twitter.com/0VDQlSjet9
Informasi lain juga menyebutkan bahwa lagu “DtMF”, “BAILE INoLVIDABLE”, dan “Tití Me Preguntó” menjadi yang paling banyak diputar. Sementara itu, Shazam mencatat peningkatan pencarian lagu Bad Bunny hingga 130 persen, dengan “BAILE INoLVIDABLE” langsung memuncaki tangga lagu Latin di Amerika Serikat.
Penampilan yang sarat simbol budaya ini juga memicu reaksi politik. Presiden Donald Trump mengkritik show tersebut melalui Truth Social dengan menyebutnya sebagai salah satu halftime show terburuk sepanjang masa.
Namun, kontroversi justru memperluas jangkauan penampilan tersebut. Video resmi halftime show Bad Bunny di YouTube menembus lebih dari 35 juta tayangan dalam waktu kurang dari 24 jam, menunjukkan dominasi respons positif publik.
Selain Lady Gaga dan Ricky Martin, sejumlah figur publik turut tampil sebagai penari atau tamu di atas panggung. Nama-nama seperti Pedro Pascal, Karol G, Cardi B, Jessica Alba, hingga atlet MLB Ronald Acuña Jr. turut memeriahkan pertunjukan.
Mengutip Netflix Tudum, penampilan yang dibuka dengan “Tití Me Preguntó” dan ditutup pesan “cinta lebih kuat dari kebencian” ini mengisyaratkan posisi halftime show sebagai peristiwa budaya tersendiri. Melalui momen inilah Bad Bunny mengukuhkan statusnya sebagai superstar global yang mampu melampaui batas bahasa, budaya, dan genre hiburan.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.